by

Peluang Jurnalis Milenial di Era Media Digital

Kabar Damai I Senin, 11 Oktober 2021

Jakarta I kabardamai.id I Media digital terus berkembang sehingga dapat menjadi peluang bagi para jurnalis muda untuk lebih kreatif dan produktif.  Amanda Valani Nurvadela yang sekarang menjadi Manajer Produksi Narasi TV dan Azizah Hanum yang bekerja menjadi seorang news anchor dan produser Liputan 6 SCTV menjelaskan mengenai besarnya peluang jurnalis muda dan milenial di era media digital seperti saat ini.

Amanda kemudian menyinggung mengenai pengalamannya selama sebelas tahun bergelut di dunia perjunalistikan. Dimana selama tujuh tahun ia berada di media pertelivisian dan empat tahun berada di media digital. Selain itu, menjelaskan bahwa seorang yang ingin menjadi jurnalis di masa sekarang harus memiliki kreativitas.

“Dimasa iniah penting bagi seorang jurnalis dan teman-teman yang memiliki kemampuan jurnalistik memiliki kreativitas dalam berbagai macam medium atau platform sosial media, instagramfacebook, apapun yang kamu sebut itu, sehingga jurnalis itu memiliki kemampuan berkomunikasi sesuai dengan karakter platformnya.” Jelas Amanda dalam webinar dengan  tema “Kreativitas Milenial Melalui Penguasaan Media Digital” via zoom meeting yang diselenggarakan Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Suara Ekonomi Universitas Pancasila Jakarta (9/10/2021).

Kembali ke definisi, aktivitas jurnalisme untuk mencari, mengolah dan mengirimkan informasi atau berita sebagai suatu bentuk produk jurnalisme. Kini, masyarakat menyebutnya dengan jurnalisme digital yang dimana, suatu produk jurnalisme disebarkan melalui internet ke seluruh penjuru dunia.

Selain itu, sejak munculnya jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter, orang-orang yang bekerja sebagai wartawan ataupun suatu media besar telah melakukan tindakan high-wire atau kebutuhan dalam menggunakan media sosial untuk melibatkan audiens dengan cara-cara yang baru dan inovatif dan audiens juga mempunyai power untuk melakukan pengawasan, komentar dan bahkan sebagai pembuat konten.

Baca Juga: Generasi Milenial dan Pancasila, Kunci Indonesia Emas 2045

Perkembangan internet yang semakin besar memaksa jurnalisme sebagai sebuah bentuk industri dan profesi mengalami perubahan dan berdampak pada segala aspek. Selain itu, cara kerja dari seorang jurnalis di era digital ini adalah mencari, mengolah dan menyiarkan berita.

Salah satu tantangan terbesar dalam menghadapi jurnalisme digital adalah saat media mulai menuju pada proses konvergensi multiskilling, penyatuan konten jurnalistik ke dalam jurnalisme digital dan juga hubungan antara produsen dan konsumen Selain jurnalis secara profesional, di era jurnalisme digital ini juga memungkin masyarakat atau warga mempunyai peran sebagai seorang jurnalis.

Public Speaking untuk Jurnalis

Adapun pemateri kedua, Azizah Hanum memaparkan materi mengenai pentingnya public speaking bagi seorang yang bergelut di bidang jurnalistik. Ia juga memaparkan prinsip dalam memulai pembicaraan yang mana prinsip ini diberi nama empat prinsip tahu. Yaitu tahu siapa lawan bicara, tahu topik apa yang dibicarakan, tahu bahwa kita percaya diri, dan terakhir tahu bahwa ini tentang isi pesan, bukan tentang kita.

Sebagai anak muda, yang memegang masa depan tentunya menjadi seorang jurnalis digital merupakan profesi yang sangat dibutuhkan. Dengan pemahaman yang baik, anak muda dapat menjadi agen perubahan, dengan tidak menyebarkan hoax di tengah besarnya peluang jurnalis media digital.

Kegiatan ini sendiri merupakan langkah nyata dari LPM Suara Ekonomi yang melihat bahwa media digital terus berkembang sehingga dapat menjadi peluang bagi para jurnalis muda untuk lebih kreatif dan produktif.

Acara webinar yang diadakan oleh LPM Suara Ekonomi ini dibuka dengan sambutan dari Kepala Pelaksana yaitu Nabila Balqist Ghina Husada. Dalam sambutannya ia menyampaikan bahwa, ia sangat berharap anak muda akan selalu menghidupkan ruang-ruang diskusi untuk mendapatkan pengetahuan mengenai dunia perjurnalistikan.

“Untuk itu saya berharap dengan diadakannya webinar ini dapat menjadikan acara tersebut sebagai sarana berdiskusi dengan pembicara. Dan saya juga berharap pada teman-teman untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat dari para pemateri webinar.” Ujarnya dalam sambutannya (9/10/2021).

 

Penulis: Ai Siti Rahayu

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed