by

Merry Riana: My Spiritual Journey

-Kabar Tokoh-143 views

Kabar Damai | Selasa, 27 April 2021

 

Jakarta I Kabardamai.id I Sosok Merry Riana telah dikenal oleh banyak masyarakat Indonesia, wanita yang merupakan seorang motivator dan pengusaha. Perempuan berdarah Tionghoa-Indonesia ini banyak dikagumi karena kesuksesannya dan kepiawaiannya dalam mengelola bisnis serta cerita perjuangan satu juta dolar yang sukses membawanya hingga saat ini.

Dibalik kesuksesannya, Merry Riana tidak pernah melupakan Tuhan. Bahkan, mencari dan berusaha mendekatkan diri dengan Tuhan guna memenuhi kebutuhan rohaninya telah dilakukan sejak lama. Lantas bagaimana penyertaan Tuhan dalam hidup Merry?

Menurut Merry, Tuhan adalah segalanya karena tidak hanya tunggal dalam memberikan manfaat pada dirinya namun dalam segala aspek kehidupan.

“Arti Tuhan is my god, my savior, his my father, his my friend, his my everything, his my reason until to day. Jadi susah menggambarkan arti Tuhan karena bagi saya Tuhan itu memegang banyak peran dalam hidup saya sampai detik ini. His everything for me.,” ungkapnyaketika bincang-bincang di Radio Katolikana, Rabu, 21 April 2021 lalu.

Merry menjelaskan tentang tantangan-tantangan yang terkadang membuatnya lupa akan Tuhan, hal tersebut karena kesibukan yang mengharuskannya untuk selalu produktif setiap waktu.

Di tengah kesibukan, kadang kita berfikir kapan ada waktu untuk. Kita harus benar-benar memiliki waktu untuk Tuhan. Ada saatnya disibukkan dengan banyak hal, bukan hanya lupa tapi kadang-kadang lebih memilih waktu untuk meeting daripada berdo’a, lebih produktif dan ada hasilnya, kadang seperti itu dan itu wajar bagi manusia.

Baca Juga : Cara Shakilla Zareen Perjuangkan Suara Ketidakadilan Terhadap Perempuan

Pandemi menjadi fase tersendiri bagi Merry, kesendirian untuk tetap berada di rumah kemudian membuatnya kini semakin mendekatkan diri pada Tuhan.

“Namanya manusia, kadang spirit kita mau tapi badan kita lemah. Tapi saya kembali lagi diingatkan berkali-kali kalau misalnya ada ayat di Alkitab yang mengatakan carilah dulu kerajaan Tuhan maka segalanya akan ditambahkan, dan menurut saya itu benar. Khususnya dimasa pandemi,” bebernya.

Merry Riana menempuh pendidikan di Singapura semenjak kerusuhan 1998. Harus hidup secara sederhana dan melakukan banyak hal disana. Bagi Merry, penyertaan Tuhan sangat berperan di sana.

 

Bukan dari Keluarga Kaya

Saat Merry berada di Nanyang Technological University (NTU), gara-gara kerusuhan 1998 dirinya harus mengungsi ke Singapura. Bukan dari keluarga kaya dan tidak pernah terfikirkan untuk kuliah keluar negeri. Namun,  berkat campur tangan Tuhan akhirnya Merry punya kesempatan untuk melanjutkan kuliah dan studi  di NTU.

Upaya mendekatkan diri kepada Tuhan saat berada di NTU menjadi pengalaman menarik bagi Merry, satu diantaranya ialah membawa Merry bertemu dengan suaminya saat ini.

Selain mendapatkan pasangan, masa-masa menempuh pendidikan di NTU dan juga dalam rangka mencari tahu lebih banyak tentang pengalaman spiritual. Merry merasa menemukan hal berbeda yang membawanya akan kerinduan dan kenyamanan untuk terus mendekat pada Tuhan.

“Pertemuan saya dengan roh kudus. Ketika saya ditahun kedua di NTU saya juga suka dengan kegiatan karismatik, jadi kalau di Singapur itu suka banget ada acara-acara yang selain diundang teman-teman yang Kristen ada juga festival antar denominasi jadi tidak hanya Kristen saja tapi juga Katolik juga datang. Saya cukup sering untuk mengikuti, sampai suatu hari saya tahu bahwa ternyata di Katolik juga ada cara-cara berdoa seperti itu,”

Merry mulai ikut Merry juga pernah mengikiti live in the spirit seminar dan disitu untuk bertama kalinya Merry merasakan roh kudus, Merry bisa berdoa dan merasakan Tuhan yang berbeda Setelah Merry selesai dari acara itu Merry merasa mengenal Tuhan yang berbeda.

Lebih jauh, bagi Merry Singapura adalah tempat dengan penuh keajaiban. Tidak hanya untuk dirinya namun juga banyak orang disana. Ia semakin merasa nyaman dalam bertuhan karena doa-doa yang ia lantunkan selalu dikabulkan oleh Tuhan.

“Ketiga, di Singapur banyak sekali keajaiban yang terjadi. Bahkan ada satu tempat yang selalu didatangi oleh orang untuk berdoa walaupun ia bukan Katolik. Saya selalu ingat bahwa Mother Marry selalu mengabulkan doa saya,” tandasnya.

Merry Riana bersaksi bahwa penyertaan Tuhan adalah nyata dan berpengaruh besar pada hidup. Kelancaran dalam berkarir dan banyak sektor lainnya. Oleh karenanya selalu mengingat dan mendekatkan diri pada Tuhan selalu ia lakukan, bukan hanya sekarang namun juga saat sejak lama.

 

Resoluisi yang Lebih Besar

Kini, Merry Riana punya resolusi yang lebih besar. Tidak hanya sekedar satu juta dolarnya namun lebih dari itu adalah kebermanfaatan bagi lebih banyak orang. Merry Riana kini selalu berikhtiar untuk lebih banyak memberikan dampak positif bagi semua orang terkhusus yang ada di Indonesia.

“Ketika saya sudah berjuang dan berhasil kemudian bisa bayar hutang dan mewujudkan mimpi saya terbebas dari masalah finansial, jadi orang sukses ada saat-saat saya merasa ada yang kurang, merasa hari-hari saya lebih semangat yang dulu ketika belum sukses dibandingkan sudah sukses. Ada saat-saat saya menuliskan saya menuliskan purpose dalam hidup saya yang saya tulis sejak tiga belas tahun lalu dan masih saya yakini hingga saat ini,” ungkapnya.

”Dari situlah saya merasa Tuhan telah memberikan banyak sekali berkat dalam hidup saya dan berarti saya harus memberikan berkat buat banyak orang melalui platform, kesempatan, waktu dan suara saya untuk menjadi testimoni for him. Jadi saat saya berulangtahun ke tiga puluh saya bukan lagi bermimpi untuk mendapatkan satu juta dollar tapi memberikan dampak positif untuk jutaan orang khususnya di Indonesia,” papar Merry.

“Ada banyak hal, tapi satu hal yang saya percaya selain karena giving tapi saya selalu mengungkapkan rasa kasih saya dengan benar-benar memaksimalkan apa yang ada pada hidup saya. Benar-benar pasrah dan menggunakan apa yang saya punya pada saat ini untuk bisa memuji kebesarannya dan lebih banyak lagi memberikan harapan dan pesan positif. Jadi, cara paling baik dalam diri saya untuk berterima kasih adalah dengan memaksimalkan talenta saya dan menggukannya untuk kebaikan dan kebesaran-Nya. Apapun itu caranya, salah satu caranya pula bagi saya ialah selalu berserah dan mau kembali ditempa untuk proses dan purpose yang berikutnya,” bebernya.

Bagi Merry, Tuhan akan selalu mendukung orang yang mau. Oleh karena itu, maul ah untuk melakukan sesuatu maka akan dibukakan pintu kemudahan baginya.

Merry  menyatakan bahwa kasih Tuhan dalam hidupnya teramat besar. Hal ini membuatnya tidak pernah lupa untuk bersyukur dan berterima kasih kepada-Nya. Memuji kebesaran Tuhan, berpasrah diri dan rela ditempa adalah hal yang selalu Merry lakukan untuk mengungkapkan rasa terima kasih tersebut.

“Saya percaya bahwa tidak ada yang kebetulan, walaupun dimulai dari hal yang kecil. Sama seperti yang paling penting adalah Tuhan itu selalu mencari orang yang mau bukan hanya mampu. Asalkan kita punya kemauan maka nanti Tuhan yang akan mengirimkan kemampuan, orang-orang baru, koneksi dan membersarkan. Tugas kita sebenarnya hanya percaya saja. Dari satu hal yang sederhana, asalkan kita nurut dan percaya sesuatu yang dimulai dengan kebaikan kemudian juga pasti akan berakhir dengan kebaikan juga.”

Belajar dan menambah pengetahuan adalah salah satu bentuk bersyukur, Merry merekomendasikan satu buku untuk dibaca dalam bermimpi besar dan dalam tetap mendekatkan diri kepada Tuhan.

“Kalau ada satu mungkin The Purpose Driven Live, itu penting karena setiap orang dalam hidup ini harus tau apa purpose nya. Tuhan mencipakan kita dengan segala macam kuasanya dan setiap dari kita tidak ada kuasanya. Jadi kita harus benar-benar mengetahui  dan mengenal. Tuhan menciptakan kita dan memberikan give-give kepada kita untuk kita bisa memaksimalkan untuk purpose kita,” pungkasnya.

 

Penulis: Rio Pratama

Editor: Ai Siti Rahayu

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed