by

Memaknai Perkembangan Teknologi: Sarana Pemersatu dan Sumber Keharmonisan Sosial

Oleh : Muhammad Fikri

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam bahasa Inggris disebut dengan Information and Communication Technology (ICT). Sedangkan pengertian teknologi sendiri, yaitu metode ilmiah untuk mencapai tujuan praktis atau ilmu pengetahuan terapan. Informasi sendiri yaitu penerangan, pemberitahuan, kabar atau berita tentang sesuatu, dan komunikasi adalah pengiriman atau penerimaan pesan antara dua orang atau lebih sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami.

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) adalah segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, pengelolaan dan penyampaian atau pemindahan informasi antar sarana/media. TIK mirip dengan Teknologi Informasi (TI) tetapi fokus utama TIK pada teknologi komunikasi, seperti internet, jaringan nirkabel, telepon seluler, dan media komunikasi lainnya. Istilah TIK sendiri muncul setelah adanya perpaduan antara teknologi komputer dengan teknologi komunikasi pada pertengahan abad ke-20.

Perpaduan kedua teknologi tersebut berkembang pesat melampaui bidang teknologi lainnya. Memasuki abad ke-20, tepatnya antara tahun 1910-1920, perkembangan TIK ditandai dengan sebuah transmisi suara tanpa kabel melalui siaran radio AM yang pertama. Komunikasi suara tanpa kabel ini pun segera berkembang pesat karena banyak orang yang menginginkan kegunaannya tadi. Kemudian diikuti pula oleh transmisi audio-visual tanpa kabel, yang berwujud siaran televisi pada tahun 1940-an sebagai sarana hiburan.

Baca Juga: Mobilitas Teknologi: Sarana Pendidikan Damai dengan Dialog Antar Agama

TIK muncul dengan pembaharuannya yang sangat canggih membuat manusia bahkan tau tentang keberadaan laut terdalam dan jarak jauhnya matahari dari bumi. Ilmu TIK pantas disebut canggih karena banyak sekali mengeluarkan produk-produk yang berguna bagi kehidupan, contoh nya handphone. Masyarakat Indonesia telah memasuki era digital atau digital society yang berarti kehidupan manusia yang terpaut dengan teknologi digital misalnya segala sesuatu yang kita inginkan bahkan makanan, bisa kita dapatakan melalui Handphone, cukup tekan menekan layar maka kurir pun datang membawa makanan.

Ditengah pesatnya penyebaran informasi melalui digital, menurut kebanyakan orang menyasar pengguna baru yang masih belum mengerti teknologi informasi dan komunikasi, pasalnya banyak orang percaya akan hoax(berita bohong) yang beredar di internet. Kemajuan TIK Sering digunakan untuk menyebarkan berita hoax karena terbatasnya informasi yang ada dan dampaknya bisa menyebabkan perselisihan. Dari segala dampak negatif yang saya sebutkan merupakan kebalikan dari manfaat TIK sebagai sarana pemersatu misalnya bersama-sama menumpaskan hoax yang beredar dan mengedukasi masyarakat yang masih gagap teknologi tentang bersosial media secara bijak.

Dikutip dari Benny Sampirwanto Kepala DISKOMINFO Provinsi Jawa Timur, semua itu tidak jauh dari mencegah intoleransi. Sebagai masyarakat yang mengerti teknologi, kita tentu harus mentoleransi orang-orang yang masih gagap akan teknologi. Sikap ini harus ada di dalam diri kita agar dapat mencegah intoleransi antar masyarakat. Tidak hanya itu bertebarnya konten negatif seperti intoleransi ini juga bisa mengubah ideologi penerimanya sehingga kita memerlukan yang namanya literasi digital agar memiliki pola pikir dan pandangan yang kritis serta kreatif yang berguna bagi seseorang agar tidak mudah termakan isu atau segala informasi hoax.

Tentu banyak sekali keragaman yang muncul dari pengaruh TIK. Berikut beberapa bidang yang juga terkena dampak keragaman dari TIK :

  1. Sosial dan budaya : Keragaman yang muncul dari pengaruh TIK yaitu semakin beragam nya tingkah laku seseorang dalam kehidupan sehari-hari. Belakangan ini dikenal aplikasi TikTok yang membuat penggunanya bergerak mengikuti beat dari lagu atau musik yang dimainkan, tidak sedikit orang telah menjadwalkan kegiatan bermain atau berjoget di Tiktok untuk mengisi waktu senggang dan mendapatkan ketenaran dari aplikasi tersebut.
  2. Ekonomi : Semakin banyak munculnya keragaman pengaruh TIK, maka semakin banyak pula peluang besar bagi para pebisnis untuk meluncurkan penemuan-penemuan baru yang bermanfaat sehingga dapat meningkatkan nilai ekonomi.
  3. Komunikasi : Keragaman dari pengaruh TIK juga berdampak pada komunikasi yang semakin beragam. Seperti komunikasi melalui Laptop. Laptop yang pada umumnya digunakan untuk melihat berita, acara, membuat artikel dan mencari hiburan secara digital, kini tidak dimanfaatkan untuk itu. Melalui laptop sekarang bisa berkomunikasi dengan teman bahkan sering digunakan di masa pandemi ini untuk membantu komunikasi siswa dengan guru pengajar.

Secanggih-canggihnya teknologi tentu memiliki dampak negatif jika digunakan berlebihan. Kita sebagai manusia harus memiliki batas sendiri untuk mengontrol masuknya informasi-informasi yang beragam bahasannya. Teknologi Informasi dan Komunikasi ini haruslah digunakan untuk kegiatan yang positif dan bermanfaat agar terciptanya persatuan antar masyaraka, dan satu lagi kita harus mencegah intoleransi agar tidak terjadi perselisihan didalam komunikasi antar masyarakat.

Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara seseorang harus memiliki sikap sosial yang tinggi. Untuk menciptakan keharmonisan dalam bangsa, tentu harus memunculkan sikap baik antar sesama, sikap peduli, dan sikap adil agar terciptanya persatuan antar masyarakat.

 

Oleh : Muhammad Fikri, Siswa SMAN 1 Pontianak

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed