by

Mencegah Konflik dalam Lingkup Lokal, Nasional, maupun Internasional

Oleh : Natasyah Eka Aryani

Perkembangan IPTEK atau ilmu pengetahuan dan teknologi adalah salah satu dari kemajuan teknologi persenjataan.

Perkembangan yang pesat membuat fasilitas di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi semakin bertambah dan memudahkan aktivitas manusia sehari-hari. 

Tentu saja, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya di bidang persenjataan tidak muncul begitu saja. Munculnya perang dalam sejarah manusia telah berdampak pada perkembangan teknologi persenjataan.

Dalam Perang Dunia I dan Perang Dunia II, perkembangan teknologi persenjataan meningkat tajam. Munculnya Revolusi Industri di Eropa menjadi salah satu faktor kunci penting dalam pengembangan senjata selama Perang Dunia.

Bidang militer merupakan salah satu faktor yang erat kaitannya dengan perkembangan teknologi persenjataan. Di mana persaingan antara Amerika Serikat dan Uni Soviet selama Perang Dingin, terutama atas teknologi senjata.

Kedua negara ini berlombalomba mengembangkan berbagai senjata canggih dan mematikan. Selama Perang Dingin, pengembangan senjata didominasi oleh kedua negara ini.

Kedua negara adidaya tersebut bersaing dalam pengembangan senjata untuk memperluas pengaruhnya di dunia internasional.

Selain Uni Soviet dan Amerika Serikat, ada negara-negara maju yang menguasai perkembangan persenjataan selama Perang Dunia berlangsung. Negara-negara maju tersebut yaitu, Jerman, Prancis, Inggris, dan Jepang.

Negara-negara tersebut juga ikut serta dalam perkembangan teknologi persenjataan. Mereka yang terlibat berusaha meningkatkan kualitas dan kuantitas senjata mereka.

Baca Juga: Toleransi dan Mencegah Konflik dengan Memahami Agama-Agama

Adapun beberapa teknologi persenjataan pada masa Perang Dunia, yaitu, tank, kapal selam, kapal perusak, pesawat terbang, pengebom, bom atom, senapan otomatis, dan senapan jarak jauh (sniper rifle).

Pada tahun 1912, jenis teknologi persenjataan yang bernama bom berbentuk granat tangan sederhana. Dimana bom merupakan senjata peledak yang banyak digunakan dalam peperangan dan bom juga menjadi senjata yang dijatuhkan dari pesawat.

Wadah logam yang diisi dengan bahan peledak atau bahan kimia yang umumnya ada di bom dapat melukai dan membunuh orang, bahkan dapat  merusak bangunan dan struktur lainnya, seperti, kapal, pesawat terbang, atau target lainnya.

Bom Atom merupakan senjata yang dapat membantu mengakhiri Perang Dunia II, karena senjata ini kota Hiroshima dan Nagasaki hancur dan menyebabkan banyak korban yang berjatuhan.

Senjata ini dibuat pertama kali oleh ilmu ahli Fisika yaitu, Julius Robert Oppenheimer di Amerika Serikat pada 1945.

Mendengar kabar itu, Uni Soviet pun tidak mau kalah dengan senjata yang ditemukan oleh Amerika Serikat tersebut.

Pada tahun 1949, Uni Soviet melakukan uji coba pertama ledakan bom atom yang bernama bom plutonium atau yang dikenal dengan nama RDS-1.

Tiga tahun kemudian, Amerika Serikat berhasil menguji penelitian bom hidrogennya. Namun sembilan bulan kemudian, Uni Soviet mampu membangun bom hidrogen sendiri, dan keberhasilan Amerika dalam membuat bom atom ternyata tak lama kemudian diikuti oleh saingannya, Uni Soviet.

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang persenjataan yang banyak digunakan dalam peperangan oleh berbagai negara di dunia tidak hanya bom atom dan hidrogen, yang mana dua senjata ini yang digunakan oleh Amerika Serikat dan Uni Soviet.

Melainkan masih banyak lagi jenis teknologi persenjataan yang sekarang digunakan untuk peperangan oleh berbagai negara di dunia.

Teknologi dalam kehidupan manusia memiliki perannya tersendiri. Dimana  yang kita tahu teknologi digunakan untuk mempermudah pekerjaan yang dilakukan manusia baik dalam kehidupan sehari-hari maupun tidak.

Begitu pun untuk teknologi persenjataan, dimana  teknologi ini mengalami perkembangan yang pesat dan hal ini memberikan nilai tambah bagi awak militer pemerintah untuk melindungi negara sebaik-sebaiknya.

Apakah teknologi persenjataan dapat mencegah konflik di lingkup lokal, nasional, maupun internasional?

Tidak dapat dipungkiri bahwa teknologi persenjataan memiliki dampak positif dan negatif. Dan jika dikaitkan bahwa teknologi persenjataan dapat mencegah konflik bisa saja hal ini tidak mungkin terjadi.

Ketika kalian mendengar teknologi persenjataan kata yang tidak bisa dilepas dari teknologi ini adalah peperangan. Banyak yang berpikir peperangan dapat menyelesaikan konflik.

Tetapi kita juga tahu bahwa  peperangan bermula dari adanya konflik. Sebenarnya, ada banyak cara lain untuk menyelesaikan konflik. Karena perang bukanlah solusi untuk segalanya, bahkan bukan solusi untuk menyelesaikan konflik.

Yang kita tahu peperangan saat ini tampaknya merupakan misi pembunuhan. Dimana peperangan dilakukan oleh banyak negara, mereka berperang dan menyebabkan banyak korban.

Padahal melakukan peperangan tidak membuat negara tersebut menjadi bagus melainkan negara tersebut hancur balau.

Maka dari itu, dari adanya peperangan dapat menyebabkan kerugian yang besar dan kita harus sadar akan hal itu agar tidak melakukan peperangan di lingkup lokal, nasional, maupun internasional.

Kembali ke pertanyaan di atas, apakah teknologi persenjataan dapat mencegah konflik di lingkup lokal, nasional, maupun internasional? Jawabannya adalah iya, karena kita tahu bahwa peperangan bukan solusi untuk menyelesaikan konflik.

Kita tahu dampak dari peperangan yang ditimbulkan. Dampak yang ditimbulkan pun bukan hanya berdampak kecil melainkan berdampak yang sangat parah.

Dampaknya dapat menghancurkan dan menimbulkan korban yang banyak. Maka dari itu dengan adanya teknologi persenjataan dapat kita gunakan untuk mencegah konflik, jika kita menggunakan teknologi dengan benar.

Ada satu hal yang harus kita ingat, penggunaan teknologi persenjataan dilakukan untuk menciptakan masalah yang sudah sangat umum tetapi perlu pertimbangan yang lebih serius dalam mengejar perdamaian.

Maksudnya, itu adalah tugas kita penerus dari generasi sekarang dalam pendalaman potensi teknis atau mampu menciptakan dan memelihara perdamaian, yang dimaksudkannya adalah dengan melalui program kerja sama dan hubungan sebagai langkah konkret untuk mengatasi berbagai tantangan saat ini.

Dapat disimpulkan bahwa dalam pencegahan konflik di lingkup lokal, nasional, maupun internasional dapat dicegah dengan teknologi persenjataan. Dimana kita harus menanamkan bahwa peperangan bukanlah solusi dari penyelesaian konflik.

Jika teknologi persenjataan dapat digunakan dengan baik dan kita sudah menanamkan bahwa peperangan bukan solusi untuk menyelesaikan konflik maka kita dapat mencegah adanya konflik.

Kita harus gunakan teknologi persenjataan dengan bijak sesuai dengan peraturan yang berlaku agar tujuan kita berkontribusi pada pencegahan konflik di lingkup lokal, nasional, maupun internasional  dapat tercapai.

Kita sebagai warga bangsa Indonesia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sudah seharusnya mengetahui teknologi persenjataan tidak hanya mengarah ke peperangan.

Karena kita tahu peperangan bukanlah sesuatu hal dapat menyelesaikan konflik. Jika bisa menggunakan teknologi ini dengan bijak maka pencegahan konflik dapat tercapai. Kita juga harus tahu teknologi persenjataan juga ada dampak positif dan negatifnya.

Oleh: Natasyah Eka Aryani, Siswa SMAN 1 Pontianak

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed