by

‘The Voice of Peace’ Menggema di Perayaan Nyepi Virtual 2021

-Kabar Utama-117 views

Kabar Damai | Senin, 22 Maret 2021

 

Jakarta | kabardamai.id | Salah satu musisi yang memiliki debut mancanegara  hadir dalam acara Panggung Budaya Nyepi Indonesia Tahun Saka 1943/2021. Ia adalah Maria Stefanie, seorang pencipta lagu dan penyanyi asal Surabaya, Indonesia yang berdomisili di Sydney, Australia.

Maria Stefanie  membawakan lagu ciptaanya yang berjudul ‘The Voice of Peace’.

Sebagai salah satu Warga Negara Indonesia yang menjunjung tinggi semangat perdamaian dan kebersamaan dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika, Maria Stefanie merasa terhormat dapat menyanyikan karyanya dalam acara yang diusung oleh Gerakan Optimisme Indonesia ini.

Menurutnya, sebagai anak Bangsa, dan juga sebagai bagian dari generasi muda Indonesia, ia yakin sekali bahwa semangat persatuan, semangat perdamaian, semangat kolaborasi dalam gerakan optimisme yang diwujudnyatakan oleh GOI melalui perayaan Nyepi kali ini akan berdampak luas.

“Akan mampu menyemangati kita semua, bahwa bersatu dalam keragaman akan selalu menjadi kebutuhan sekaligus kekuatan kita bersama, tanpa terkecuali,” terang Maria Stefanie, kutip TIMES Indonesia (19/3).

Kepada TIMES, Maria mengatakan, ia menciptakan lagu ini sebagai bentuk solidaritas, sekaligus rasa simpati dan empati terhadap mereka, siapapun juga yang pernah mendapat perlakuan kurang adil karena masalah perbedaan ras.

Dalam lirik lagu The Voice of Peace, ia menaruh nilai-nilai renungan yang bersifat mendamaikan. Melalui lagu ini, ia mengajak pendengar dan penonton, kita semua, untuk tidak hanya bersimpati atau mengerti, tetapi terutama berani untuk berempati, merasakan penderitaan mereka, hadir untuk mereka, siapapun yang memiliki impian dan harapan tentang perdamaian.

Dengan demikian saya yakin kita semua, apapun Agama, Suku, Ras kita, kita akan berani lebih lantang lagi untuk menyuarakan perdamaian di mana pun juga, terutama sebagai Warga Negara Indonesia,” imbuh Maria Stefanie yang baru meluncurkan single terbaru Janji Suci.

Baca juga: Merayakan Perbedaan, Mensyukuri Keberagaman, GOI Adakan Imlek Indonesia Virtual

“Tema pelaksanaan Perayaan Nyepi 2021 ini menggerakan saya, bahwa gerakan optimisme yang dibangun dalam semangat kolaborasi dalam harmoni menuju Indonesia Maju bukanlah mustahil. Kita harus selalu optimis tentang ini,” tutup Maria Stefanie, yang juga akan segera meluncurkan lagu The Voice of Peace secara lebih meluas melalui kanal Youtube Channel Maria Stefanie pada tautan: https://youtube.com/channel/UCItIL92PnZokGEo9Gj0J28g dan akun resmi media sosial Instagram: @mariastefaniemusic.

Maria Stefanie menceritakan kisah lagu ini berkumandang pertama kali dalam acara World Interfaith Harmony Week yang diselenggarakan oleh Universal Peace Federation (UPF).

Acara tersebut menghadirkan para pemimpin dan tokoh antar agama-agama di Indonesia serta UPF Internasional untuk perdamaian dan pembangunan yang disiarkan secara virtual melalui platform Zoom dan Youtube channel tanggal 05 Maret 2021 lalu.

UPF sendiri adalah sebuah NGO Internasional dengan status keanggotaan sebagai badan konsultatif umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)-UN ECOSOC untuk perdamaian global.

Adalah Gerakan Optimisme Indonesia (GOI) beserta jaringan lembaga-lembaga lintas iman yang menggelar Panggung Budaya Nyepi Indonesia Tahun Śaka 1943/2021 pada Sabtu, 20 Maret 2021.

Kegiatan ini digelar menyusul suksesnya perayaan Natal dan Haul Alm. Gus Dur dan Almarhum Riyanto pada Desember 2020 lalu, disusul dengan kegiatan perayaan Imlek Virtual 2572 Kongzili pada Februari 2021.

Pdt. Jimmy Sormin, selaku Dewan Pengarah, menjelaskan bahwa kegiatan ini diupayakan untuk berkelanjutan dan akan menjadi tradisi budaya gotong royong dalam merayakan perbedaan, keberagaman sebagai realitas bangsa Indonesia yang harus dikuatkan kembali menjadi jati diri bangsa yang tidak boleh dilemahkan apalagi dihilangkan sebagaimana pesan yang disampaikan oleh Gus Dur sebagai salah satu Guru Bangsa.

Kegiatan ini didukung antara lain oleh Seknas ANBTI (Sekretariat Nasional – Aliansi Nasional Bhinneka Tunggal Ika), Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP), Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI), Yayasan Puan Amal Hayati, Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN), Persatuan Umat Buddha Indonesia (PERMABUDHI), Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Generasi Muda Konghucu Indonesia (GEMAKU), Persaudaraan Lintas Agama (PELITA) Semarang, Pemuda Inspire People With Music 5 Lintas Agama (PELITA) Magelang, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jawa Tengah, Young Interfaith Peacemaker Community (YIPC), Admin Garis Lucu Sejagad Twitter, Duta Damai Dunia Maya Regional Jawa Tengah, Forum Mahasiswa Studi Agama-agama Indonesia (FORMASAAI), dan Indonesian Buddhist Unity.[ ]

 

Penulis: A. Nicholas

Editor: –

Sumber: YouTube Gerakan Optimisme Indonesia | TIMES Indonesia

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed