by

Wamenag: Tak Usah Terpancing Omongan Jozeph Paul Zhang

Kabar Damai | Kamis, 22 April 2021

Jakarta | kabardamai.id | Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Saadi meminta umat Islam agar tak terpancing celotehan tersangka kasus dugaan penistaan agama di Bareskrim Polri, Jozeph Paul Zhang.

Selain mengaku sebagai nabi ke-26, Jozeph juga menantang Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas untuk berdebat soal topik keagamaan.

“Sebaiknya umat Islam tidak usah terpancing oleh omongan Jozeph Paul Zhang, anggap saja sebagai kaleng rusak,” kata Zainut lewat keterangan tertulis kepada CNNIndonesia.com, Rabu (21/4) malam.

Zainut menilai Jozeph akan besar kepala bila terus ditanggapi secara serius. Ia menekankan bahwa Jozeph tokoh yang tak perlu diperhitungkan dan tidak akan memiliki pengaruh apapun di masyarakat.

“Orang yang waras tidak akan terganggu dengan ocehannya, karena tahu apa yang disampaikan itu hanya ilusi dan tidak memiliki dasar argumentasi yang kuat,” kata dia.

Melansir CNN Indonesia, Zainut meminta kepada umat Islam untuk menyerahkan kasus tersebut kepada kepolisian. Ia memastikan pihaknya akan terus mendorong dan mengawal proses hukum bagi Jozeph hingga tuntas.

“Lebih utama umat Islam berkonsentrasi dalam melaksanakan ibadah puasanya, agar lebih khusyu’ dan tidak terganggu dengan hal-hal yang dapat merusak pahala puasanya,” kata Zainut.

Joseph sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak Senin (19/4) lalu oleh kepolisian terkait pengakuannya dalam sebuah video yang viral sebagai nabi ke-26.

Baca Juga : Menag Yaqut Apresiasi Aparat Proaktif Proses Tindakan Penistaan Agama

Jozeph dijerat dengan Pasal 28 ayat (2) Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) tentang larangan menyebarkan informasi yang mengandung unsur kebencian atau permusuhan, serta Pasal 156a KUHP terkait penistaan agama.

a

Wapres Harap Masyarakat tak Terprovokasi

Sebelumnya, menanggapi hal yang sama, Wakil Presiden Ma’ruf Amin berharap masyarakat Indonesia tidak terprovokasi dengan pernyataan Josep Paul Zhang. Wapres meminta agar masyarakat, baik umat Islam maupun umat agama lain tidak terpengaruh, khususnya dalam menjalankan kehidupan keagamaan di Indonesia.

“Masyarakat Islam saat ini yang sedang menjalankan puasa, Wapres berharap tidak teraduk-aduk emosinya hanya gara gara soal kecil itu,” kata Juru Bicara Wapres, Masduki Baidlowi dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (20/4).

Melansir ihram.co.id, Wapres kata Masduki, menilai apa yang dikemukakan Paul Zhang tidak memiliki arti. Justru kata Wapres, pernyataan yang berisi ujaran kebencian Paul Zhang menunjukkan ketidaktahuan dia terhadap masalah-masalah dia singgung di konten YouTubenya.

Karena itu, Wapres berharap masyarakat agama lain juga tidak terpengaruh dan tetap berdampingan dengan umat Islam.

“Tetap menjaga silaturahmi, semua tetap¬† jalan, keharmonisan hubungan tetap jalan dan tidak perlu terganggu oleh hal-hal yang berhubungan dengan pernyataan-pernyataan Paul Zhang,” kata Masduki.

Wapres kata Masduki, juga mendukung penuh langkah kepolisian memproses hukum kasus dugaan penodaan agama yang dilakukan Paul Zhang. Salah satunya, mengapresiasi langkah Bareskrim Polri yang sudah menetapkan Paul Zhang sebagai tersangka atas kasus dugaan penistaaan agama.

“Wakil presiden menanggapi sangat baik langkah-langkah kepolisian itu, tentu penanganan masalah penodaan agama yang dilakukan oleh Paul Zhang bahwa sekarang sudah dijadikan tersangka, dan mudah-mudahan ada segera ada tindak lanjut,” terang Masduki.

 

Penulis: Ahmad Nurcholish

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed