by

Tangkal Radikalisme dan Ekstrimisme, BPIP Gandeng Penyandang Disabilitas

Kabar Damai | Senin, 12 April 2021

 

Surakarta | kabardamai.id | Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof. Hariyono menjelaskan sangat penting dilakukan kepada penyandang disabilitas guna mencegah masuknya paham radikal. Hal ini sangat penting dilakukan guna merangkul penyandang disabilitas dengan keterbatasan kondisi fisik yang mereka miliki harus dirangkul untuk menjadikan kesetaraan gender yang adil.

Hal itu ia sampaikan saat memberikan sambutan dalam seminar dengan tema “Aktualisasi Nilai Nilai Pancasila Dalam Rangka Mencegah Radikalisme dan Ekstrimisme Untuk Penyandang Disabilitas” yang digelar di Pendopo Surakarta, Solo (8/4).

Baca Juga : Zen: Tawaran Penangkal Terorisme Bernapaskan Agama

Jangan sampai keterbatasan yang mereka miliki itu bisa membuat penyandang disabilitas menjadi kelas dua. Dan ini yg harus dibangkitkan dan harus dikaitkan dengan pancasila dan Pancasila itu memanusiakan manusia,” jelasnya, seperti dikutip bpip.go.id.

Melansir laman BPIP, Prof. Hariyono mengaku penyandang disabilitas memiliki kemampuan dan kecerdasan yang tidak kalah dimiliki oleh orang normal. Menurutnya bela negara bukan hanya untuk orang normal tapi juga bela negara wajib dilakukan oleh saudara kita yang menyandang disabilitas.

“Potensi penyandang disabilitas memiliki kecerdasan yang sangat tinggi, bela negara dilakukan untuk semua kalangan termasuk penyandang disabilitas,” paparnya.

Senada dengan Prof. Hariyono, Pelaksana Tugas Deputi Hukum, Advokasi dan Pengawasan Regulasi BPIP Ani Purwanti menjelaskan kegiatan penguatan aktualisasi nilai nilai Pancasila harus menggandeng semua kalangan.

Menurutnya penyandang disabilitas harus sangat diperhatikan guna menyelaraskan Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat serta kepada semua kalangan dan elemen masyarakat.

“Hal ini sangat penting dilakukan, karena Pancasila tidak membeda-bedakan antar umat manusia,” pungkasnya.

 

Penulis: Ahmad Nurcholish

Sumber: bpip.go.id

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed