by

Pandemi dan Spirit Berbagi Bangun Ketangguhan Bangsa

Kabar Damai  | Jumat, 16 Juli 2021

Jakarta – Surabaya | kabardamai.id | Di tengah pandemi Covid-19, sejumlah perusahaan memiliki inisiatif sosial untuk berbagi sesama dalam membantu warga terdampak. Hal itu terungkap dalam webinar bertema Encouraging Corporate Social Initiatives for Pandemic Solutions “Spirit Berbagi untuk Membangun Ketangguhan Bangsa” Rabu, 14 Juli 2021.

Dalam acara kerja sama SWA dan Inventure ini hadir sebagai keynote speaker Ketua Kadin, Arsyad Rasyid.

“Kami menilai perusahaan-perusahaan ini pantas diberi predikat pandemic heroes. Besaran dan skala aksi giving itu sifatnya relatif, karena tergantung kemampuan dan agenda masing-masing,” kata Group Chief Editor SWA, Kemal Effendi Gani dalam keterangan tertulisnya Kamis, 15 Juli 2021.

Melansir Beritasatu.com (14/7), sejumlah perusahaan yang memberi bantuan di antaranya PT Paragon Technology and Innovation, produsen kosmetik Wardah, mengucurkan dana Rp 40 miliar untuk membantu pemerintah menangani Covid-19. Sementara PT Astra International Tbk hingga Maret 2021 telah memberikan total bantuan senilai Rp 171,8 miliar.

Baca Juga: Meningkatnya Solidaritas Warga Kala Pandemi Kian Mengganas

Adapun PT Unilever Indonesia, yang hingga akhir 2020 memberikan dukungan dana Rp 200 milar, baik secara independen maupun berkolaborasi dengan ratusan rumah sakit dan lembaga lainnya. Lalu PT Adaro Energy Tbk berdonasi Rp 57 miliar, PT Barito Pacific Tbk Rp 48,5 miliar, dan Grup Triputra Rp 30,4 miliar. Dari BUMN ada Bank Mandiri Rp 56,7 miliar dan Pelindo III Rp 48,5 miliar.

Komitmen donasi itu diberikan dalam aneka program seperti pengadaan mobil ambulans, mesin ventilator, alat tes Covid-19 alat leindung diri (APD), hingga oxygen concentrator.

Namun yang menarik, kata Kemal, sejumlah perusahaan juga berkontribusi memanfaatkan kompetensinya. Misalnya, XL Axiata dan Telkomsel menyediakan bantuan pulsa, yang jika dirupiahkan cukup besar.

Lalu, PT Telkom bersinergi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika membangun aplikasi PeduliLindungi, serta menyiapkan sistem informasi yang disebut Satu Data Vaksinasi Covid-19.

Adapun PT Bio Farma berkontribusi nyata memproduksi puluhan juta dosis vaksin Sinovac dan membangun sistem distribusi vaksin nasional berbasis digital.

Untuk menetapkan daftar pandemic heroes, ada tiga indikator, yakni giving melihat besaran dan skala aksi serta terobosan perusahaan dalam menjawab tantangan pandemi. Kedua, institutionalized melihat bahwa program aksi yang dijalankan bersifat terorganisasi dan sistematis sehingga mendukung kesinambungan program. Ketiga, social impact melihat cakupan dampak program tersebut yang terukur dan dirasakan masyarakat,

Untuk bisa berkontribusi sosial secara signifikan, tidak hanya sekadar tradisi, tetapi kekuatan pendorong dalam diri pengelola perusahaan.

Gotong Royong Tangani Pandemi

Sebelumnya, di Jawa Timur,  berbagai kalangan yang terdiri dari dunia usaha, komunitas, maupun perorangan menunjukkan dukungannya kepada Pemerintah Kota Surabaya dalam penanganan pandemi Covid-19. Salah satu dukungan itu diwujudkan dalam pemberian sejumlah bantuan yang diterima langsung oleh Walikota Surabaya, Eri Cahyadi di Gelora 10 November, Jumat, 9 Juli 2021.

Melansir mimbarmaritim.com, Walikota Surabaya Eri Cahyadi pada kesempatan itu menyebut dukungan yang diberikan masyarakat merupakan cerminan Surabaya sebagai kota pahlawan. Hal ini mengingatkan pada semangat gotong royong yang selalu bersama-sama dalam mencapai sebuah tujuan. Walikota mengingatkan bahwa pemerintah membutuhkan dukungan semua pihak dalam menangani pandemi Covid-19.

“Pemerintah membutuhkan dukungan masyarakat, baik pribadi maupun dunia usaha untuk sama-sama bergerak, bergotong royong, khususnya membantu saudara-saudara kita yang terdampak langsung oleh pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung lebih dari satu tahun,” ujar Eri.

Sementara Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III Boy Robyanto menyambut baik ajakan Walikota Surabaya. Manajemen Pelindo III datang dan menyerahkan secara langsung bantuan dari Pelindo III Group kepada Pemerintah Kota Surabaya berupa 2,5 ton beras, 1,1 ton gula, 1.100 liter minyak goreng, dan 500 box mie instan.

“Kami sebagai BUMN memiliki tanggung jawab untuk mendukung pemerintah, utamanya dalam mengatasi pandemi, tidak hanya di Surabaya saja, melainkan di seluruh wilayah kerja Pelindo III yang tersebar di tujuh provinsi di Indonesia kami juga hadir bersama pemerintah daerah setempat,” jelas Boy.

Sebelumnya, lanjut Boy bahwa Pelindo III bersama Kementerian Kesehatan, TNI dan Polri bersama-sama menggelar sentra vaksinasi di sejumlah pelabuhan yang ditujukan kepada para pekerja pelabuhan dan masyarakat sekitar pelabuhan.

Pelabuhan yang menggelar vaksinasi beberapa diantaranya adalah Pelabuhan Tanjung Perak, Pelabuhan Tanjung Emas, Pelabuhan Tanjung Intan, Pelabuhan Benoa, Pelabuhan Tenau Kupang dan Pelabuhan Maumere.

“Saat ini Pelindo III sedang berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk menyiapkan vaksinasi bagi para calon penumpang kapal laut,” pungkas Boy. [beritasatu/mimbarmaritim]

 

Penyunting: Ahmad Nurcholish

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed