by

Titik Temu Pemikiran Muhammad Saw dan Karl Marx

Kabar Damai I Minggu, 18 Juli 2021

Jakarta I kabardamai.id I Siapa yang tidak kenal Marx dan Nabi Muhammad SAW? Dua tokoh terkenal yang mampu menggerakkan dan mengubah sejarah karena “kegilaan” cara berfikir, bertindak, serta cita-cita luhurnya untuk menciptakan suatu tatanan masyarakat yang adil, sejahtera, damai, dan bebas dari penghisapan dan eksploitasi antar sesama. Buku ini membuka mata kita, untuk melihat sosok Muhammad SAW dan Marx dari sisi yang berbeda.

Mungkin tidak mengetahui sosok Muhammad SAW sebagai seorang aktivis kemanusian. Karna seringkali para pemuka agama menceritakan sosok Nabi Muhammad SAW secara dogmatis. Sehingga tidak jarang nilai heroisme dari cerita-cerita tentang beliau itu membosankan untuk didengar. Tulisan-tulisan dalam buku ini akan membawa kita melihat sosok lain dari Nabi Muhammad SAW.

Dalam buku yang tediri dari 4 Bab ini, kita akan diperlihatkan sosok Muhammad SAW sebagai rasul yang menegakkan keadilan dan menumpas segala bentuk penindasan dengan Tauhidnya, hal ini jarang kita lihat dalam cerita-cerita tentang kerasullan yang dihadirkan secara dogmatis. Tulisan ini menghadirkan sosok Nabi Muhammad sebagai seorang aktivis kemanusiaan yang mampu mengubah peradaban manusia dengan cemerlang.

Judul buku ini terkesan provokatif, karna membandingkan pemikiran seorang nabi dalam agama Islam, Muhammad SAW, dengan Marx yang dikenal oleh publik sebagai seorang filsuf. Ia terkenal dengan kritiknya yang tajam kepada agama dan tak tanggung-tanggung menganggap agama adalah candu bagi masyarakat.

Baca Juga: Tuhan Maha Asyik: Tiada Tuhan Selain Cinta

Pandangan Nabi Muhammad SAW yang didasarkan pada firman ilahi dalam kitab suci Al-Qur’an. Sebaliknya pendapat Karl Marx umumnya diambil atau didasarkan pada hal-hal yang dimuat dalam Das Kapital. jikalau ada persamaan antara keduanya, tetap jelas pengambilan sumber-sumber sudah jauh berbeda. Prinsip yang digunakan juga sudah sangat berbeda, walaupun kesimpulannya tidak jauh berbeda bahkan dapat dikatakan sama.

Oleh sebab itu, Munir menghadirkan persamaan dan perbedaan dalam buku ini sehingga tidak terjadi kesalahan fatal dalam mempersamakan keduanya. Gagasan keduanya yang menjadi inspirasi umat manusia untuk bangkit dari eksploitasi dan ketertindasan. Terlepas dari perbedaan yang ada, yang jelas keduanya memiliki mimpi yang sama tentang keadilan dalam masyarakat.

Dapat disimpulkan perbedaan pijakan yang dipakai Muhammad SAW dengan Karl Marx memang ada. Tapi, tidak boleh dilupakan bahwa masih juga terdapat sisi kesamaan. Yaitu, sama-sama memperjuangkan terbentuknya tatanan masyarakat tanpa kelas. Sebuah konsep universal yang tidak memiliki perbedaan apa pun di antara keduanya. Yang berbeda adalah nama yang dipakai.

Secara keseluruhan, buku ini memiliki sedikit kekurangan. Diantaranya ada beberapa typo dan tulisan buram yang tercetak kurang sempurna. Sehingga hal tersebut mengakibatkan huruf-hurufnya tidak bisa terbaca dan tentu saja menganggu kenyamanan pembaca. Serta Munir tidak mengkontekstualisasikan pandangan Nabi Muhammad SAW dan Karl Marx dalam konteks kehidupan saat ini, sehingga terasa kurang sempurna.

Namun, Buku setebal 289 halaman ini tetap recommended, terutama bagi yang ingin memahami perbedaan dan persamaan dari pemikiran 2 tokoh tersebut. Dibalut dengan bahasa yang ringan serta penjelasan yang baik membuat tulisan ini layak untuk dibaca bagi pemula seperti kita. Apa yang dilontarkan Munir dalam tulisan ini cukup baik untuk memberikan penyadaran dan tambahan khazanah pengetahuan kita semua. Apalagi, di situasi zaman saat ini yang sudah terkontaminasi oleh kapitalisme global.

Judul Buku                        :  Muhammad SAW dan Karl Marx “tentang masyarakat tanpa kelas”

Penulis                                : Munir Che Anam

Pengantar                           : KH. Abdurrahman Wahid (Gusdur)

Penerbit                              : Pustaka Pelajar

Cetakan                               : Pertama, Maret 2008

Jumlah halaman                : xx + 289 halaman

ISBN                                    : 9786028055390

Penulis: Rashid Al Raz, Mahasiswa UIN Sunan GUnung Djati Bandung

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed