by

Menjadiklan Paskibraka Sebagai Pemimpin Bangsa yang Berjati Diri Pancasila

Kabar Damai | Rabu, 28 Juli 2021

Jakarta | kabardamai.id | Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) lakukan kegiatan Persiapan Pembekalan Pembinaan Ideologi Pancasila Dalam Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Calon Paskibraka Nasional Tahun 2021. Pelaksanaan itu dilakukan secara daring mengingat kondisi masih dalam suasana pandemi COVID-19.

Laman BPIP mewartakan, dalam acara tersebut hadir memberikan sambutan Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora, Dr. H. M. Asrorun Ni’am, S.Ag., M.A. dan Deputi Bidang Pendidikan dan Pelatihan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Dr. Baby Siti Salamah, M.Psi., Psikolog yang juga memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut.

Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora, Dr. H. M. Asrorun Ni’am, S.Ag., M.A. mengatakan, kegiatan Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Calon Paskibraka Nasional Tahun 2021 ini sebuah keistimewaan yakni kolaborasi pertama kali antara Kemenpora dan BPIP. Menurutnya, implementasi Peraturan Presiden Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pembinaan Ideologi Pancasila kepada Generasi Muda melalui Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka.

“Perlu dipahami baik-baik bahwa Paskibraka tidak bertugas hanya untuk baris berbaris dan mengibarkan bendera merah putih pada saat ulang tahun kemerdekaan dan selesai, tetapi di pundak mereka ada amanah besar sebagai sosok pemimpin muda nasional” ujar Asrorun Ni’am, dikutip dari bpip.go.id.

Sementara itu, Deputi Bidang Pendidikan dan Pelatihan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Dr. Baby Siti Salamah, M.Psi., Psikolog menjelaskan Pembinaan Ideologi Pancasila yang dilakukan kepada calon Paskibraka nasional ini sangat strategis untuk mewujudkan purna Paskibraka sebagai pemimpin bangsa yang berjati diri Pancasila di era Revolusi Industri 4.0 dan Masyarakat Digital 5.0 mendatang.

Kepemimpinan Pancasila tersebut diperlukan oleh bangsa ini dalam pelaksanaan pembangunan nasional dengan tantangan lingkungan strategis yang sangat volatil, penuh ketidakpastian, sangat kompleks, dan penuh dengan ambiguitas di era digital ke depan.

Baca Juga: BPIP Susun Juknis Pembekalan Pembinaan Ideologi Pancasila untuk Paskibra

“Sebagai Purna Paskibraka Duta Pancasila maka kalian kelak akan menjadi pemimpin dan teladan dalam menumbuhkembangkan kecintaan terhadap bangsa dan negara, penegakkan dan penerapan terhadap nilai Pancasila, serta merawat dan memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai konsensus Bangsa Indonesia,” terangnya saat memberikan sambutan.

Baby menegaskan, Dalam rangka mewujudkan purna Paskibraka sebagai teladan dan pemimpin dalam penegakkan dan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam semua sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara maka setiap purna Paskibraka nasional ditetapkan sebagai Purna Paskibraka Duta Pancasila.

“Penetapan purna Paskibraka sebagai Purna Paskibraka Duta Pancasila tingkat nasional dilakukan oleh Kepala BPIP, sedangkan di tingkat provinsi ditetapkan oleh Gubernur, serta di tingkat kabupaten/kota ditetapkan oleh Bupati/Walikota” lanjutnya.

Menjadi Duta Pancasila

Sementara itu, dalam pembukaan pelatihan, Kepala BPIP Prof. Yudian Wahyudi menjelaskan bahwa Paskibraka 2021 tahun ini diharapkan mampu menjadi duta Pancasila di masa generasi yang akan datang.

“Saya berharap agar adik-adik Paskibraka 2021 tahun ini bisa menjadi pelopor yang dapat diteladani oleh generasi muda yang akan datang. Sehingga dapat menjalankan tugas dan bisa merawat Pancasila dimasa yang akan datang”, tutupnya pada saat membuka Diklat PIP Paskibraka 2021.

Sedangkan Wakil Kepala BPIP Prof Hariyono mengatakan terpilihnya calon Paskibraka 2021 ini merupakan sebuah peluang dan sekaligus tugas yang benar dan mulia. Menurutnya, menjadi seorang pengibar bendera merah putih bukan hanya sekedar kain merah dan putih, melainkan sebagai simbol dan tanda identitas dari sebuah bangsa.

“Bendera yang adik adik kibarkan nanti bukan hanya semata mata dikibarkan di atas tiang bendera, tetapi dikibarkan untuk meningkatkan, menjaga, dan membangun peradaban bangsa”, jelasnya saat memberikan pengarahan paskibraka, (26/07).

Paskibraka 2021 Tampil Beda

Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2021 bakal tampil berbeda dari tahun sebelumnya. Selain bertugas mengibarkan bendera pusaka, mereka juga akan dikukuhkan sebagai Duta Pancasila setelah mengikuti Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP).

Melansir kabar24.bisnis.com, Deputi Bidang Pengendalian dan Evaluasi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Rima Agristina mengatakan, PIP untuk Paskibraka merupakan amanat dan implementasi Peraturan Presiden Nomor 13 Tahun 2021 dan Peraturan BPIP Nomor 1 Tahun 2021 Tentang Pembinaan Ideologi Pancasila pada Generasi Muda Melalui Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka.

Dalam Perpres itu disebutkan, PIP Paskibraka dilaksanakan mulai dari tingkat kabupaten/kota sampai tingkat nasional. Selanjutnya, Paskibraka yang telah mengikuti PIP akan ditetapkan sebagai Paskibraka Duta  Pancasila.

“BPIP berdasarkan Perpres diberikan tugas untuk melaksanakan PIP kepada Paskibraka dan Purnapaskibraka. PIP kepada Paskibraka dimulai dari tahapan rekrutmen dan seleksi, pemusatan pendidikan dan pelatihan serta pengukuhan, berkoordinasi dengan Kementrian, dan dilanjutkan pembekalan setelah Paskibraka selesai bertugas untuk menjadi Duta Pancasila,” jelas Rima dalam Rapat Sosialisasi PIP melalui Program Paskibraka Tahun 2021, yang digelar secara daring, Kamis, 17 Juni 2021 lalu.

Rima menegaskan, pemahaman nilai-nilai Pancasila sangat penting pada generasi muda. Dengan mengikuti PIP, para Duta Pancasila ini selain dapat memahami juga mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila sebagai laku hidup sehari-hari, serta menjadi teladan di kalangan generasi muda.

Dia juga berharap program tersebut dapat menyiapkan putra-putri terbaik bangsa untuk menjadi calon pemimpin Indonesia masa depan yang memahami dan memegang konsensus terhadap Pancasila.

Total ada 8 satuan pembelajaran untuk menjadi Paskibraka Duta Pancasila. Delapan tahapan itu terdiri atas 2 JP tes materi PIP, 3 JP  pembekalan pemusatan pelatihan, 1 JP pengukuhan, dan 2 JP pembekalan sebelum pelantikan Duta Pancasila.

Para Duta Pancasila ini nantinya akan diwadahi dalam organisasi Duta Pancasila Paskibraka Indonesia yang bertugas dan fokus pada pengarusutamaan Pancasila. Selain itu, para Duta Pancasila akan mendapat prioritas dan akses terhadap pelatihan dan pembekalan pengarusutamaan Pancasila.

“Apa saja programnya sedang kami koordinasikan melibatkan juga lintas kementerian,” tuturnya.

Kapan Duta Pancasila akan dikukuhkan?

Rencananya akan digelar sesaat setelah penugasan dilaksanakan. Diharapkan Presiden Joko Widodo dapat memberi pembekalan pada penetapan Paskibraka sebagai Duta Pancasila. Pengukuhan pembacaan ikrar Paskibraka akan dipimpin oleh Kemenpora.

Sementara, penetapan sebagai Paskibraka Duta Pancasila akan dipimpin oleh Kepala BPIP Yudian Wahyudi. [berbagai sumber]

 

Editor: Ahmad Nurcholish

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed