by

Suster Paula: Bernaung Pada Tuhan, Berguna Bagi Umat

Kabar Damai I Selasa, 23 November 2021

Pontianak I Kabardamai.id I Komunitas Satu Dalam Perbedaan (SADAP) dan Serikat Jurnalis Untuk Keberagaman (SEJUK) Kalbar menyelenggarakan Jalan-Jalan Keberagaman. Adapun tema kegiatan tersebut ialah Pemuda Lintas Iman Goes To Rumah Belas Kasih (RBK). Minggu, (21/11/2021). Kunjungan ini sekaligus memperingati hari toleransi internasional pada tahun 2021.

Pada kunjungan tersebut, pemuda lintas iman mengunjungi Suster Paula. Ia adalah Suster Pendoa yang kini hidup ditengah umat. Adapun tujuan mengunjunginya ialah guna menepis segala prasangka dan ketidaktahuannya akan seorang suster. Melalui pertemuan dan perkenalan tersebut, diharapkan dapat saling mengetahui dan menepis prasangka yang ada.

Suster Paula dan keinginannya hidup bersama Tuhan awalnya hidup dibiara yang tertutup selama 25 tahun, tidak berkomunikasi langsung bersentuhan langsung kepada masyarakat. Terdapat dorongan untuk pergi dan tinggal di Italia pada tahun 1997-1999 dan 2012-2014. Selanjutnya, setelah fase tersebut ia mendapatkan dorongan untuk hidup ditengah umat.

Setelah berkonsultasi dengan pimpinan, lalu diizinkan tunggal diluar dengan masa percobaan selama 3 tahun. Ia  mengungkapkan, dahulu menjadi cleaning servis selama 3 tahun di bruderan. Begitupun dengan keberadaan RBK saat ini, yang tidak lepas dari peranan donatur dan terus dikelola dan dikembangkan hingga kini.

Suster Paula menyatakan, diberikannya nama Rumah Belas Kasih pada bangunan tersebut tidak terlepas dari fungsinya.

“Ada suatu keinginan untuk memberikan nama Rumah Belas Kasih dengan tujuan yang datang akan mendapatkan belas kasih Allah,” ungkapnya.

Baca Juga: Mendukung Sosok Inspiratif dari Bali

Dalam perjalannya, Rumah Belas Kasih yang telah berdiri sejak 7 tahun lalu juga turut menjadi rumah bagi anak-anak muda yang datang baik untuk tinggal atau sekedar singgah.

“Ada datang anak-anak muda, kurang lebih 200 anak muda. Berkreativitas disini. Anak-anak berasal dari beragam latar belakang, semua datang dan disambut dengan baik. Ada anak-anak muda yang datang menawarkan les gratis dan semua tidak semua Katolik,” tuturnya

Tentang Membuat Roti

Pandemi memberi dampak yang tak mengenakkan bagi Suster Paula, ia yang sebelumnya bekerja memutuskan untuk berhenti dan mencari peruntungan lain guna melanjutkan operasional RBK sehingga terfikir untuk membuat roti.

Diawal, ia membuat roti khas Eropa yang teksturnya keras sehingga mendapatkan kritik dari pembeli. Karena masukan tersebut, kemudian roti yang dibuat suster dijual yang hasilnya digunakan untuk operasional dan biaya makan.

Penyertaan Tuhan dan Toleransi

Suster Paula tak begitu saja tertarik menjadi seorang suster. Dahulu sejak kecil, ia idup dari keluarga pedagang. Ia banyak berteman dengan teman-teman muslim yang rajin berdoa. Ia tertarik dan terinspirasi dari teman teman muslim yang rajin berdoa. Saat SMA ia mengenal suster, berkenalan dengan Suster Pendoa yang sungguh-sungguh mengabdikan diri dengan doa sehingga membuatnya juga tertarik memberikan dirinya pada Tuhan.

Ditanya soal toleransi, ia menyatakan bahwa toleransi adalah bagian darinya.

“Jiwa saya memang tentang toleransi, saya punya keyakinan iman dan kepercayaan dengan cinta yang tidak dpaat dipisahkan. Dalam bahasa Ibrani, iman dan cinta itu satu. Iman dan cinta tidak dapat dipisahkan. Karena itu semua agama percaya pada Tuhan dan seharusnya semua orang beragama yang percaya pada Tuhan seharusnya bisa menghargai perbedaan,” ungkapnya.

Menurutnya, toleransi adalah aspek penting dalam hidup. Tanpa toleransi, hidup dapat mengalami kehancuran.

“Jika tidak  saling menghargai, maka bisa menyebabkan kehancuran. Apalagi kita hidup dalam lingkup  luas jika kita tidak saling menghargai, maka apa yang akan terjadi. Ketika kita tidak bisa menghargai yang lain, maaka kita tidak bisa bertoleransi. Disini, saya menerima semua saja. Dilakukan dengan hal kecil dan iklim positif dengan saling menyapa,” pungkasnya.

Penulis: Rio Pratama

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed