by

Menyatukan Masyarakat Melalui Pemanfaatan TIK

Oleh: Vanni Setio Cantika Putri

Teknologi komunikasi untuk menyampaikan informasi telah bergulir sejak zaman prasejarah. Awalnya, komunikasi menggunakan suara dengusan dan isyarat tangan. Lalu, berkembang sampai sekarang yang menggunakan peralatan komunikasi lebih modern.

  1. Masa Prasejarah (… sampai 3000 SM)

Di zaman prasejarah, manusia purba berkomunikasi melalui informasi di dinding-dinding gua. Mereka menceritakan pengalaman berburu dan binatang buruannya. Mereka melukis untuk mewakili berbagai hal yang hendak dikatakan. Obrolan di antara manusia masih sebatas dengusan, bahasa isyarat, dan gerakan tangan.

  1. Masa Sejarah (3000 SM sampai dengan 1400 M)

Di masa sejarah, teknologi komunikasi berevolusi menjadi lebih baik. Proses menggambar di dinding gua masih berlangsung. Namun, berkembang lagi caranya dengan menggunakan simbol seperti pada masa kehidupan Bangsa Sumeria yang memakai huruf piktograf di era 3000 SM.

Periode 2900 SM muncul huruf hieroglif oleh bangsa Mesir kuno. Di tahun 1570-1045 SM, sistem menulis ikut berkembang pada masa dinasti Shang di Cina. Masuk ke masa tahun 500 SM, bangsa Mesir kuno memakai pohon papyrus sebagai kertas. Serat papyrus ditulisi beragam informasi.Selanjutnya, Tsai Lun dari bangsa Cina menemukan kertas dari serat bambu dan memungkinkan sistem pencetakan memakai blok kayu yang ditoreh dan dilumuri tinta.

  1. Masa Modern (1400 M – sekarang)

Pada masa modern teknologi komunikasi telah memungkinkan informasi bisa menyebar sangat luas. Di masa ini ditemukan koran, telegraf, telepon, mesin ketik, radio, televisi, hingga internet yang memudahkan orang berkomunikasi sekaligus menyampaikan informasi lebih cepat.

Teknologi informasi menggambarkan perkembangan peradaban manusia yang diiringi melalui perkembangan cara penyampaian informasi. Dulunya manusia purba menyampaikan informasi melalui lukisan di dinding-dinding goa. Sekarang arus informasi sudah bisa diakses dengan mudah melalui internet.

Begitu pula ragam informasinya. Masa sekarang semakin banyak informasi yang diserap. Internet seolah mampu memberikan informasi tanpa batas. Namun, hal ini tidak dirasakan pada zaman lampau. Pada awal sejarah, bahasa dipakai sebagai alat tukar informasi. Hanya saja, bahasa lisan memiliki kelemahan yakni informasinya mudah dilupakan dan tidak bisa disimpan lama, termasuk ada keterbatasan jangkauan suara.

Sedikit lebih maju, informasi berkembang menggunakan gambar dari zaman purba sampai sekarang. Sejak ditemukan alfabet dan angka arabik, penyampaian informasi berjalan lebih efisien. Alfabet memudahkan manusia untuk menyampaikan informasi melalui tulisan.Saat ditemukan teknologi pencetakan, informasi menjadi lebih mudah disebarkan. Hal serupa juga terjadi ketika mulai muncul radio, televisi, hingga komputer yang membuat informasi menyebar jauh lebih luas jangkauannya.

Setelah itu, teknologi informasi menjadi suatu disiplin ilmu yang penting. Teknologi informasi merupakan sebuah teknologi yang digunakan untuk mengolah data, meliputi memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dengan berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas.

Tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini adalah perkembangan teknologi, terutama dalam perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Karena selain berdampak positif, namun juga memiliki sisi negatif yaitu dapat menyebarkan berita bohong atau hoaks.

Baca Juga: Perempuan dan Praktik Jurnalisme Damai

Banyak juga pihak pihak yang menyalahgunakan teknologi informasi seperti bentuk bentuk penayalahgunaan tersebut diantaranya adalah penyebaran paham radikalisme, pembobolan rekening nasabah, penipuan berkedok jual beli, pornografi, dan berbagai penyalahgunaan lainnya yang dapat menyebabkan merusak otak para generasi muda, rasa tidak aman, serta timbul perpecahan. Tetapi tidak hanya dampak buruk yang diberikan, teknologi informasi dan komunikasi juga memiliki dampak baik dalam perannya di zaman modern ini  salah satunya guna membantu pembangunan bangsa dan menjadi sarana permesatu masyarakat dalam mencegah intoleransi serta membantu masyarakat menerima kegeragaman.

Indonesia adalah negara yang terdiri dari berbagai macam provinsi, wilayah, suku, ras, agama, dan bahasa. Hal itu Luasnya daerah dan terdiri dari berbagai etnis, dan budaya membuat Indonesia memerlukan teknologi informasi dan komunikasi sebagai sarana mempersatukan keragaman tersebut. Oleh sebab itu peranan penting teknokogi informasi dan komunikasi ini adalah untuk mengumpulkan, mengelola, menyimpan, menyelidiki, membuktikan dan menyebarkan informasi penting secara efektif dan efisien supaya tumbuh jiwa nasionalisme dalam suatu bangsa.

Pembangunan negara ini juga memerlukan peran penting teknologi informasi dan komunikasi untuk dapat terlaksana secara efektif. Peran teknologi informasi dan komunikasi adalah untuk memperlancar proses-proses partisipatif oleh kelompok komunitas yang berbeda, bersama-sama pemangku kepentingan lainnya dan beberapa agen pembangunan serta peneliti yang bekerja dengan komunitas serta para pengambil keputusan.

Bukan hanya dibidang politik, sosial, dan pendidikan, teknologi informasi dan komunikasi juga diperlukan dibidang pertanian. Pendekatan Penyuluhan dan Pembangunan masyarakat (P3M) dilaksanakan adalah untuk kepentingan penyebaran informasi pertanian ekonomi rumah tangga dan kesehatan masyarakat. Penyuluhan yang diterapkan di masyarakat tidak terlepas dari teknologi informasi dan komunikasi, karena tanpa komunikasi mustahil peternak mengetahui adanya teknologi baru dan perkembangan harga hasil ternak.

Berbagai fenomena terkait peran teknologi informasi dan komunikasi menunjukkan bahwa suatu kebujakan pemerintah diberbagai bidang menjadi lebih efektif jika menggunakan teknologi informasi dan komunikasi sebagai sarana yang dibutuhkan masyarakat. Pemerintah sangat menyadari penting teknologi informasi dan komunikasi untuk pembangunan bangsa, karena melihat semakin meningkatnya penggunaan Teknologi sebagai sarana transsaksi jual beli masyarakat.

Dari penjelasan tadi kita dapat menyimpulkan bahwa adanya sisi baik dan buruk dari teknologi informasi. Di satu sisi, teknologi memiliki keuntungan bagi orang yang menggunakannya. Misalkan saja dalam hal berbagi informasi, para pelajar dapat mengakses informasi dunia dengan cepat dan mudah, sehingga mereka dapat menyadari bahwa dunia seakan berada di genggaman mereka. Suatu akses yang tentunya akan memperkaya para pelajar dengan segudang informasi yang dapat memacu motivasi mereka untuk meningkatkan kreativitasnya, khususnya dalam bidang informatika dan membantu mempermudah pekerjaan masyarakat.

Di sisi lain penyalahgunaan yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab dalam menggunakan teknologi membuat kekacauan, penipuan, keresahan, dan merusak otak para generasi muda dengan bebagai macam cara. Nah, supaya kita terhindar dari hal tersebut ada baiknya kita menyaring terlebih dahulu informasi yang didapatkan, tidak mudah percaya, mencari kebenaran terlebih dahulu sebelum menyebarkan serta membagi waktu dan mendekatkan diri kepada Tuhan yang Maha Esa.

Dunia informasi saat ini seakan tidak bisa terlepas dari teknologi. Penggunaan teknologi oleh masyarakat menjadikan dunia teknologi semakin lama semakin canggih. Komunikasi yang dulunya memerlukan waktu yang lama dalam penyampaiannya, kini dengan teknologi segalanya menjadi sangat cepat dan seakan tanpa jarak. Membuat kita yang berada di Indonesia pun tahu akan masalah atau peristiwa yang terjadi di luar negeri akibatnya masyarakat menjadi kritis dan tanggap terhadap hal yang berkembang.

Perkembangan dunia teknologi informasi yang demikian pesatnya telah membawa manfaat luar biasa bagi kemajuan peradaban umat manusia.Kegiatan komunikasi yang sebelumnya menuntut peralatan yang begitu rumit, kini relatif sudah digantikan oleh perangkat mesin-mesin otomatis. Sistem kerja alat teknologi telah mengalihfungsikan tenaga otot manusia dengan pembesaran dan percepatan yang menakjubkan. Begitupun dengan telah ditemukannya formulasi-formulasi baru aneka kapasitas komputer, seolah sudah mampu menggeser posisi kemampuan otak manusia dalam berbagai bidang ilmu dan aktivitas manusia. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang telah kita capai sekarang benar-benar telah diakui dan dirasakan memberikan banyak kemudahan dan kenyamanan bagi kehidupan umat manusia.

Oleh: Vanni Setio Cantika Putri, Siswi SMAN 1 Pontianak

Diolah dari berbagai sumber

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed