by

Yanuar Nugroho: Tidak Ada Ekosistem yang Pulih tanpa Keberhasilan Menangani Kesehatan

Kabar Damai I Senin, 12 Juli 2021

Jakarta I Kabardamai.id I  Virus Corona atau Covid-19 telah menjadi pandemi yang penyebarannya sangat masih secara global ke banyak negara. Virus ini kini menjadi sebuah kekhawatiran dunia karena telah menjangkit puluhan ribu manusia dimanapun berada.

Karena sangat mudah menyebar dan menginveksi manusia, kini virus ini telah menyebabkan banyak orang harus merasakan kepedihan akan virus tersebut. Tingkat kematian juga sangat tinggi. Walaupun demikian, harapan tetap masih ada karena faktanya virus ini dapat disembuhkan.

Berbagai kebijakan diberlakukan dibanyak negara terkait dengan adanya virus ini. Indonesia juga menjadi negara yang terdampak dari adanya virus corona ini. Banyak orang juga telah ditetapkan positif dan bahkan ada pula yang meninggal dunia.

Baca Juga: Menjaga Jiwa Merupakan Hal Mendasar dalam Syariat Islam

Pada situasi seperti ini, menerapkan pola hidup bersih dan sehat sangat perlu dilakukan. Rajun mencuci tangan dan mandi setelah berpergian, mengganti pakaian, menggunakan hand sanitizer, mengonsumsi makanan bersih sehat dan bergizi dan yang paling penting tidak keluar rumah sampai kondisi benar-benar membaik sangat-sangat penting dilakukan.

Pemerintah kini juga menerapkan PPKM baik yang sifatnya mikro hingga darurat dibebebapa daerah di Indonesia. Hal ini dilakukan guna memberikan rasa aman dan juga sekaligus dalam rangka mencegah semakin buruknya persebaran pandemi.

Pandemi yang semakin berkembang dan terus ada tentu menjadi hal yang memprihatinkan. Tidak hanya dalam segi kesehatan, namun berbagai aspek lainnya. Salah satunya adalah aspek ekonomi.

Yanuar Nugroho, seorang akademisi menyatakan bahwa saat ini adalah situasi yang berat.  Menurutnya, tidak ada ekonomi yang dapat pulih jika penanganan terhadap kesehatan tidak berhasil.

“Gelombang kedua pandemi Covid-19 sudah jelas melanda tanah air, pemerintah mesti menarik rem darurat saat ini juga. Situasi kita memang berat, tetapi tidak ada ekonomi yang pulih tanpa keberhasilan menangani kesehatan, yakni mengendalikan pandemi,” ungkapnya.

Terdapat kebijakan yang harus dilakukan dalam rangka mencegah penyebaran pandemi. Dari hulu, dapat dilakukan dengan melakukan pembatasan mobilitas.

“Di Hulu, pemerintah wajib memastikan kepatuhan protokol kesehatan. Aturan yang jelas dan gamblang agar penularan dapat dihindarkan, disaat ini pembatasan mobilitas seketat-ketatnya menjadi kunci pencegahan penularan yang makin besar,” tuturnya.

Selain itu, dari sektor hilir menurut Yanuar harus dilakukan dengan memperkuat kapasitas faskes.

“Di Hilir, pemerintah wajib memastikan kapasitas fasilitas kesehatan diperkuat agar korban dapat terselamatkan,” terangnya.

Terakhir, ia menegaskan supaya jangan sampai kegagalan dalam penanganan pandemic berdampak buruk bagi nyawa masyarakat lebih luas.

“Kegagalan melakukan kewajiban itu harganya adalah nyawa  warga negara. Jangan biarkan itu terjadi,” pungkasnya.

Penulis: Rio Pratama

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed