by

Pendidikan Karakter dalam Ikatan Keluarga

Kabar Damai I Senin, 20 September 2021

Garut I Kabardamai.id I Menikah didalam Islam dianggap sebagai sebuah amalan guna menyempurnakan agama, oleh karenanya dalam pelaksanaannya banyak pasangan yang mengharapkan keutamaan-keutamaan dalam pernikahan itu sendiri.

Walaupun bukan menjadi sesuatu yang mudah dan banyak tantangan faktanya semua akan dapat dilewati dan sangat memungkinkan ada jalan keluarnya.

Didalam ikatan pernikahan, tidak hanya melibatkan sepasang saja, namun juga keluarga dan orang-orang terdekat.

Oleh karenanya, ketika pernikahan sudah terjalin dan tertimpa suatu masalah maka penyelesaiannya dapat pula dilakukan melalui pihak ketiga. Namun, kedewasaan antara suami dan istri juga semestinya besar disini.

Sebagai kepala keluarga, suami adalah nahkoda dalam ikatan keluarga. Oleh karenanya, suami harus dapat menuntun keluarga kearah kebaikan dan menjadi faktor penting dalam pembentukan karakter keluarga.

Karakter suami yang soleh dijelaskan oleh KH. Cecep Jaya Karama, Pengasuh Ponpes Nurulhuda Garut, Jawa Barat sebagai berikut.

Diawal pemaparannya, ia menggarisbawahi tentang ikatan keluarga yang harus diwujudkan dengan kesoleh dan solehanya suami dan istri, dan perlunya pendidikan karakter bagi pasangan suami dan istri.

“Keluarga yang bahagia dan membahagiakan, keluarga yang sakinah mawaddah warahmah merupakan idaman setiap insan. Namun untuk mewujudkannya dibutuhkan berbagai prasarana antara lain suaminya harus menjadi suami yang saleh dan istrinya harus menjadi istri yang solehah,” ungkapnya.

Baca Juga: Tangkal radikalisme dan Terorisme, Pemuda Harus Miliki Karakter Kebangsaan

Lebih jauh, ia juga menjelaskan bahwa peranan suami saleh ditunjukkan dengan bagaimana seorang suami dalam membahagiakan istrinya.

“Suami yang sholeh adalah suami yang bisa membahagiakan istrinya. Sebagaimana Rasulullah dalam sebuah hadis yang mengatakan ‘yang terbaik diantara kalian adalah yang terbaik terhadap istrinya’.” Imbuhnya.

Didalam Alquran surah Ali Imran ayat 134 Allah subhanahu wa ta’ala berfirman dan menyatakan yang mana ayat ini adalah sebagian dari tanda-tanda orang yang bertaqwa dan tentu saja suami yang saleh.

Adapun, ciri-ciri suami yang saleh adalah sebagai berikut:

Pertama adalah orang yang senantiasa berinfak orang yang senantiasa memberikan nafkah untuk istri dan keluarganya, tentu dengan nafkah yang halal. Maka suami yang saleh haruslah memiliki tanggung jawab untuk memenuhi salah satu kewajiban nya yaitu menafkahi sang istri dengan rizki yang halal.

Yang kedua, yang mampu menahan amarah, tidak melakukan tindakan kekerasan terhadap istrinya baik kekerasan fisik, kekerasan psikis, kekerasan ekonomis kekerasan verbal, dan kekerasan seksual namun suami yang sholeh senantiasa menjaga diri dari melakukan hal-hal yang seperti itu

Ketiga, memiliki sifat pemaaf tatkala istrinya melakukan sebuah kesalahan maka istrinya ketika menyadari dan meminta maaf suami yang sholeh tidak akan membalas dendam Tetapi dia akan memaafkannya dan yang

Keempat, Allah mencintai orang-orang yang senantiasa berbuat kebaikan. Artinya salah satu karakter dari suami yang sholeh memiliki semangat untuk ihsan, berbuat kebaikan kepada istri dan keluarganya dan ini merupakan perintah dari Allah di dalam Alquran. pergaulilah istri-istri kalian dengan cara yang baik

Terakhir, menurutnya suami yang sholeh adalah yang senantiasa memegang prinsip-prinsip dari Alquran dan al-hadits serta apa yang dicontohkan oleh Baginda Rasulullah, Maka kapanpun dimanapun dan dalam suasana apapun ia akan selalu berupaya untuk memberikan kebahagiaan kepada istri yang ia cintai agar mampu mewujudkan keluarga yang sakinah mawaddah warahmah dan meraih kebahagiaan di dunia dan di akhirat.

Suami dan istri harus membangun dan membentuk karakter yang saleh, untuk menciptakan keluarga yang sakinah mawadah warrahmah. Bersama orang tua berusaha membentuk karakter anak menjadi generasi terbaik.

 

Penulis: Rio P

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed