Pentingnya Berakhlaq yang Baik Ditengah Masyarakat

Kabar Utama185 Views

Kabar Damai | Kamis, 28 April 2022

Sukoharjo I Kabardamai.id I Ust. Asyhari Yunindar, S.Pd. Gr dalam kanal SDIT MTA Sukoharjo menjelaskan bahwa hidup adalah hal yang konstan dan terus berjalan. Akan ada halangan dan rintangan yang akan dilalui sehingga perlu keberadaan orang lain dalam dilematikanya.

“Manusia adalah makhluk sosial yangmana tidak dapat hidup sendiri. Makhluk yang harus dan selalu memerlukan orang lain,” tuturnya.

Dalam kehidupan bermasyarakat, sangat diperlukan untuk menjaga akhlaq. Harapannya, dengan akhlaq yang baik dapat mengantarkan kehidupan yang berjalan dengan harmonis dan dapat menjaga kerukunan.

Menurutnya, akhlaq merupakan hal yang sangat fundamental dalam Islam. Misi utama Rasul dalam diutus oleh Tuhan ialah untuk menyempurnakan akhlaq.

Akhlaq setidaknya terbagi menjadi tiga, yaitu akhlaq kepada Allah, Akhlaq kepada manusia dan akhlaq kepada alam semesta atau makhluk yang lainnya.

Baca Juga: Tabayun dalam Menghapus Stigma Ekstrimis Perempuan Berhijab

Dalam kehidupan bermasyarakat, perlu untuk menjaga akhlaq. Dengan manusia menjaga akhaq harapannya akan tercipta kehidupan yang harmonis dan juga rukun antar sesama. Seperti Rasul yang diutus ke bumi dalam rangka menyempurnakan akhlaq.

“Dalam kehidupan bermasyarakat, sangat diperlukan menjaga akhlaq. Dengan menjaga akhlaq yang baik maka kehidupan yang harmonis serta tercipta kerukunan antar sesama,” ungkapnya.

Iman seseorang tidaklah selalu berada diatas dan kerap berganti-ganti kedudukan dan atau levelnya. Hal ini membuat nabi sejak dahulu senantiasa berpesan agar manusia senantiasa menjaga iman dan taqwanya.

“Bertaqwa dimanapun berada karena kita sebagai manusia imannya naik dan turun,” tambahnya.

Lebih jauh, menurutnya Iman dapat dipengaruhi oleh situasi, jika seseorang berada pada golongan orang-orang yang beriman maka bisa jadi akan membuat iman menjadi naik dan begitupun sebaliknya.

Terakhir, ia berharap agar etika baik, akhlaq serta iman manusia senantiasa terus terjaga dan berada dalam kebaikan.

“Semoga kita selalu dapat menjaga dengan akhlaq kita yang baik,” harapnya sembari menutup tausiah.

Penulis: Rio Pratama

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *