by

Merindukan Gus Dur Peserta PTI-14 Berziarah ke Makam Gus Dur

-Peacetrain-31 views

Kabar Damai | Minggu, 31 Agustus 2022

Jakarta | kabardamai.id | Merindukan Gus Dur Peserta Peace Train Indonesia-14 berziarah ke Makam Gus Dur, Minggu (31/07/2022).

Gus Dur merupakan tokoh penting bagi seluruh pemeluk agama di Indonesia. Toleransinya yang besar terhadap seluruh umat beragama yang ada di Indonesia memberikan kenangan atas kedamaian yang tercipta.

Gus Dur adalah sosok tokoh bangsa yang selalu berusaha meng-Indonesia. Sebuah upaya aktif  dan teladan dari Gus Dur banyak diingat sahabat dan mereka yang mengupayakan Indonesia yang damai,  kesempatan melalui ziarah sekaligus belajar perdamaian dari Gus Dur dan kota kelahirannya menegaskan bahwa kaum muda harus berani mengembalikan semangat Gus Dur demi Indonesia yang lebih damai.

Kegiatan ziarah diisi dengan doa lintas iman dari Agama Muslim, Kristen, Katolik, Buddha, Sikh dan Bahai.

Baca Juga: PTI-14: GKJW Mojowarno Selalu Merawat Perdamaian Lewat Tradisi

Turut hadir dalam kegiatan ini, Pdt. Gomar Gultom Ketua Umum PGI (Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia), Romo Johannes Hariyanto Sekertaris Umum ICRP (Indonesian Conference on Religion and Peace), dan Suraji Program Manager YBAW (Yayasan Bani Abdurrahman Wahid).

Vinsentius Arti Permata, Mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Cendrawasih sebagai perwakilan peserta PTI ke-14 dari Papua, mengungkapkan rasa bangga dan harunya bisa mengikuti perjalanan ke Jombang dan ziarah mengenang Gus Dur.

Bagi Vinsen dan seluruh masyarakat Papua, Gus Dur adalah tokoh yang begitu dekat dengan Papua, “Karena Gus Dur kami bangga menjadi orang Papua, Gus Dur selalu berusaha keras mengembalikan harkat dan martabat masyarakat Papua, mengembalikan nama Papua, dan megizinkan bendera Bintang Kejora berkibar,” ungkap Vinsen.

Gus Dur adalah adalah satu-satunya presiden Indonesia yang secara terbuka mengakui kembali masyarakat Papua sebagai bangsa. Dengan perjalanan PTI Jakarta-Jombang ini, Vinsen berharap dapat merasakan kehadiran Gus Dur yang sangat ia rindukan.

 

Penulis: Ai Siti Rahayu

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed