by

Pemerintah Jepang Beri Penghargaan Untuk Yenny Wahid Karena Sukses Kampanyekan Perdamaian

Kabar Damai I Rabu, 08 September 2021

Jakarta I Kabardamai.id I Zannuba Ariffah Chafsoh atau yang dikenal khalayak sebagai Yenny Wahid merupakan sosok yang terdidik dan banyak memberikan kontribusi baik melalui pemikiran dan juga aksi yang dilakukan. Putri dari mantan presiden RI, Gusdur ini juga baru saja menerima sebuah pengarhaan dari pemerintah Jepang atas kontribusi dan pemikiran yang dilakukannya tersebut.

Melalui kanal youtubenya, Senin, (7/9/2021) ia menyatakan rasa syukur dan juga bentuk ucapan terima kasih atas pengahargaan yang diterimanya tersebut.

“Merasa sangat terhormat dan bersyukur karena terpilih menjadi salah satu penerima penghargaan dari Kementerian Luar Negeri Jepang pada tahun 2021. Ucapan terima kasih syaa sampaikan khususnya kepada Perdana Menteri Luar Negeri Jepang Hirofumi Nakasone-san dan kepada Duta Besar  Kanasugi  Kenji-san serta seluruh diplomat dan staf Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia,” ungkapnya.

Yenny juga menambahkan bahwa penghargaan ini seperti tertulis dalam website Kementerian Luar Negeri Jepang, diberikan kepada individu maupun kelompok masyarakat. Penghargaan juga diberikan atas kontribusi para penerima terhadap hubungan persahabatan antara Jepang dengan negara penerimanya.

“Penghargaan itu juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan dukungan masyarakat Jepang atas kegiatan para penerima penghargaan. Saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Jepang atas segala dukungan yang kami terima selama beberapa tahun ini,”.

Baca  Juga: Yenny Wahid: Ayo Warga Bantu Warga

“Dalam upaya mempromosikan demokrasi, multikulturalisme dan toleransi didaerah khususnya Indonesia,” imbuhnya.

Seperti diketahui bersama bahwa ia kini tengah terlibat dalam program Desa Damai. Program ini merupakan kerjasama yang juga didukung oleh Jepang dalam pelaksanaannya.

“Rasa syukur khususnya dukungan pemerintah Jepang terhadap Program Desa Damai yang kami inisiasi bersama dengan UN Women, yang sebagian didanai oleh pemerintah Jepang,” imbuh Yenny.

Yenyy menjelaskan, Desa Damai bertujuan untuk menciptakan ketahanan dan persatuan sosial ditingkat masyarakat. Untuk mencapainya kami menggunakan tiga pendekatan. Pertama, pemberdayaan ekonomi, kedua pelatihan mekanisme pembangunan perdamaian dan ketiga pemberdayaan perempuan.

Inisiatif Desa Damai memiliki peran penting dalam membantu perekonomian masyarakat dan menguatkan pendapatan mereka. Keuntungan itu tentunya dirasakan dimasa pandemic dimana jutaan orang berjuang secara finansial.

“Melalui program ini, kami mengutamakan pemberdayaan perempuan karena kami percaya bahwa perempuan dapat menjadi agen perubahan dilingkungan masyarakat jika diberikan fasilitas yang layak,” jelasnya.

Agar mencapai dampak sesuai dengan yang diharapkan, program Desa Damai juga turut melibatkan banyak sektor.

“Kami melibatkan pemerintah, otoritas lokal, ulama dan pihak swasta untuk bekerjasama dalam mendukung peningkatan partisipasi perempuan pada proses pengambilan keputusan,”.

“Peningkatan akses perempuan terhadap kegiatan ekonomi serta mendukung keterlibatan komunitas lintas agama untuk meningkatkan pemahaman bersama sebagai upaya mencegah ekstrimisme berbasis kekerasan dan radikalisme di masyarakat,” terangnya.

Ia juga menuturkan bahwa berkat dukungan Jepang, upaya untuk semakin memperluas program Desa Damai terus bergulir.

“Dukungan dari pemerintah Jepang melalui PBB membuat kita dapat memperluas upaya kami ke banyak desa. Saya percaya kita dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan perdamaian masyarakat di Indonesia,” pungkasnya.

Penulis: Rio P

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed