by

PTI ke-12 Resmi dibuka, Anak Muda Harus Membangun Kebinekaan Menjadi Persatuan

-Peacetrain-106 views

Kabar Damai | Sabtu, 24 April 2021

Salatiga | Kabardamai.idI Peace Train Indonesia (PTI) ke -12, adalah kegiatan yang hadir dengan latar belakang tujuan agar teman muda punya ruang untuk berjumpa.

PTI ke-12, pada Jum’at, 23 April 2021, di aula Kampoeng Percik, telah resmi dibuka secara simbolis oleh Yani (Direktur Kampoeng Percik), Ahmad Nurcholish (Deputy Direktur ICRP), dan Frangky Tampubolon (Perwakilan dari PGI).

Dalam sambutannya Nurcholish menyebutkan. “Mulanya PTI dibuat untuk memperbanyak ruang perjumpaan. Bagaimana caranya teman muda punya ruang untuk berjumpa. Perjumpaan dimana bebas terbuka memperkenalkan identitas masing-masing tanpa malu akan perbedaan, termasuk di dalamnya perbedaan agama dan teman-teman transgender,” ujar pria yang biasa disapa Cak Nur ini.

Dari ruang perjumpaan diharapkan bisa berbagi cerita, dan bagaimana bersama-sama mengelola keragaman dan perdamaian. Karena di setiap PTI, peserta selalu datang dari berbagai daerah.

Kereta sendiri terpilih menjadi moda transportasi utama, karena kereta satu-satunya kendaraan yang tidak dimiliki secara pribadi. Oleh karena itu dari PTI diharapkan mendorong lahirnya teman teman muda yang punya semangat, dan fokus untuk menjadi inspirasi.

“Nantinya peserta bisa menginisiasi ruang perjumpaan di daerahnya masing masing. PTI sendiri adalah kegiatan yang mampu meluberkan prasangka prasangka yg sebelumnya ada,” tandas Nurcholish.

Baca Juga : InilahAlasan Peserta Mengapa Ikut Peace Train Indonesia

Frangky Tampubolon, Perwakilan Persekutuan Gereja-geraja Indonesia (PGI) menambahkan, “Peristiwa bom di Makasar, membuat BNPT lebih aware, bahwa terorisme menyasar anak muda. Dan radikalisme ada di semua agama. Karenanya sejalan dengan hal itu ICRP dan PGI fokus ke anak muda,” paparnya.

PGI sendiri berharap perjumpaan kali ini untuk jatuh cinta tanpa ragu ragu pada agama. Karena agama itu agama cinta. Salatiga sendiri dipilih karena kota paling toleran, dan kita harus mengakui itu. Semoga dengan adanya PTI ke-12 dapat membangun koneksi yang baru.

Terakhir Yani Direktur Kampoeng Percik, dalam sambutannya juga mengungkapkan bahwa generasi muda merupakan sebuah harapan. PTI ke-12 akan memberikan dampak panjang. Entah apapun itu investasinya, baik cerita maupun pengalaman pasti akan berguna.dok juga

“Kampoeng Percik adalah kampung dimana sebuah laboratorium dimana kebhinekaan dapat dibangun menjadi persatuan yang real. Mari kita belajar bersama, agar dapat membangun spiritualitas percik. Dan melakukan refleksi bersama,” pungkas Yani, menutup sambutannya.

Penulis: Ai Siti Rahayu

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed