by

Majelis Rohani Bahai Indonesia Kembali Gelar Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa

Kabar Damai | Sabtu, 10 April 2021

 

Jakarta | kabardamai.id | Mengacu pada  UU 1/PNPS/1965 menyebutkan bahwa Agama Baha’I merupakan agama di luar Islam, Kristen, Khatolik, Hindu, Buddha dan Konghucu yang mendapatkan jaminan dari negara dan dibiarkan adanya sepanjang tidak melanggar perundang-undangan. Bahkan, Menteri Agama 2014-2019, Lukman Hakim berpendapat agar umat Baha’i untuk diberikan haknya dalam kependudukan, hukum dan lain sebagainya dari pemerintah.

Baca Juga : Wajah Ganda Agama: Spirit Perdamaian atau Kekerasan?

Indonesia beberapa waktu terakhir dalam situasi duka. Tuhan memberikan cobaan kepada hambanya melalui banjir bandang di Timur Indonesia. Sebagai bentuk solidaritas kepada saudara yang sedang dalam keadaan sulit, Majelis Rohani Nasional Baha’I Indonesia, Kantor Hubungan Masyarakat dan Pemerintaha menyelenggarakan doa lintas iman. Acara dilakukan secara virtual Jumat, (09/04/2021) sore.

“Beberapa waktu lalu kita mendapat kabar duka bahwa keluarga kita di NTT mendapatkan musibah, oleh karena itu kita berdoa agar kelarga kita disana senantiasa dapat diberikan perlindungan oleh Tuhan,” ujar Riaz Muzaffar dalam sambutannya.

Adapun tema dalam doa lintas iman ini ialah Bersatu dalam Doa Lintas Iman: Perlindungan bagi Ibu Pertiwi. Berikut ini perwakilan agama yang turut memberikan doa dalam doa lintas iman tersebut.

  1. Bapak Misan Jaya – Doa Perlindungan Bagi Ibu Pertiwi dari Aliran Kebhatinan Perjalanan.
  2. Sdri. Yuli Triani – Paritta Brahmavihara
  3. Sdr. Mahfudz Rizal Firdaus – Quran Surat Al Kahfi, Ayat 44-46
  4. Ibu Ani Rahardjo – Kitab Injil (1 Korintus 10:13 dan Yesaya 1:100)
  5. Bapak Min Khiong – Kitab Shi Su (Tiong Yong Bab Utama : 4 dan Tiong Yong Bab XIX :13)
  6. Sdri. Rahayu Putri – Ayat Suci dan Doa dari Abdu’l-Baha
  7. Ibu Ni Nengah Dwi Anggaraini – Pertiwi Stawa dan Atharwa Veda. V.XII.1.45
  8. Sdr. Prem Singh – Sri Guru Granth Sahib Ji
  9. Fr. Fariz SX – Sri Guru Granth Sahib Ji

Di penghujung acara Riaz mmenyampaikan harapannya. “Besar harapan kita, melalui doa yang kita panjatkan untuk bersatu, bergotong royong dan saling menolong pada sesama,” tutupnya.

 

Penulis: Rio Pratama

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed