by

Menaker Ida Fauziah Dorong Gerakan Nondiskriminasi di Tempat Kerja

Kabar Damai | Sabtu, 10 April 2021

 

Jakarta | kabardamai.id | Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Ida Fauziyah mendorong gerakan nondiskriminasi di tempat kerja mengingat masih ditemukan kasus-kasus semacam itu terutama di tengah pandemi seperti saat ini.

Diwartakan ANTARA, Ida menyampaikan kondisi ketimpangan gender masih ditemukan di kalangan pekerja Indonesia, mulai dari ketimpangan tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK), kesenjangan upah, hingga perlakuan diskriminatif berbasis gender.

Ida juga menyoroti bagaimana pandemi COVID-19 membawa tambahan beban tersendiri bagi pekerja perempuan.

Baca Juga : Upaya Menurunkan Kesenjangan Gender di Sektor Pelayanan Publik

“Bagi perempuan, adanya pandemi memberikan beban tambahan, mulai dari hilangnya pekerjaan atau pendapatan, meningkatnya beban pengurusan rumah tangga akibat work from home, school from home, sehingga kekerasan dalam rumah tangga oleh pasangan meningkat seperti yang ditemukan dalam studi tingkat global,” ujarnya, seperti dikutip antaranews.com (7/4).

Dalam hal kepemimpinan perempuan, Ida menyatakan bahwa ini masih menjadi masalah yang perlu diselesaikan bersama. Ia mencontohkan, dari 4,1 juta Aparatur Sipil Negara (ASN), 52 persennya adalah perempuan, namun perempuan yang menduduki jabatan struktural relatif sedikit. Di jabatan tinggi madya, hanya ada 96 orang perempuan, jauh lebih sedikit dari laki-laki yang berjumlah 483 orang.

“Hambatan yang dihadapi pekerja perempuan ini disebabkan oleh beban ganda, seksisme, dan stereotip dalam masyarakat, diskriminasi berbasis gender, hingga pelecehan seksual. Hambatan ini tidak hanya berdampak pada mereka secara individu dan keluarganya, tetapi juga pada potensi ekonomi negara dan Indeks Kesetaraan Gender Indonesia dalam peringkat dunia,” terang Ida.

Menyikapi berbagai hambatan yang dihadapi pekerja perempuan ini, Ida mengatakan bahwa Kementerian Ketenagakerjaan berkomitmen untuk terus melakukan gerakan nasional non-diskriminasi di tempat kerja. Dengan komitmen ini, diharapkan akan dapat menghentikan praktik-praktik ketidaksetaraan dan diskriminasi di tempat kerja.

 

Kesetaraan Gender di Tempat Kerja

Magdalene.co, majalah daring yang berfokus pada isu perempuan, bekerja sama dengan Indonesia Business Coalition for Women Empowerment (IBCWE) menggelar Women Lead Forum 2021, sebuah ajang untuk mendukung perempuan pekerja dan mendorong terciptanya kesetaraan gender di tempat kerja, pada 7 dan 8 April 2021.

Women Lead Forum 2021 menjadi acara puncak dalam rangkaian program Magdalene untuk mendukung kepemimpinan dan karier perempuan. Sejak September 2020, Magdalene telah menerbitkan berbagai artikel terkait kehidupan perempuan pekerja dan upaya mendukung kepemimpinan perempuan melalui microsite womenlead.magdalene.co, serial podcast How Women Lead dan FTW Media, berbagai konten di media sosial, serta kontes video #KantorDukungPerempuan di Instagram.

Pemimpin Redaksi Magdalene, Devi Asmarani mengatakan, hambatan-hambatan yang dihadapi pekerja perempuan telah membatasi kesempatan mereka dalam memaksimalkan potensinya. Kendati sudah ada kebijakan-kebijakan yang mendukung pekerja perempuan, dalam realitasnya implementasi kebijakan tersebut belum optimal, ujarnya.

“Perusahaan memiliki andil besar untuk mengubah situasi ini. Karena itu Women Lead Forum 2021 ini kami tujukan untuk menyatukan para pembuat kebijakan di pemerintahan, lembaga legislasi, maupun di perusahaan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman mereka, agar ada pembelajaran dan tercipta sinergi yang kuat untuk mencapai kesetaraan gender di tempat kerja,” ujar Devi.

Dalam Women Lead Forum 2021, mengangkat empat diskusi panel yang membahas empat topik: “Antara Tanggung Jawab Rumah Tangga dan Kesempatan Kerja”; “Peran Perusahaan Mendukung Kesetaraan Gender di Tempat Kerja”; “Normalisasi Kesetaraan Gender lewat Media”; dan “Mendukung Kepemimpinan Perempuan: Kebijakan dan Perubahan Norma”.

 

Penulis: Ahmad Nurcholish

Sumber: antaranews.com

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed