Ngopi Bersama dan Berdirinya Forum Sintang Damai (FORSIDA)

Kabar Utama347 Views

Kabar Damai I Sabtu, 08 Januari 2021

Sintang I Kabardamai.id I Pada hari Kamis (6/1/2022) pukul 19:30 WIB telah diselenggarakan Ngopi bersama dan bincang santai berbagai perwakilan agama, kepercayaan, etnis, profesi, leterasi, serta pemuda.

Acara penuh persaudaraan itu berlokasi di Saung atau Balai Ngopi milik seorang muslim Nahdlatul Ulama, dan panglima Pemuda Melayu. Tepatnya di Jln. Apang Semangai, depan SDN 01 Sintang, disamping gedung Pancasila.

Pertemuan itu adalah pertemuan bersejarah bagi Sintang. Pasalnya, belum pernah terbentuk paguyuban atau forum kebersamaan yang berisikan berbagai komunitas yang berbeda, yang lahir dari grassroot.

Ini murni berangkat dari kesadaran dan panggilan hati.  Orang-orang yang cinta kedamaian malam itu berkumpul menyatakan keprihatinan.

Dimana Sintang yang sejak lama merupakan kabupaten harmonis, damai, sontak tiba-tiba menjadi viral disebabkan sekelompok orang melakukan aksi intoleransi yang merusak bangunan Masjid di Balaigana, kecamatan Tampunak.

Baca Juga: Nobar dan Diskusi Sa Pu Hutan, Upaya Meningkatkan Kepedulian Terhadap Pelestarian Hutan

“Untuk itu, kita berkumpul bersama dalam suasana santai membangun komunikasi akrab demi kedamaian Sintang. Jangan sampai terjadi lagi kekerasan atas nama agama,” ujar salah seorang peserta dalam acara tersebut.

Semua orang bisa hidup tenang menjalankan keyakinan dan agamanya di Indonesia, termasuk di kabupaten Sintang. Menjadi berbeda-beda itu keniscayaan dan merupakan kodrat dari Tuhan sang Pencipta dan tercantum dalam Bhineka Tunggal Ika.

Masyarakat dari berbagai perwakilan organisasi di Sintang pada kegiatan tersebut bisa duduk berdampingan bersama, tanpa ketegangan, tanpa permasalahkan perbedaan diantara satu sama lain. Saling merayakan yang bersaudara dan bersatu dalam keberagaman.

“Kedepan kita akan bersama sama dalam kegiatan positif. Misalnya aksi sosial peduli kepada sesama,”.

 

Selanjutnya, kesepakatan bersama, paguyuban ini diberi nama FORSIDA (Forum Sintang Damai).

Sementara sebagai koordinator paguyuban ini di percayakan kepada ustadz Sajid Ahmad Sutikno terlebih dahulu, sebelum terbentuk kepengurusan.

Kedepan kita bisa gantian bertempat acara, bisa di Katholik, Kristen,  Ahmadiyah, Budha, klenteng Konghucu, Balai adat Dayak atau melayu, atau di Taman baca masyarakat dll. Acara pun selesai pukul 22:30 WIB.

Sumber: Notula Ngopi Perancangan FORSIDA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *