by

Martabat Kemanusiaan: Islam dan Disabilitas

Kabar Damai | Selasa, 19 Maret 2022

Jakarta I Kabardamai.id I Ustadzah Rindang Farihah, PP Bumi Cendikia  dalam program Ngaji Ramadan dikanal GUSDURian TV menjelaskan bahwa meningkatkan sensitifitas dan kepedulian terhadap sesama terutama kelompok minoritas sangatlah penting.

Ia memaparkan, dalam kehidupan sehari-hari, manusia berinteraksi dengan banyak orang dan dengan segala perbedaan yang ada. Perbedaan itu ada pada status sosial, perbedaan pendidikan, perbedaan dalam hal agama dan sebagainya. Termasuk perbedaan karena ada yang memiliki kebutuhan khusus atau yang disebut dengan orang disabilitas.

Mereka ialah orang-orang yang biasanya dianggap berbeda bagi sebagian besar masyarakat. Karena mereka dianggap berbeda, seringkali mereka mendapatkan diskriminasi. Bahkan sangat rentan mendapatkan sikap dan perlakuan yang menyakiti secara fisik, tidak hanya secara psikis.

“Penting bagi kita untuk memiliki kepedulian atau sensitifitas terhadap teman-teman disabilitas, terutama dalam hal hak beragama teman-teman disabilitas,” ungkapnya.

Selanjutnya, ia mengungkapkan bahwa dengan orang-orang yang berbeda atau kelompok minoritas yang juga selama ini banyak sekali mengalami diskriminasi dan perbedaan perlakuan dimasyarakat dalam segala aspek kehidupan, tidak hanya tentang diskriminasi terhadap ekonomi dan sosial tetapi juga diskriminasi dalam hal beragama.

Baca Juga: Jihad Demi Kemanusiaan

“Salah satunya, diskriminasi yang jarang disadari perihal diskriminasi dalam hal beragama ialah sulitnya orang dengan disabilitas mengakses rumah ibadah, misalnya para tuna daksa atau disabilitas fisik dalam hal bangunan rumah ibadah yang sulit untuk dijangkau,” tuturnya.

Kemudian, menurutnya mereka yang tuli juga mengalami hambatan untuk dapat memahami dan mencerna apa yang menjadi materi khutbah.

“Kegiatan semacam inilah yang selama ini tidak dapat diakses mereka dan mengalami hambatan dalam bersosialisasi ditempat ibadah. Sehingga banyak dari mereka yang kemudian memutuskan untuk tidak pergi ke tempat ibadah,” jelasnya.

Sebagai manusia yang dibekali oleh ilham dan akal budi, ia menuturkan penting kemudian untuk mengasah sensitifitas dan kepedulian terhadap kelompok minoritas salah satunya para penyandang disabilitas.

“Caranya dengan memfasilitasi agar memudahkan mereka dalam beribadah, kemudian kepedulian menyelenggarakan fasilitas atau memudahkan dengan pengadaan alat dan sebagainya,” pungkasnya.

Penulis: Rio Pratama

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed