by

Potret Toleransi di Batas Negeri Indonesia-Malaysia, Masjid dan Gereja Bersebelahan

Kabar Damai I Minggu, 13 Juni 2021

Aruk I Kabardamai.id I Indonesia merupakan negara kepulauan, terbentang dari Sabang hingga Merauke membuatnya terdiri dari pulau-pulang yang luas. Kalimantan Barat, wilayah di Indonesia yang terdiri dari empat belas kabupaten dan kota ini menyimpan hal menarik karena berbatasan langsung dengan negara lain, yaitu Malaysia.

Aruk merupakan daerah yang berbatasan langsung dengan Malaysia, berada dibatas negeri membuatnya menjadi sarana keluar masuk dua negara yaitu Indonesia dan Malaysia dari Kalimantan Barat. Di Aruk pula terdapat PLBN atau Pos Lintas Batas yang berdiri megah yang disebut pula sebagai pos lintas batas terbaik di Indonesia.

Potret menarik dari Pos Lintas Batas Negara ini bukan hanya dapat dilihat dari bangunannya yang megah, namun juga karena terdapat rumah ibadah yang berdiri juga dengan megah dan berdiri dengan sangat dekat. Letak pastinya berada di Aruk Pasar Wisata Pos Lintas Batas.

Baca Juga: Jejak Kerukunan Umat Beragama di Singkawang, Masjid Raya dan Vihara Tri Dharma Bumi Raya Berdiri Berdampingan

Dilansir dari Travel.detik .com menuliskan bahwa masjid dan gereja yang berdiri berdampingan menjadi bukti penerimanaan dan kerukunan antar agama disana.

“Beginilah kami di Kecamatan Sajingan Besar. Walau berbeda agama tapi kami akur-akur saja. Buktinya bangunan masjid dan gereja di PLBN Aruk ini,” kata Camat Sajingan Besar, Supardi.

Di Aruk, Sajingan Besar, mayoritas masyarakatnya bersuku Dayak dan menganut agama Katolik. Kuantitasnya juga sangat besar bahkan hingga 90%. Walaupun demikian, keberadaan masjid yang dibangun bersebelahan dengan gereja yang menjadi tempat ibadah mereka bukanlah menjadi masalah bagi masyarakat yang ada disana.

Tidak hanya dalam kehidupan beragama, dalam kehidupan sosial bermasyarakat dalam kehidupan sehari-hari, toleransi yang baik juga menjadi pola yang diterapkan disana. Guna menciptakan situasi yang semakin kondusif, hukum adat juga turut diterapkan kepada masyarakat yang ada.

Mereka juga secara rutin bergotong royong dan saling berkunjung saat perayaan hari besar keagamaan dan telah terlaksana sejak dahulu.

Kesadaran masyarakat dalam mengelola keberagaman dan kerukunan antar umat beragama di batas negeri, Indonesia-Malaysia merupakan potret baik dari ekor Kalimantan Barat yang harus terus dijaga agar perdamaian dapat selalu terjalin.

Sumber: Travel.detik.com I News Detik

Penulis: Rio Pratama

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed