by

‘Muhammad: Sebuah Biografi Kritis’ Menyuguhkan Fakta Islam Ramah di Barat

Judul Buku:

Muhammad: Sebuah Biografi Kritis

Tahun: 2016

Tebal: 407 Halaman

Penulis: Karen Armstrong

Penerbit: Risalah Gusti

Penerjemah: Sirikit Syah

 

Berjudul asli ‘Muhammad: A Biography of The Prophet’ merupakan karya Karen Armstrong, seorang sejarawan perempuan asal Inggris yang ahli terkait sejarah agama-agama, khususnya tiga agama besar di dunia: Islam, Kristen dan Yahudi.

Buku ini pertama kali terbit pada 1991 oleh Victor Gollancz Ltd di Inggris dan di tahun-tahun berikutnya dipublikasikan oleh penerbit yang berbeda di Inggris, Amerika dan Kanada. Baru pada 2001, biografi ini mulai dipublikasikan hingga dicetak belasan kali oleh penerbit Risalah Gustri setelah ditranslasikan ke dalam bahasa Indonesia oleh Sirikit Syah.

Buku ini menawarkan sudut pandang baru, yaitu melalui hasil kajian sejarah yang sangat kritis, dalam melihat Muhammad yang merupakan Nabi utama bagi umat muslim. Penginterpretasian Muhammad pun terasa sangat berbeda: faktual, logis, lebih dekat dan lebih humanis serta kontekstual, bila dibandingkan – tanpa menyepelekan – dengan buku tentang Muhammad karya muslim lainnya. Hal ini karena penulis muslim tak jarang menjadi bias dengan keislamannya.

Armstrong menunjukkan Muhammad sebagaimana yang dia lihat berdasarkan kajiannya, sebagai “manusia paling menakjubkan yang pernah hidup” (the most remarkable human being who ever lived). Penelitian kritis ini juga melemahkan berbagai tuduhan tak beralasan terkait pribadi Muhammad yang penuh nafsu seksual serta perihal istri-istrinya yang penuh prasangka intimidatif.

Dalam melakukan penelitian ini, Armstrong menelusuri sumber-sumber klasik, salah satunya sumber dari Ibnu Ishaq (w. 767) yang merupakan sejarawan paling awal yang menulis tentang Muhammad. Sumber rujukan lainnya, yaitu Muhammad bin Sa’d (w. 848), Abu Jafar at-Tabari (w. 923) dan Muhammad bin Umar al-Waqidi (w. 820).

Karya tentang Muhammad setebal 407 halaman ini tak hanya berbicara tentang sosok Muhammad yang humanis tetapi juga mengangkat konflik antara dunia Barat dan Islam. Dilansir dari theguardian.com dan islamindonesia.id, buku ini merupakan tulisan Armstrong pertama khusus terkait Islam.

Setelah terbitnya buku ini, Armstrong mulai banyak diwawancarai dan diminta berbicara di televisi dan berbagai forum internasional mengenai hubungan Barat-Islam dan Armstrong tak pernah mengambil pendekatan politis dalam diskusi maupun karya-karyanya. Karenanya, setelah buku ini terbit, Armstrong beserta karya-karya selanjutnya terkait Islam menjadi semacam ‘jembatan’ yang mempertemukan antara Barat dan Islam yang ramah. [HH/Muhammad Sebuah Biografi Kritis]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed