by

Peringati Amal Bakti, Walikota Palopo Ajak Warganya Maknai Pancasila dan UUD 45

Kabar Damai I Rabu, 05 Januari 2022

Palopo I kabardamai.id I HM Judas Amir, Wali Kota Palopo, Sulawesi Selatan menjadi inspektur upacara dalam peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-76 tahun 2022 di Gedung Serbaguna Sinar Setuju, Senin, 3 Januari 2022.

Dilansir dari laman BPIP, mengawali sambutan seragam Menteri Agama RI, Wali Kota Palopo, HM Judas Amir, mengingatkan peserta upacara, jajaran Kementerian Agama (Kemenag) Kota Palopo, pentingnya memaknai Pancasila dan Undang Undang Dasar (UUD) 1945.

“Peringatan seperti ini dibacakan Pancasila dan Undang-Undang Dasar. Saya berharap supaya dari kata ke kata, dari ayat ke ayat tolong diperhatikan dan dimaknai, setelah itu diamalkan setelah pelaksanaan upacara,” ujar Judas Amir, dikutip dari bpip.go.id (3/1).

Wali Kota Palopo, dua periode ini mengatakan, memaknai dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila itu penting.

“Ini penting saya sampaikan, pengamalan nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, sebelum saya bacakan perintah Menteri Agama melalui sambutan seragamnya,” tegasnya.

Setelah menyampaikan sambutan khususnya, Judas Amir, kemudian membacakan sambutan seragam Menteri Agama RI.

Di usia yang ke-76 ini, Kemenag harus terus berbenah. Prestasi yang telah diraih harus dipertahankan. Dan secara bersamaan, perlu terus berinovasi untuk mewujudkan Kemenag yang lebih baik.

Untuk itu, jadikan agama sebagai inspirasi, jadikan agama sebagai penggerak yang dapat meningkatkan daya kreativitas.

Baca Juga: Pengamalan ‘Core Values’ ASN Diharapkan Jadi Jurus Jitu Tangkal Radikalisme

Selain itu, jadikan pula lima nilai budaya kerja Kemenag, yaitu integritas, profesionalitas, inovasi, tanggung jawab, dan keteladanan, menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi saudara sekalian selaku Pegawai Aparatur Sipil Negara Kementerian Agama.

“Saya percaya apabila berpegang teguh pada itu semua, Pegawai Aparatur Sipil Negara Kementerian Agama akan tampil sebagai sosok abdi negara yang luar biasa,” kutip Judas Amir.

Judas Amir, juga menyebutkan, Indeks Kesalehan Umat Beragama dari 82,52 pada tahun 2020 menjadi 83,92 pada tahun 2021. Indeks Kerukunan Umat Beragama juga mengalami peningkatan yang semula tahun 2020 sebesar 67,46 menjadi sebesar 72,39 pada tahun 2021.

Indeks Kepuasan Layanan KUA meningkat pula dari angka 77,28 pada tahun 2019 menjadi 78,90 pada tahun 2021.

Dari perspektif tata kelola keuangan, Kementerian Agama juga mampu mempertahankan prestasinya melalui opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan tahun 2020.

 

Tahun 2022 sebagai tahun toleransi

Sementara itu, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) memuji Kementerian Agama yang telah mengajak masyarakat untuk menyukseskan dalam pencanangan tahun 2022 sebagai tahun toleransi.

Menurut Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah BPIP Antonius Benny Susetyo, dilansir  dari laman BPIP,  memasuki tahun 2022 perlu ada peningkatan dan budaya nilai-nilai gotong royong di semua lapisan maupun golongan masyarakat dalam mewujudkan persaudaraan yang sejati.

“Nilai persaudaran sejati menggerakan semua anak bangsa untuk menjaga dan memelihara kerukunan umat beragama secara terus menerus”, ucapnya Senin, 3 Januari 2022, dikutip dari bpip.go.id (3/1).

Ia bahkan menjelaskan nilai kerukunan yang lahir dengan kesadaran bersama menjadi modal bangsa ini untuk mencapai kemajuan dari berbagai sektor, apalagi menurutnya tantangan ke depan cukup  kompleks terutama isu agama.

“Nilai kerukunan yang lahir kesadaran bersama menjadi modal bangsa ini untuk mencapai kemajuan”, terangnya.

Dirinya juga meyakini dengan nilai kebhinekaan seperti persaudaraan, menjaga keragaman etnis, budaya dan agama bangsa Indonesia maka akan mampu mencapai kemajuan dan mampu memberikan kontribusi bagi seluruh Dunia.

“Kita yakin dengan persaudaran menjaga keragaman etnis dan budaya, agama dan bangsa ini mampu mencapai kemajuan dan mampu memberi kontribusi bagi dunia”, tegasnya.

Dikutip dari republika.co.id Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi mengajak seluruh masyarakat untuk bergandengan tangan, menjalankan visi bersama, dan bersinergi untuk bersama menghadapi tantangan dan berkomitmen untuk membumikan spirit Islam Rahmatan Lil Alamin.

Dia juga mengatakan, demi memperkuat kesatuan bangsa, pemerintah akan mencanangkan tahun 2022 sebagai momentum bangkitnya semangat toleransi dan persaudaraan.

Ajakan tersebut disampaikan dalam Muhasabah dan Istighosah Kubro Akhir Tahun yang digelar Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kamis, 30 Desember 2021. [bpip.go.id]

 

Editor: Ahmad Nurcholish

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed