by

Perjumpaan Dengan Yesus Membawa Transformasi

Oleh: Nikolaus Nohos

Saudaraku yang terkasih. Setelah bangkit, Yesus menampakkan diri ketiga kalinya kepada para murid-Nya di danau Tiberias. Dalam perjumpaan dengan murid-murid-Nya, Dia memberi pesan kuat tentang inti iman Katolik. Yaitu, bahwa Yesus yang diimani, disiksa, dipaku di kayu Salib lalu mati adalah Yesus yang hidup dan selalu ada dekat dengan para murid-Nya dan juga kita umat Katolik saat ini. Iman kepada Yesus adalah iman yang hidup, membawa pengharapan dan kasih.

 

Saudaraku yang terkasih. Peristiwa penampakan Yesus kepada para murid-Nya mengandung dua makna yang bisa kita pelajari. Pertama, Yesus hadir dan menjumpai manusia dalam konteks situasi manusia. Di danau Tiberias, para murid berjumpa dengan Yesus ketika mereka mencari ikan dan dalam situasi kehilangan harapan karena tidak mendapat tangkapan ikan. Yesus hadir dan berkata: “Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka akan kamu peroleh.” Lalu mereka menebarkannya dan mereka tidak dapat menariknya lagi karena banyaknya ikan.

 

Pada titik ini perjumpaan dengan Yesus membawa transformasi iman yang semula para murid-Nya dalam situasi hilang harapan karena semalaman mereka tidak mendapatkan ikan, tetapi ketika berjumpa dengan Yesus situasi kehilangan harapan dan putus asa berubah menjadi suka cita dan kegembiraan karena mereka percaya dan mengikuti perkataan Yesus dengan mendapat ikan yang banyak.

Baca Juga: Merawat Keluhuran Bangsa

Saudaraku yang terkasih. Kedua, perjumpaan dengan Yesus mengandung makna perutusan. Hal ini ditunjukkan oleh Yesus sendiri kepada Simon Petrus. Yesus berkata kepada Simon Petrus: “Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?” Jawab Petrus kepada-Nya, “Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.” Kata Yesus kepadanya: “Gembalakanlah domba-domba-Ku.”

 

Di sini kita belajar ketika kita berjumpa dan mengalami kebaikan dari Yesus lewat berkat yang kita terima, kita dipanggil untuk melanjutkan tugas penggembalaan Yesus sesuai dengan situasi dan profesi kita masing-masing.

 

Saudaraku yang terkasih. Setiap hari atau setiap minggu kita berjumpa dengan Yesus lewat karya, doa, dan Ekaristi Kudus. Semoga setelah kita berjumpa dengan-Nya, kita mengalami transformasi dalam hidup kita sesuai profesi kita masing-masing dan kita pun dipanggil Yesus untuk melakukan tugas perutusan yang membawa transformasi bagi hidup orang lain di mana pun kita berkarya.

 

Nikolaus Nohos (Perencana Ahli Madya)

Sumber: https://kemenag.go.id/read/perjumpaan-dengan-yesus-membawa-transformasi-n396r

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed