by

Sambut Ramadhan, Kota Singkawang Buat Replika Bedug Raksasa dan 1.142 Obor

-Kabar Utama-149 views

Kabar Damai | 12 April 2021

 

Singkawang I Kabardamai.id I Suka cita dalam menyambut bulan penuh berkah yaitu Bulan Ramadhan sedang dirasakan oleh seluruh umat muslim diseluruh dunia termasuk Indonesia. Begitu pula dengan umat muslim yang ada di Kota Singkawang, Kalimantan Barat.

 

Kota Toleran

Singkawang merupakan kota madya tingkat II di Kalimantan Barat. Saat ini, Singkawang dipimpin oleh seorang wali kota perempuan bernama Thai Chui Mie yang sukses membawa kota ini semakin maju dalam berbagai aspek kehidupan bermasyarakat.

Singkawang dikenal pula sebagai Kota 1000 Kelenteng, banyak pula yang menyebutnya Hongkongnya Indonesia karena mayoritas penduduknya ialah Tionghoa. Walaupun demikian, Singkawang juga sangat beragam karena turut dihuni oleh berbagai suku, ras, dan agama yang dapat hidup berdampingan dengan damai sejak dulu hingga kini.

Baca Juga : BNPT Libatkan Tokoh Lintas Agama Buat Program Cegah Paham Radikalisme

Tempo.co menuliskan pada tahun 2018 Kota Singkawang dinobatkan sebagai kota paling toleran di Indonesia. Saat itu, Singkawang meraih skor 6,513 dalam Indeks Kota Toleran (IKT) yang kemudian disusul oleh Salatiga dalam skor 6,477 dan Pematang Siantar dengan skor 6,280.

Walaupun sedikit mengalami penurunan, prestasi baik kota toleran masih dapat dirasakan oleh Singkawang dengan menempati urutan nomor dua pada tahun 2020. Dikutip dari info.singkawangkota.go.id menuliskan bahwa Singkawang mendapatkan skor 6.450. Selain Singkawang, 10 besar kota toleran tahun 2020 versi Setara Institute yang bekerjasama dengan Kementrian Dalam Negeri dan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila ialah Salatiga, Manado, Tomohon, Kupang, Surabaya, Ambon, Kediri, Sukabumi, dan Bekasi.

 

Replika Bedug Raksasa

Dalam rangka memeriahkan datangnya Bulan Ramadhan, Kota Singkawang menyiapkan replika bedug raksasa. Dikatakan raksasa karena replika bedug tersebut memiliki diameter 3×7 meter dan saat ini diletakkan didepan Masjid Raya Singkawang.

Diwartakan oleh Hipontianak, pembuatan replika bedug raksasa ini sudah berjalan dua pekan dan menghabiskan dana hingga puluhan juta rupiah. Replika bedug raksasa ini dibuat menggunakan kayu dan material lainnya dan dilukis dengan ornamen khas Ramadhan.

Adapun yang menginisiasi pembuatan bedug ini ialah Persatuan Orang Melayu (POM) dan dukungan dari masyarakat Singkawang.

 

Dihiasi 1.442 Obor

Selain beduk raksasa, Kota Singkawang juga  mulai berhias menyambut Ramadan. Sebanyak 1.442 obor disiapkan untuk menghias kota yang merefleksikan Ramadan 1442 Hijriah.

“Saat ini panitia sudah mulai bekerja untuk menghias Kota Singkawang. Saya tekankan kepada panitia, pekerjaan menghias kota ditargetkan sebelum masuk bulan suci Ramadan,” kata Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie di Singkawang, Kamis (8/4/2021), seperti dikutip Liputan6.com.

Dirinya berharap apa yang ditekankan kepada panitia dapat berjalan sesuai harapan sehingga semarak menyambut bulan suci Ramadan kelihatan meriah.

“Saya juga berpesan, dalam bekerja panitia tetap memerhatikan protokol kesehatan mengingat sekarang ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19,” katanya.

Beberapa titik yang menjadi sasaran hiasan kota di antaranya seperti Bundaran 1001 Sakok, median Jalan Diponegoro, segi tiga simpang VIT, Tugu Tangan Roban dan Beringin Corner.

“Selain obor, juga ada replika pohon kurma, gerbang dan lain-lain. Yang jelas akan kelihatan indah nantinya,” ujar Chui Mie.

Namun, kata Tjhai Chui Mie, yang terpenting dalam menyambut bulan suci Ramadhan adalah rasa kebersamaan, bahagia dan senang meskipun saat ini masih dalam pandemi Covid-19.

“Kepada masyarakat Kota Singkawang saya imbau untuk tetap memerhatikan protokol kesehatan. Itu yang paling penting dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Saya berharap umat Islam dapat menjalankan ibadah puasa dengan sebaik-baiknya,” kata Tjhai Chui Mie.

 

Penulis: Rio Pratama

Editor: Ahmad Nurcholish

Sumber: Tempo.co I info.singkawangkota.go.id I Hipontianak | Liputan6.com

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed