by

Upaya Komunitas Mendorong Media Massa Peduli Keberagaman

Kabar damai I Kamis, 17 Juni 2021

Pontianak I Kabardamai.id I Media massa menjadi tonggak penyebaran informasi yang dominan dalam kehidupan bermasyarakat. Peranannya vital dan penting seiring dengan kebutuhan informasi yang cepat dalam memenuhi kebutuhan informasi semua orang. Oleh karenanya, polanya harus baik dan bertanggungjawab.

Kini, seiring dengan perkembangan zaman membuat semua orang hanya perlu berselancar melalui media sosial yang dimiliki untuk dapat mendapatkan informasi, oleh karenanya media massa sebagai pemasok informasi harus kredibel.

Dian Lestari, Koordinator Serikat Jurnalis Untuk Keberagaman (Sejuk) Kalbar memberikan materi tentang Upaya Komunitas Mendorong Media Massa Peduli Keberagaman. Dian yang juga mantan jurnalis pada media arus utama lebih dari 11 tahun masa kerja memberikan materi tersebut kepada dua puluh orang dari berbagai komunitas rentan dari Kalbar dan Kaltim yang diselenggarakan oleh Sejuk dan jaringan di Pontianak. Minggu, (14/6/2021).

Seperti diketahui bersama bahwa kini banyak media massa yang mengejar trafik guna mendorong pemasukan yang besar, namun tidak sedikit yang kemudian mengabaikan kaidah jurnalistik dengan baik dan benar. Hal ini tentu menyebabkan kerugian bagi sumber berita yang kemudian mereka tulis dalam berita tersebut.

Keberadaan komunitas rentan saat ini tidak sedikit kuantitasnya, mereka kerap mendapatkan pemberitaan yang negatif atas kesalahan jurnalis atau media yang tidak memberikan counter terhadap pemberitaannya.

Baca Juga: Media Massa Bagian dari Pembela HAM

Dalam pemaparannya, Dian memaparkan tentang tiga prinsip dalam jurnalisme keberagaman yang harus diterapkan oleh jurnalis dalam bekerja. Menurutnya, ada satu prinsip yang banyak diabaikan oleh jurnalis kini sehingga membuat minoritas semakin rentan terkena diskriminasi.

“Prinsip dari jurnalisme keberagaman ada tiga, yaitu mengedukasi, mengadvokasi dan berempati memang sudah diterapkan oleh media. Namun belakangan ini hal ini jurnalis banyak yang tidak melakukan prinsip empati dalam pemberitaannya,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, sebagai komunitas yang terkena dampak langsung dari pemberitaan. Komunitas tidak boleh diam, oleh karenanya perlu melakukan berbagai upaya guna meluruskan kesalahan yang ada.

“Kita harus mendorong media masa untuk peka terhadap keberagaman, dapat kita lakukan salah satunya melalui rilis, pernyataan sikap dan lain sebagainya,” tambahnya.

Menurutnya pula, jurnalis harus bekerja dengan cara memanusiakan manusia lainnya.

“Kalau jurnalis memahami setiap manusia ingin dimanusiakan, jangan merendahkan orang lain,” tuturnya.

Perusahaan media bukanlah selalu benar, sehingga koreksi merupakan hal yang lumrah. Kepada komunitas rentan, Dian mengajak mereka untuk melakukan koreksi kepada media.

“Media jika tidak disalahkan, maka  akan merasa benar. Maka harus dikoreksi,” pungkasnya.

Penulis: Rio Pratama

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed