by

Menimba Semangat Toleransi dari Filem Bumi Itu Bulat

Kabar Damai | Selasa, 20 Juli 2021

Jakarta | kabardamai.id | Film memang bisa jadi salah satu media untuk menyebarkan pesan positif. Lewat film berjudul Bumi Itu Bulat, beberapa inisiator kembali mengedepankan pentingnya toleransi di tengah keberagaman yang ada di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan saat launching film yang perdana tayang pada 14 April 2019 lalu. Selain memperkenalkan film tersebut, dalam kesempatan yang sama juga berlangsung tentang pentingnya toleransi di masyarakat.

Dilansir dari Fimela.com, Komika Arie Kriting yang dalam film Bumi Itu Bulat bertindak sebagai pemain sekaligus produser mengatakan, di era perkembangan sosial media, terlebih menjelang pesta demokrasi, isu tentang toleransi menjadi hal yang penting. Menurutnya, perbedaan yang ada di Indonesia sepatutnya menjadi kekayaan budaya yang dilestarikan, bukan malah dijadikan isu untuk menjatuhkan satu sama lain.

“Kita yang hidup di Indonesia dengan kemajemukan, harusnya di syukuri dan lestarikan dengan cara menumbuhkan persaudaraan warga negara dan toleransi antar sesama,” ungkap Arie Kriting di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Senin, 11 Maret 2019 lalu.

Sumber Foto: ANTARA

Baca Juga: Dark Blue Kiss: Memanusiakan Manusia Marjinal

Hal senada pun diungkapkan Christine Hakim yang membintangi film Bumi Itu Bulat.

“Kita selama ini kurang bersyukur bangsa Indonesia ini. Dikasih kekayaan keberagaman dan kekaayaan alam selama puluhan tahun,” terang Christine Hakim.

Film Bumi Itu Bulat menyampaikan kesuksesan toleransi dalam kehidupan berbangsa melalui ajang Asian Games 2018. Melalui tema tersebut, para inisiator seperti Gus Yaqut (Ketua Umum PP GP Ansor, kini Menteri Agama), Robert Ronny (Produser Film), Christine Hakim, Arie Kriting, dan Jenahara Nasution merasa perlu memberi pesan melalui jembatan yang mudah dimengerti oleh anak muda.

Film Bumi Itu Bulat dipersembahkan oleh beberapa pihak seperti Inspira Pictures, Astro Shaw, GP Ansor, dan Ideosourse Entertainment sebagai sarana yang tepat untuk memberikan contoh tentang menyebarkan toleransi tanpa harus menggurui.

4 Pesan Penting

Dalam film produksi Inspira Pictures, Astro Shaw, GP Anshor, dan Ideosource Entertainment itu, Tissa Biani berperan sebagai Rara, adik dari Rahabi (Rayn Wijaya).

“Dari segi karakter, Rara anak baik dan punya cita-cita untuk jadi dokter dan banyak konflik dengan papa dan kakaknya,” ujar Tissa Biani saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (2/4/2019). Berikut 4 pesan dari film Bumi Itu Bulat yang mengajarkan toleransi.

  1. Toleransi dan Perbedaan

Diakui Tissa Biani, film terbarunya tersebut memiliki banyak pelajaran yang bisa diambil. Salah satunya Bumi Itu Bulat membahas akan pentingnya toleransi dan perbedaan.

“Banyak pesan yang dapat kita ambil dari film Bumi Itu Bulat, mulai dari pentingnya toleransi, perbedaan, dan aku senang banget bisa jadi bagian dalam film ini,” ucap perempuan berusia 16 tahun tersebut.

  1. Peran Pemuda

Tissa Biani juga berharap dengan adanya film ini, kaum milenial dapat memiliki rasa toleransi terhadap sesama. Apalagi, peran pemuda dalam suatu negara sangat penting demi masa depan.

“Sebagai anak muda kita adalah agent of change, 10 atau 20 tahun lagi Indonesia itu ada di tangan kita semua. Sehingga, kemajuan bangsa Indonesia tergantung dari kita. Jadi kalau misalnya bisa ditanamkan nilai-nilai positif ya dari sekarang,” jelasnya.

  1. Tanpa Paksaan

Dalam film tersebut, penampilan Febby Rastanty sangat berbeda dengan kesehariannya. Pasalnya kali ini perempuan 23 tahun itu dituntut untuk menggunakan hijab Syari.

Febby mengaku tidak sedikit para penggemarnya menginginkan dirinya untuk menutup auratnya dengan Berhijab. Febby pun hanya bisa mengucapkan terima kasih.

“Sebagai manusia itu mungkin syar’i sesuai dengan syariat Islam mungkin baik, kan sesama manusia tugasnya saling mengingatkan. Tapi ya kalau bisa jangan dipaksa karena kalau sudah ranahnya agama itu urusan manusia pribadi sama Tuhannya. Tapi kalau misalnya diingatkan, Feby terima kasih. semoga insya Allah secepatnya,” tegasnya.

 

  1. Tetap Satu

 

Arie Kriting selaku perwakilan dari para inisiator film Bumi Itu Bulat berharap film yang dibintangi oleh Tissa Biani dan Kenny Austin ini bisa menjadi angin segar ditengah perbedaan yang kerap ditonjolkan jelang Pilpres.

“(Film Bumi itu Bulat) Banyak pesan toleransi, materi sangat baik karena Indonesia berbeda, tetapi tetap satu dan tidak boleh terpecah belah,” ujar Arie Kriting. [fimela.com]

 

Editor: Ahmad Nurcholish

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed