by

Seruan Perdamaian Pemimpin Ruhani Tertinggi Jamaah Muslim Ahmadiyah Terkait Krisis Rusia-Ukraina

Kabar Damai | Minggu, 27 Februari 2022

Inggris I Kabardamai.id I Sehubungan dengan krisis Rusia-Ukraina, Pemimpin Ruhani Tertinggi Jamaah Muslim Ahmadiyah, Khalifah Kelima, Yang Mulia, Hazrat Mirza Masroor Ahmad Aba menyampaikan:

“Selama bertahun-tahun, saya telah memberi peringatan pada kekuatan besar dunia (negara super power) bahwa mereka harus mengambil pelajaran yang sudah-sudah dari sejarah, terutama kaitannya dengan dua perang dunia yang menghancurkan dan mengerikan yang terjadi di abad ke-20.

Sehubungan dengan itu, di masa lalu, saya telah menulis surat kepada para pemimpin berbagai negara dengan mendesak mereka untuk mengesampingkan kepentingan nasional dan pribadi mereka, demi memprioritaskan perdamaian dan keamanan dunia dengan menerapkan keadilan sejati di semua lapisan masyarakat.

Amat disesalkan, sekarang perang di Ukraina telah dimulai sehingga situasinya menjadi sangat parah dan genting. Lebih jauh lagi, ini menimbulkan potensi untuk menjadi lebih luas, di mana tergantung pada langkah selanjutnya dari pemerintah Rusia dan tanggapan NATO dan negara-negara besar.

Tidak diragukan lagi, konsekuensi dari setiap peningkatan (perang) apa pun akan sangat mengerikan dan merusak. Jadi, ini adalah kebutuhan mendesak saat ini di mana sebisa mungkin melakukan setiap usaha untuk menghindari peperangan dan kehancuran lebih besar lagi.

Masih ada waktu bagi dunia untuk mundur dari ambang bencana ini, dan demi kemanusiaan, saya mendesak Rusia, NATO, dan semua kekuatan besar (negara-negara kuat) untuk memusatkan perhatiannya dalam semua upaya untuk meredakan konflik dan bekerja terhadap solusi perdamaian melalui diplomasi.

Baca Juga: Diskriminasi Rasial Terhadap Masyarakat Papua: Nyata dan Penting Untuk Dicari Jalan Keluarnya

Sebagai Pemimpin Ruhani Tertinggi Jamaah Muslim Ahmadiyah, saya hanya bisa menarik perhatian para pemimpin politik dunia untuk memprioritaskan perdamaian dunia dan mengesampingkan kepentingan dan permusuhan nasional mereka demi kesejahteraan seluruh umat manusia. Jadi, ini merupakan permohonan khas saya agar para pemimpin dunia bersikap dengan penuh perhatian dan kebijaksanaan serta berjuang untuk kemajuan umat manusia.

Saya berdoa agar para pemimpin dunia berusaha dengan sungguh-sungguh untuk menjaga dan melindungi umat manusia, baik hari ini maupun di masa depan, dari pedihnya peperangan, pertumpahan darah, dan kehancuran.

Maka, dari lubuk hati saya yang paling dalam, saya berdoa agar para pemimpin negara-negara besar dan pemerintahnya tidak mengambil langkah-langkah yang akan menghancurkan masa depan anak-anak kita dan generasi berikutnya. Sebaliknya, setiap upaya dan motivasi dari negara-negara tersebut seharusnya bisa menjadi jaminan bahwa kita mewariskan sebuah dunia yang damai dan tentram kepada orang-orang yang mengikutinya.

Saya berdoa agar para pemimpin dunia memperhatikan kebutuhan zaman dan nilainya, di atas segalanya, kewajiban mereka untuk memastikan perdamaian dan stabilitas dunia. Semoga Allah Yang Mahakuasa melindungi semua orang yang tidak bersalah dan tidak berdaya serta semoga perdamaian sejati dan abadi di dunia senantiasa ada. Amin.”

Mirza Masroor Ahmad, Khalifatul Masih V

PEMIMPIN RUHANI TERTINGGI JAMAAH MUSLIM AHMADIYYAH

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed