Pemuda Lintas Agama Bangun Kesadaran Lingkungan Melalui Kelas Penguatan PKPLA

Kabar Utama249 Views

Kabardamai.id | Bali | Pendidikan Agama dan Lingkungan Hidup menjadi dua hal yang memiliki keterkaitan. Kelas Penguatan Pelatihan Kepemimpinan Pemuda Lintas Agama (PKPLA) membawa isu tersebut agar pemimpin muda memiliki kesadaran terkait isu lingkungan hidup. 

Hening Parlan, Direktur Eco Bhinneka Muhammadiyah mengatakan semua agama dan penghayat kepercayaan memiliki kepercayaan bahwa lingkungan merupakan jembatan untuk ke surga. “Relasi antara manusia dan alam harus terjalin harmoni, baik yg beragama maupun tidak sama2 memiliki perilaku teologis terhadap alam semesta,” kata Hening melalui Zoom Meeting, Kamis (30/11).

Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP) sebagai penyelenggara mengajak peserta memahami nilai-nilai agama tentang menjaga dan memelihara lingkungan semesta. Lebih lanjut, peserta dapat memahami peran dan tanggung jawab manusia dalam memelihara lingkungan. Pembangunan komunitas atau organisasi yang ramah lingkungan adalah rencana jangka panjang yang diharapkan dari pelaksanaan program PKPLA.

Dinamika diskusi berjalan dengan sangat interaktif, Ahmad Zamzami, salah satu peserta dari Kalimantan Tengah melontarkan pertanyaan yang bisa mematik kesadaran komunal. Ia bertanya soal kebijakan pemerintah terkait dengan perubahan iklim dan harmoni alam. Menurut Hening, ada berjuta jalan untuk bekerja di isu lingkungan dan tiap individu bisa ikut andil dan berkontribusi. 

Baca juga: Harmoni Agama dan Perdamaian: Mempelajari Pesan Damai Agama bersama Mundiro Lailatul Muawaroh (kabardamai.id)

Kemudian, menurutnya, semua agama dapat menyampaikan dakwahnya. Agama bukan hanya mengajarkan soal tata cara ibadah atau ritual keagamaan, namun juga mengajarkan hubungan antara individu dengan alam. “Pemahaman tentang pentingnya menjaga alam semesta harus menjadi gerakan akar rumput,” tandas Hening. 

 

Reporter: Nurul Sayyidah Hapidoh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *