by

Santo Yusuf, Sang Ayah dalam Katolik

Kabar Damai I Kamis, 1 Juli 2021

Jakarta I Kabardamai.id I Menjadi Katolik menjadi kebanggan bagi banyak orang terutama penganutnya. Agama ini mengajarkan kebaikan dan kedamaian dalam bersikap dan berperilaku serta menjadi pedoman kehidupan banyak orang pula kemudian.

Banyak tokoh-tokoh yang dapat diteladani dalam Katolik, melalui teladan-teladan tersebut kemudian terus diimplementasikan dalam kehidupan hingga saat ini.

Setiap orang Katolik pasti hafal dengan Salam Maria. Tapi mungkin tidak banyak yang tahu bahwa Gereja Katolik juga mengenal doa Salam Yusuf sejak abad 16. Meskipun tidak banyak diceritakan dalam kitab suci, namun Gereja Katolik menghormati Santo Yusuf.

Paus Fransiskus dalam Patris Corde menyebutkan Santo Yusuf adalah orang yang kehadirannnya tersembunyi dan tidak diperhatikan, namun berperan besar dalam sejarah keselamatan manusia.

Baca Juga: Mengenal Umilia, Perempuan Muda Pejuang Pendidikan dari Kubu Raya

Sosoknya sangat sederhana dan menginspirasi para Katolik. Donny Verdian, pencipta lagu Salam Yusuf dan Romo Bobby Steven MSF, penulis buku Mencintai Santo Yusuf dalam talkshow Radio Katolikana memaparkan tentang Santo Yusuf. Jumat, (28/5/2021).

Santo Yusuf adalah suami dari Maria, ibunda Yesus. Konon, ia dahulu sempat ragu untuk mempersunting Maria karena tau Maria akan memiliki bayi bukan darah dagingnya. Menurut cerita, malaikat datang dan meyakinkannya bahwa anak tersebut adalah anak Tuhan sehingga membuatnya menjadi yakin untuk kemudian menikahi Maria.

Dalam menjadi suami bagi Maria, Santo Yusuf sangatlah setia, baik dan juga murah hati. Begitu pula dalam merawat Yesus dengan penuh kasih sayang dan juga tanggung jawab. Ia juga sangat mematuhi ajaran Tuhan sehingga menjadikannya pribadi yang menjadi teladan hingga saat ini.

Banyak teladan yang dapat diambil dari sang Santo Yusuf. Misalnya nilai kesederhanaan, pekerja keras dan juga pelindung dan juga pemelihara. Hal ini tergambar jelas pada tanggungjawabnya pada Maria dan juga Yesus.

Sebagai penulis yang juga sekaligus merilis lagu Santo Yusuf, Donny mengungkapkan bahwa ia mendapat inspirasi dari ketetapan yang diberikan oleh Paus Fransiskus. Setelah berdiskusi dengan rekan, Donny yang sebelumnya pernah pula menulis lagu Salam Maria kemudian menulis lagu pula tentang Santo Yusuf yang diberi judul Salam Yusuf.

Ia sempat tidak percaya diri sebagai awam yang minim kompetensi dalam menulis lirik secara kuat tentang Santo Yusuf. Setelah beberapa tahap, Donny kemudian merilis lagu tersebut dibeberapa platform media yang dapat diakses masyarakat.

Donny merilis lagu ini dalam beberapa versi, tidak hanya Indonesia namun juga Jawa. Sebagai orang Jawa asli, ia bertumbuh dalam kultur Jawa. Menurutnya, dalam menerjemahkan lagu Indonesia kedalam bahasa Jawa tidak dapat semerta-merta asal diterjemahkan begitu saja. Dalam bahasa Jawa ada banyak tingkatan dalam menggunakan kata yang lebih cocok. Hal ini membuat ia berinisiatif membuat lagu Salam Yusuf dalam versi Jawa dengan lirik yang sudah ada diterjemahkan dengan kata yang klop.

Mencintai Santo Yusuf

Jauh sebelum Donny Verdian menulis dan merilis lagu Salam Yusuf, Romo Bobby lebih dulu terlibat dalam kesadaran dan penyertaan Tuhan dan menulis buku tentang Santo Yusuf itu sendiri. Ia mengungkapkan bahwa itu semua adalah bentuk karunia dari Tuhan yang diberikan kepadanya.

“Saya meyakini ini adalah penyertaan ilahi, saya meyakini di dunia ini tidak ada yang murni kebetulan. Ada peran Tuhan didalam hidup kita. Juga saat saya menulis buku Mencintai Santo Yusuf pada tahun 2019 waktu itu saya tidak mengira bahwa tahun ini Paus Fransiskus menetapkan sebagai tahun Santo Yusuf,” ungkapnya

Salam Yusuf adalah bentuk doa yang tidak banyak diketahui orang, salah satunya yang ada di Indonesia. Oleh karenanya, penting dan perlu menjadi tanggung jawab bersama bagi umat Katolik untuk lebih memperkenalkannya.

“Memang sangat disayangkan bahwa defosi dan sosok Santo Yusuf jarang dibahas di Indonesia, tapi di Italia sudah banyak penulis dan kelompok pendoa yang mendoakan Santo Yusuf,”.

“Ini menjadi tanggung jawab kita yang tidak perlu menyesali keadaan namun ditahun ini kita perkenalkan siapa teladan Santo Yusuf dan apasaja doa-doa yang bisa kita doakan untuk menghormati beliau,” jelasnya.

Santo Yusuf ini menjadi tokoh yang favorit bagi Paus Fransiskus. Ia menetapkan salah satu tahun pula dengan nama tahun Santo Yusuf. Darisini menurut Romo Bobby, Paus sangat menyadari bahwa Santo Yusuf dalam hierarki Santo dan Santa berada dibawah Bunda Maria.

Santo Yusuf memiliki banyak teladan, salah satunya disebut dengan Bapa Dalam Bayang-Bayang. Hal ini karena ketulusannya dalam bekerja dan mendidik Yesus tanpa ingin diketahui banyak orang.

“Beliau tidak suka viral, tidak suka mencari panggung. Santo Yusuf bekerja dalam diam dan keheningan dibalik layer. Mendidik Tuhan Yesus dengan baik, bekerja keras untuk menjaga Maria dan juga Tuhan Yesus,”.

“Santo Yusuf harusnya menjadi pengingat bagi kita untuk menjadi pribadi yang tidak mencari perhatian tapi lebih banyak produktif dan pamer berlebihan dimedia sosial secara berlebihan,” tambahnya.

Paus pernah mengungkapkan bahwa saat ini dunia krisis akan sosok ayah. Peranannya sebagai kepala keluarga dan penyokong ekonomi membuatnya jauh dari anak dan keluarga. Menanggapi hal tersebut, Romo Bobby mengungkapkan bahwa dulu keluarga Yahudi mendampingi anak sejak 0-5 tahun diambil oleh ibu, setelahnya ayah yang berperan penting mengajari berdoa, tata krama dan bekerja.

Ia menambahkan bahwa masyarakat Yahudi sangatlah patriarkis sehingga peran laki-laki sangat besar. Hal ini menjadikan dahulu Santo Yusuf sangat dekat dengan Yesus sejak kecil. Peran besar Santo Yusup dalam mendidik Yesus bersama dengan Maria sangatlah besar dan berdampak baik selanjutnya.

Walaupun Santo Yusuf tak banyak dikenal, namun ia adalah teladan dalam Katolik. Nilai-nilai baiknya sejatinya dapat pula diimplementasikan dalam kehidupan saat ini baik dalam ranah keluarga maupun hingga yang lebih besar dari itu.

Penulis: Rio Pratama

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed