by

Pembunuhan Satu Keluarga Muslim, PM Kanada Janji Ambil Tindakan Tegas

Kabar Damai  | Kamis, 10 Juni 2021

London | kabardamai.id | Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau berjanji untuk melipatgandakan upaya memerangi kelompok sayap kanan, Selasa, 8 Juni 2021. Komitmen ini muncul setelah dua hari serangan bermotif kebencian yang menewaskan empat anggota keluarga Muslim di Kota London, Ontario.

“Ini adalah serangan teroris, dimotivasi oleh kebencian, di jantung salah satu komunitas kami,” kata Trudeau di House of Commons setelah mengheningkan cipta.

Trudeau menambahkan, “Kita seharusnya tidak hanya mengatakan – cukup sudah. Kita harus mengambil tindakan. Kita tidak boleh membiarkan bentuk kebencian apapun mengakar karena konsekuensinya akan jauh lebih serius. Kita melihat hal itu di Christchurch. Kita melihat hal ini di tempat-tempat lain di seluruh dunia, dan kini kita menghadapinya di tanah air kita. Saat ini warga Kanada sangat marah atas apa yang terjadi hari Minggu, dan banyak warga Muslim ketakutan.”

Baca Juga: 300 Pelajar dan Guru di Kota Dole Pelajari Alat Musik Gamelan

Melansir Republika.co.id (8/6), Trudeau menyatakan, akan terus memerangi kebencian secara langsung dan daring, termasuk mengambil lebih banyak tindakan untuk membongkar kelompok-kelompok kebencian sayap kanan. Dia mencontohkan dengan langkah tegas pemerintah Kanada memasukkan kelompok Proud Boys ke dalam daftar teroris.

Polisi menyatakan, keluarga yang terbunuh pada akhir pekan akibat serangan sebuah truk pikap karena agama mereka. Para korban terdiri atas tiga generasi keluarga dan berusia antara 15 hingga 74 tahun. Seorang anak laki-laki berusia sembilan tahun yang selamat dan menjalani perawatan di rumah sakit dengan luka yang tidak mengancam jiwa.

Seorang saksi mata, Paige Martin menyebut truk hitam yang dikendarai Veltman menerobos lampu merah saat dirinya berjalan dan muncul tiba-tiba di tempat kejadian. “Kekacauan terjadi. Itu hal yang tidak pernah Anda ingin lihat,” katanya.

Sementara itu, melansir AFP, nama korban belum dirilis. Namun mereka dikatakan seorang wanita berusia 74 tahun, pria 46 tahun, wanita berumur 44 tahun dan remaja 15 tahun.

Seorang anak laki-laki berusia sembilan tahun selamat dari kejadian. Namun ia harus dirawat di rumah sakit dan sedang dalam masa pemulihan.

London merupakan kota berpenduduk sekitar 400 ribu orang yang terletak di tengah antara Detroit dan Toronto. Wilayah ini memiliki komunitas Muslim yang besar dan setidaknya tiga masjid.

Deretan bunga yang baru dipotong diletakkan di atas rumput di pintu masuk Masjid Muslim London, tempat ibadah di jantung komunitas yang pernah dihadiri para korban.

“Masjid Muslim London, ini adalah masjid tertua kedua di Kanada. … Komunitas London (Muslim) di sini telah membantu membangun kota ini,” kata petugas keterlibatan komunitas dari kelompok nirlaba Dewan Nasional Muslim Kanada, Omar Khamissa.

Serangan Terburuk Sejak tahun 2017

Peristiwa penabrakan oleh Nathaniel Veltman ini pun berdampak pada kewaspadaan komunitas Muslim di wilayah London.

“Islamofobia menggelegak di bawah permukaan dan muncul dari waktu ke waktu dengan konsekuensi yang menghancurkan,” ujar imam dan koordinator pendidikan Islamnya, Aarij Anwer.

Anwer menyatakan, pengurus masjid telah meningkatkan langkah-langkah keamanan setelah seorang pria bersenjata membunuh 51 orang pada 2019 di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru.

“Kami telah meningkatkan keamanan kami sejak saat itu, dan sekarang bahkan lebih,” kata Anwer, dikutip dari republika.co.id.

Serangan itu adalah yang terburuk terhadap Muslim Kanada sejak seorang pria menembak mati enam anggota masjid Kota Quebec pada 2017. Wali Kota London Ed Holder menyebutnya sebagai pembunuhan massal terburuk dalam sejarah kotanya.

Pada Februari, Kanada menetapkan kelompok sayap kanan Proud Boys sebagai entitas teroris. Keputusan ini dilakukan dengan alasan kelompok tersebut menjadi ancaman keamanan aktif setelah serangan di Gedung Capitol Amerika Serikat pada awal Januari di Washington. Meskipun kelompok itu tidak pernah melakukan serangan di Kanada, para pejabat mengatakan pasukan intelijen domestik merasa semakin khawatir tentang hal itu juga akan terjadi.

Turki Mengecam

uru Bicara Kepresidenan Turki, Ibrahim Kalin, mengecam pembunuhan satu keluarga muslim di London, Ontario, Kanada. Turki mendesak penghentian penggambaran negatif terhadap muslim di negara-negara barat.

“Barbarisme modern harus dihentikan. Demonisasi umat Islam harus diakhiri,” katanya dikutip Tempo.co dari Daily Sabah, Selasa, 8 Juni 2021.

Memperhatikan bahwa serangan itu dimotivasi oleh Islamofobia, Ibrahim Kalin mengatakan ketakutan yang dibangun mengarah pada kebencian, permusuhan, dan kekerasan.

Para pejabat Turki, termasuk Presiden Recep Tayyip Erdoan, kerap mendesak para pembuat keputusan dan politikus Barat untuk mengambil sikap menentang rasisme dan jenis diskriminasi lainnya.

Turki akan menyiapkan laporan tahunan tentang tindakan Islamofobia dan rasisme di negara lain, kata Menteri Luar Negeri Mevlüt Cavuolu awal tahun ini. Erdogan bulan lalu sekali lagi menegaskan bahwa Islamofobia telah berubah menjadi salah satu instrumen yang digunakan oleh politikus Barat untuk menutupi kegagalan mereka.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed