by

Lebih Dari 250 Judul Buku Radikalisme dan Terorisme Beredar Bebas di Internet

Kabar Damai I Sabtu, 04 Desember 2021

Jakarta I kabardamai.id I Lebih Dari 250 Judul Buku Radikalisme dan Terorisme Beredar Bebas di InternetJakarta – Lebih dari 250 judul buku tentang radikalisme dan terorisme yang beredar bebas di internet. Buku-buku yang sebagian besar berformat portable document format atau PDF itu bisa leluasa diakses dan diunduh.

Hal itu diungkapkan Deputi Penindakan dan Penegakan Hukum Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Irjen Pol. Ibnu Suhendra di Jakarta, Rabu (1/12/2021).

“Penyebaran buku-buku itu di internet merupakan bagian dari propaganda kelompok teroris. Mereka saat ini beradaptasi dengan perkembangan teknologi komunikasi, memanfaatkan internet untuk menyebarkan ajarannya,” ujar Ibnu.

Baca Juga: Kepala BNPT: Pancasila Vaksin Paling Ampuh Basmi Virus Radikalisme

Ia mengatakan, ratusan buku itu sebagian besar adalah karangan para petinggi ISIS yang selanjutnya diterjemahkan dalam bahasa Indonesia. Salah satu penterjemah buku-buku tersebut adalah Aman Abdurrahman. Pendiri kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) ini terdeteksi sudah menterjemahkan sekitar 200 buku yang berisi propaganda menyebarkan radikalisme.

Dijelaskan Ibnu, sejumlah doktrin yang disampaikan di buku-buku tersebut adalah anggapan bahwa negara yang menerapkan sistem demokrasi adalah negara kafir, menganjurkan menyerang dan membunuh polisi dan penegak hukum di negara kafir, hingga menganggap umat muslim yang tidak sepaham dengan kelompok mereka adalah kafir.

“Buku-buku ini yang mengispirasi para pelaku teror. Dalam setiap penangkapan teroris, kami menemukan buku-buku tersebut yang sekarang dijadikan format PDF dan disebarkan di internet,” terang Ibnu.

BNPT berharap Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia bisa segera mengantisipasi maraknya peredaran buku-buku radikalisme tersebut. “Seumpama terorisme adalah buah, maka radikalisme adalah pohonnya. Selama paham radikalisme tidak dibendung, terorisme akan terus terjadi,” tegasnya. [damailahindonesiaku]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed