by

Penyertaan Tuhan dalam Hidup Merry Riana

Kabar Damai I Kamis, 06 Januari 2022

Jakarta I Kabardamai.id I Talkshow radio Katolina menghadirkan Merry Riana dalam acaranya. Acara yang berlangsung selama satu jam ini menarik perhatian banyak pendengar. Tidak hanya untuk mengetahui tentang pengalaman spiritual, namun juga untuk mengulik tips sukses Merry Riana dalam hidupnya.

Sebagai manusia biasa, Merry Riana mengungkapkan juga sama seperti manusia pada umumnya. Merasa haus akan Tuhan dan selalu mencari cara untuk melegakkannya. Menurutnya, cara yang ia lakukan adalah dengan cara sederhana namun tetap dapat menenangkan.

“Pasti pernah merasakan hati yang haus akan Tuhan, cara melegakannya buat saya hanya berdoa dan bekerja untuknya. Saya akan bernyanyi, karena itu sangat simple bagi saya. Ketika saya bernyayi dari hati, benar-benar memuji itu akan sangat membantu dan itu menyejukkan hati dan menguatkan saya. Bernyanyi dan memuji-Nya adalah cara paling mudah buat saya untuk melegakkan kehausan itu,” ungkapnya

Seorang pendengar bertanya tempat Merry Riana dan keluarga berdoa. Menjawabnya, Merry mengungkapkan selalu berdoa dimana saja, tidak ada tempat khusus karena yang terpenting ialah niat dan hati yang siap.

“Pojok doa tidak ada, karena saya tinggal di apartment jadi tidak ada tempat khusus untuk patung Bunda Maria gitu, tapi most of the time untuk sekarang saya berdoa kalau tidak di kamar ya di ruang tamu karena ini menjadi kebiasaan dimana sekaligus mengajak anak-anak untuk pray and workship together. Jadi tidak ada pojok yang benar-benar khusus namun biasanya kita berdoa di ruangan yang tenang tapi menurut saya berdoa bisa dimana saja. Bukan tempatnya tapi lebih kepada bagaimana kita menyiapkan hati dan niat yang khusus yang jauh lebih penting,” jelasnya

Hidup dalam keluarga yang taat membuat peran keluarga dalam perjalanan spiritual Merry Riana sangat erat. Sang mama selalu mengajarkan agama lewat analogi yang sederhana, namun selalu diingatnya hingga kini.

“Banyak nilai dalam keluarga yang melekat hingga saat ini, khususnya dari mama. Dari sejak kecil saya selalu dikenalkan dengan Rosario, dan sejak kecil mama saya selalu punya cara sendiri. Biasanya saat Bulan Maria kita keliling ke tetangga-tetangga dan gantian. Mama saya selalu bilang, kamu berdoa ya karena setiap kamu berdoa itu sama seperti kamu memberikan satu bunga ke Bunda Maria,”

Baca Juga: Merry Riana: My Spiritual Journey

“Dari hal-hal sederhana dan kecil itu kemudian membuat saya masuk kedalam hati saya. Jadi saat itu saat saya jauh dari orang tua, tahun 1998 belum ada aplikasi media sosial seperti saat ini jadi waktu mama bilang jika suatu hari kamu ingin ngobrol tapi tak bisa. Anggap saja bahwa Tuhan Yesus adalah papa dan anggap saja Bunda Maria adalah mama. Jadi kamu cerita saja ke mereka. Jadi hal-hal seperti itu yang menguatkan saya. Sehingga Tuhan kemudian saya anggap sebagai sahabat, ibu dan ayah dari saya sendiri. Dari papa dan mama saya banyak belajar tentang kekuatan iman,” terangnya

Dalam hidup pasti ada fase naik dan turun, terkadang manusia kerap kecewa dengan apa yang diberikan Tuhan. Hal semacam ini juga tentu dirasakan Merry Riana. Namun bagi Merry, ia selalu yakin bahwa rencana Tuhan selalu lebih baik dari rencana manusia.

“Saya sungguh-sungguh percaya sebagai orang beriman, kalau rencana kita tidak benar-benar berjalan maka rencana Tuhan akan berjalan lebih indah dari yang kita rencanakan dan itu berkali-kali terjadi dalam hidup saya. Saat masa-masa kuliah, saya pernah kerja magang dan dari kerja magang itu saya punya kesempatan untuk dapat beasiswa. Sebenarnya saya tidak ada rencana untuk daftar beasiswa tapi saya direkomendasikan oleh supervisor di perusahaan tersebut. Saya percaya diri, bekerja keras, belajar dan mempersiapkan apalagi saya merasa saya direkomendasikan,”

“Sudah melakukan yang terbaik dan bersungguh-sungguh tapi ternyata saya tidak dapat beasiswa itu dan bahkan saya lebih kecewa karena teman yang nilainya lebih jelek daripada saya tapi malah dia yang dapat beasiswa. Kadang-kadang saya merasa kok Tuhan seperti itu, lalu sedih. Tapi saya tahu rencana Tuhan, Tuhan tau jika saya dapat beasiswa dan punya ikatan kerja dengan perusahaan itu dan tidak bisa memulai entererpreneurship jorney saya dan menjadi Merry Riana yang seperti sekarang,”

“Itu menjadi satu dari sekian banyak contoh yang terjadi dalam hidup saya yang mana saya sudah bersungguh-sungguh, berusaha, sudah yakin, berdoa tapi gagal. Tapi saya yakin, rencana Tuhan jauh lebih baik dan indah. Saya yakin itu tidak hanya terjadi dalam hidup saya tapi juga dihidup kamu juga,”

Kini, Merry Riana punya resolusi yang lebih besar. Tidak hanya sekedar satu juta dolarnya namun lebih dari itu adalah kebermanfaatan bagi lebih banyak orang. Merry Riana kini selalu berikhtiar untuk lebih banyak memberikan dampak positif bagi semua orang terkhusus yang ada di Indonesia.

“Ketika saya sudah berjuang dan berhasil kemudian bisa bayar hutang dan mewujudkan mimpi saya terbebas dari masalah finansial, jadi orang sukses ada saat-saat saya merasa ada yang kurang, merasa hari-hari saya lebih semangat yang dulu ketika belum sukses dibandingkan sudah sukses. Ada saat-saat saya menuliskan saya menuliskan purpose dalam hidup saya yang saya tulis sejak tiga belas tahun lalu dan masih saya yakini hingga saat ini,”

”Dari situlah saya merasa Tuhan telah memberikan banyak sekali berkat dalam hidup saya dan berarti saya harus memberikan berkat buat banyak orang melalui platform, kesempatan, waktu dan suara saya untuk menjadi testimoni for him. Jadi saat saya berulangtahun ke tiga puluh saya bukan lagi bermimpi untuk mendapatkan satu juta dollar tapi memberikan dampak positif untuk jutaan orang khususnya di Indonesia,” papar Merry

Lebih jauh, ia menyatakan bahwa kasih Tuhan dalam hidupnya teramat besar. Hal ini membuatnya tidak pernah lupa untuk bersyukur dan berterima kasih kepada-Nya. Memuji kebesaran Tuhan, berpasrah diri dan rela ditempa adalah hal yang selalu Merry lakukan untuk mengungkapkan rasa terima kasih tersebut.

“Ada banyak hal, tapi satu hal yang saya percaya selain karena giving tapi saya selalu mengungkapkan rasa kasih saya dengan benar-benar memaksimalkan apa yang ada pada hidup saya. Benar-benar pasrah dan menggunakan apa yang saya punya pada saat ini untuk bisa memuji kebesarannya dan lebih banyak lagi memberikan harapan dan pesan positif,”

“Jadi, cara paling baik dalam diri saya untuk berterima kasih adalah dengan memaksimalkan talenta saya dan menggukannya untuk kebaikan dan kebesaran-Nya. Apapun itu caranya, salah satu caranya pula bagi saya ialah selalu berserah dan mau kembali ditempa untuk proses dan purpose yang berikutnya,” bebernya

Bagi Merry, Tuhan akan selalu mendukung orang yang mau. Oleh karena itu, maul ah untuk melakukan sesuatu maka akan dibukakan pintu kemudahan baginya.

“Saya percaya bahwa tidak ada yang kebetulan, walaupun dimulai dari hal yang kecil. Sama seperti yang paling penting adalah Tuhan itu selalu mencari orang yang mau bukan hanya mampu. Asalkan kita punya kemauan maka nanti Tuhan yang akan mengirimkan kemampuan, orang-orang baru, koneksi dan membersarkan.

“Tugas kita sebenarnya hanya percaya saja. Dari satu hal yang sederhana, asalkan kita nurut dan percaya sesuatu yang dimulai dengan kebaikan kemudian juga pasti akan berakhir dengan kebaikan juga,” tambahnya

Belajar dan menambah pengetahuan adalah salah satu bentuk bersyukur, Merry merekomendasikan satu buku untuk dibaca dalam bermimpi besar dan dalam tetap mendekatkan diri kepada Tuhan.

“Kalau ada satu mungkin The Purpose Driven Live, itu penting karena setiap orang dalam hidup ini harus tau apa purpose nya. Tuhan mencipakan kita dengan segala macam kuasanya dan setiap dari kita tidak ada kuasanya. Jadi kita harus benar-benar mengetahui  dan mengenal. Tuhan menciptakan kita dan memberikan give-give kepada kita untuk kita bisa memaksimalkan untuk purpose kita,” pungkasnya

Penulis: Rio Pratama

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed