by

Lepas Rombongan PTI Ke-12, Staf Presiden Harap Anak Bangsa dapat Wujudkan Indonesia Toleran Pada Keragaman

-Peacetrain-91 views

Kabar Damai | Kamis, 22 April 2021

Jakarta I kabardamai.id | Diikuti oleh 20 peserta dari berbagai daerah dan agama di Indonesia, acara pelepasan rombongan Peace Train Indonesia (PTI) ke-12 dihelat pada Kamis, 22 April 2021, pukul 4 sore di Stasiun Senen, Jakarta Pusat.

PTI sendiri merupakan acara yang digelar untuk memberikan ruang perjumpaan antar sesama anak bangsa, dari beragam ras, agama dan suku bangsa agar dapat menghadapi perbedaan dengan perdamaian.

Romo Johannes Hariyanto, Sekertaris Umum Indonesia Conference Religion and Peace (ICRP), mengungkapkan PTI merupakan kegiatan hebat untuk memahami indahnya keragaman yang ada di Indonesia.

“Peace train sendiri memiliki tujuan sangat sederhana, yaitu agar perbedaan menjadi kekayaan. Dan perjumpaan memperkaya pengalaman. Selamat jalan para peserta semoga bisa mendapatkan pengalaman yang berharga untuk bekal dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Romo Hari dalam sambutanya di pelepasan rombongan PTI 12.

Baca Juga : PTI 12: Belajar Merawat Kebinekaan dan Perdamaian di Kota Paling Toleran

Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty, Sekertaris Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia menambahkan, “Yang terpenting dari Peace Train adalah perjumpaan. Dalam perjumpaan kita bisa membangun imajinasi. Karena yang hilang dalam keseharian kita imajinasi,” terangnya.

Menurut Pdt. Jacky, dengan adanya Imajinasi moral, orang mudah dikendalikan pilihannya. Orang bebas memilih pilihannya dengan berbasis pada imajinasi. Dengan perjumpaan langsung kita bisa tahu tanpa melihat kepura-puraan.

PTI adalah sebuah proses negosiasi, dialog yang beda dari kita untuk menjadi sebuah kekayaan dalam menerima perbedaan.

“Terimakasih kepada peserta mau menjadi cluster kecil. Semoga dalam situasi ramadhan menjadi ruang melatih diri, membangun toleransi bagi teman yang non muslim. Semoga menjadi perayaan majemuk menulis narasi bersama membangun kolektif memori. Semoga Tuhan memberkati perjalanan kita,” pungkasnya

Sebagai salah satu peserta, Angelique Maria Cuaca yang berasal dari Padang juga memberikan sambutanya mewakili peserta lainnya.

“Saya dari Pelita (Pemuda Lintas Iman) Padang, senang sekali rasanya bisa ikut dengan teman-teman. Harapannya bisa menjadi pengalaman untuk kita. Dan kita bisa belajar bagaimana Salatiga membangun tata kelola keragaman,” ujar perempuan yang akrab disapa Like itu.

Like sendiri berharap, agar nanti kota Padang bisa memiliki tata kelola yg sama dengan Salatiga. Padang bisa memiliki good government yang setara, agar semua identitas diakui dengan kuat tanpa ada diskriminasi.

Like berjanji, akan memanfaatkan waktu. Agar Sumatera Barat bisa sama dengan kota lain, dan bisa seperti Salatiga. Dan ini adalah perjuangan bersama, menghargai semua keragaman.

Mananwir Paul Vibcent Mayor Alumni PTI pertama juga ikut menghadiri pelepasan rombongan PTI ke-12. Dirinya berpesan agar menikmati seluruh rangkaian acara dengan hati yang damai.

“Singkat saja PTI ini menarik, nanti banyak pengalaman, yang harus dinikmati. Karena setelahnya akan banyak teman cerita yg harus diaktualisasikan setelah acara selesai nanti. silahkan menikmati semoga menjadi pengalaman hidup yg berharga,” beber kepala Dewan Adat Papua Wilayah III ini.

Turut hadir dalam pelepasan ini Bupati Nduga Wentius Nimiangge.

Terakhir, Laus Deo Calvin Rumayom, Staff kepresidenan yang melepaskan secara resmi rombongan PTI ke-12 juga berpesan untuk semangat mengikuti seluruh kegiatan. Dan memberikan wajah baru bagi Indonesia.

“Selamat jalan rombongan PTI ke-12, semangat menjalankan seluruh kegiatan. Meskipun jumlah kalian sedikit, tapi saya selalu berharap agar semua teman-teman disini bisa memberikan kebaikan pada Indonesia, memberikan kedamaian untuk tanah air. Karena mewujudkan negeri anti radikalisme, terorisme, serta negeri yang terbuka terhadap perbedaan adalah tugas kita bersama,”tutup Laus melepas seluruh rombongan PTI ke-12 menuju Salatiga, Kota paling Toleran di Indonesia.

Penulis: Ai Siti Rahayu

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed