by

Menggunakan Kultur Nusantara, Berikut Perbedaan Hindu Bali dan Hindu India

Kabar Damai I Minggu, 06 Juni 2021

Jakarta I kabardamai.id I Agama Hindu adalah agama yang sudah ada 600 tahun sebelum Masehi di India. Agama ini merupakan kelanjutan dari brahmanisme atau kepercayaan Weda kuno, dan di Indonesia Agama Hindu masuk mulai tahun 130 Masehi.

Hinduisme memiliki sejumlah pandangan terhadap Tuhan mulai dari monoteisme, henoteisme, polytheisme, panteisme, animisme hingga atheisme. Walaupun semuanya bersumber dari Weda tetapi pandangan terhadap Tuhan antara satu wilayah dengan wilayah yang lain berbeda-beda.

Maka dari itu Hindu yang ada di Indonesia dan Hindu yang ada di India memiliki perbedaan. Jika dilihat lebih teliti, meskipun sama-sama Hindu, terdapat banyak sekali perbedaan antara Hindu di Bali dan Hindu di India.

Bahkan perbedaan ini terlihat sangat kentara, mulai dari makanan yang dikonsumsi, pakaian suci untuk sembahyang, hingga hari-hari besar yang dirayakan. Mungkin yang harusnya menjadi pertanyaan adalah “Kenapa kedua agama yang berbeda ini sama-sama menggunakan nama Hindu?”.

Baca Juga: Ragam Pendekatan dalam Memahami Agama

Penyebab utama perbedaan ajaran Hindu di Bali dan di India yaitu karena Hindu memiliki sifat lebih moderat dan mampu menyesuaikan diri dengan budaya masyarakat. Ajaran Hindu dengan mudah mengalami akulturasi tanpa menghancurkan nilai-nilai kearifan lokal yang berlaku. Dalam ajaran Hindu, perbedaan cara pandang tidak dipermasalahkan karena sebenarnya memiliki tujuan dan prinsip yang sama.

Perbedaan pandangan harus diterima karena keberagaman dan kebebasan adalah bentuk dari kekayaan. Hindu di India mengambil filsafat dari Weda dengan tradisi asli masyarakat India. Sedangkan Hindu di Bali adalah suatu bentuk perpaduan antara filsafat Weda dan Buddha dengan upacara serta kultur khas masyarakat Bali. Meskipun berbeda, namun yang menyatukan keduanya adalah konsep-konsep sakral dalam kitab Weda.

Agama Hindu di India sangat beragam dan memiliki banyak sekte, seperti diantaranya Hindu Rama, Hindu Shinta, serta Hindu Hanoman. Setiap sekte tersebut memiliki tempat peribadatan yang berbeda-beda. Berbeda dengan India, Hindu yang berkembang di Indonesia identik dengan Bali, mulai dari model tempat peribadatan dan bentuk-bentuk ritualnya. Meski di luar Bali, tempat dan ritual ibadah Hindu di Indonesia selalu sama.

Agama Hindu merupakan agama terbesar ketiga setelah Muslim dan Kristiani dengan pengikut mencapai 1,2 miliar di mana 94% tinggal di India. Walaupun didominasi oleh Hindu di India, tetapi Hindu Bali memiliki keunikan tersendiri. Keunikan inilah yang menyebabkan beberapa perbedaan antara Hindu Bali dengan Hindu yang ada di India.

  1. Beda kultur

Agama Hindu Bali upacara dan peribadatannya menggunakan kultur Nusantara sedangkan agama Hindu di India menggunakan kultur India.

  1. Perbedaan hari raya

Agama Hindu di Bali merayakan hari raya Galungan, Kuningan, Nyepi, dan berbagai macam hari raya suci lainnya. Sedangkan agama Hindu di India tidak merayakan hari tersebut melainkan mereka memiliki hari suci lainnya seperti dipawali, Durga Puja, dan Holly.

  1. Makanan

Agama Hindu di Bali jarang vegetarian. Sedangkan agama Hindu di India banyak yang vegetarian.

  1. Catur warna dan panca warna

Agama Hindu di Bali menerapkan catur warna yakni Brahmana, Ksatria, Waisya, dan Sudra. Sedangkan agama Hindu di India mempraktekkan yang disebut dengan panca warna yang terdiri dari Brahmana, ksatria, Waisya, Sudra dan Parya.

5.Hindu India hanya Weda

Agama Hindu di Bali merupakan perpaduan antara filsafat Weda dan dan Budha, sedangkan agama Hindu yang ada di India hanya menggunakan filsafat Weda.

  1. Beda suasana

Pada saat tahun baru Saka agama Hindu di Bali akan merayakan hari raya Nyepi di mana masyarakat akan meninggalkan berbagai aktivitas dan berdiam diri dirumah. Sedangkan agama Hindu di India pada saat tahun baru Saka akan berkumpul beramai-ramai di jalanan sambil menjinjing gentong.

  1. Nama tempat Ibadah

Nama tempat suci agama Hindu di Bali disebut dengan pura sedangkan di India disebut dengan kuil.

  1. Jumlah sembahyang

Agama Hindu di Bali sembahyang tiga kali sehari atau disebut Tri Sandya sedangkan Hindu di India sembahyang dua kali sehari yakni pagi dan sore.

  1. Hindu Bali terbuka

Peribadatan agama Hindu di Bali lebih bersifat terbuka dan menggunakan Samana. Sedangkan peribadatan agama Hindu di India lebih tertutup dengan menggunakan Lingga Yoni.

10.Ritual

Agama Hindu di Bali lebih menekankan ritual keagamaan yang tenang dan khusyuk. Sedangkan agama Hindu di India bisa melangkahi sesaji bahkan ketika pendeta sedang membacakan mantra di kuil mereka bisa berteriak sehingga proses peribadatan sedikit kurang khusyuk.

Penyebab utama perbedaan ajaran Hindu di Bali dan di India yaitu karena Hindu memiliki sifat lebih moderat dan mampu menyesuaikan diri dengan budaya masyarakat. Ajaran Hindu dengan mudah mengalami akulturasi tanpa menghancurkan nilai-nilai kearifan lokal yang berlaku. Dalam ajaran Hindu, perbedaan cara pandang tidak dipermasalahkan karena sebenarnya memiliki tujuan dan prinsip yang sama.

Perbedaan pandangan harus diterima karena keberagaman dan kebebasan adalah bentuk dari kekayaan. Hindu di India mengambil filsafat dari Weda dengan tradisi asli masyarakat India. Sedangkan Hindu di Bali adalah suatu bentuk perpaduan antara filsafat Weda dan Buddha dengan upacara serta kultur khas masyarakat Bali. Meskipun berbeda, namun yang menyatukan keduanya adalah konsep-konsep sakral dalam kitab Weda.

Penulis: Ai Siti Rahayu

Sumber: Phinemo.com I Ringtimesbali

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed