by

Kota Toleran, Sandiaga Uno Instruksikan Wali Kota Singkawang Siapkan Event Internasional

Kabar Damai I Jumat, 18 Juni 2021

Jakarta I Kabardamai.id I Hanya ada dua kota di Kalimantan Barat, Singkawang salah satunya. Lokasinya tak begitu jauh dari ibu kota Provinsi yaitu Kota Pontianak. Dahulu, Singkawang merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Sambas. Namun, kota ini menjadi otonom setelah hadirnya Undang-Undang No. 12/2021 dan diterbitkan pada Oktober 2011.

Mayoritas penduduk Singkawang adalah Tionghoa,  Dayak serta Melayu dengan agama Budha, Konghucu, Islam, Katolik, Protestan, Tao serta Hindu. Karena banyaknya penganut Budha serta tingginya kuantitas keturunan Tionghoa membuat kota ini disebut juga dengan Kota 1000 Kelenteng, disetiap sudut kota keberadaan kelenteng sangat mudah ditemukan.

Menariknya lagi, walaupun dikenal masyarakat luas sebagai kebudayaan Tionghoa, namun semua golongan masyarakat Singkawang bersama-sama akan terlibat dalam perayaannya. Pola kehidupan yang harmonis antar masyarakat di Singkawang mengantar kota ini menjadi kota paling toleran.

Beberapa waktu yang lalu, Rabu, (16/6/2021) Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie mengikuti rapat koordinasi kolabor-aksi. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan dihadiri pula oleh Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata saat ini.

Beberapa kali dinobatkan sebagai kota toleran di Indonesia membuat Singkawang mencuri perhatian Sandiaga Uno. Kota toleran merupakan predikat yang diberikan oleh SETARA Institue, pada tahun 2018 lalu Singkawang mendapatkan predikat pertama dan kembali memperoleh predikat kedua pada tahun 2021 lalu.

Tertarik dengan predikat kota toleran yang dimiliki oleh Singkawang membuat menteri pariwisata Sandiaga Uno memberikan instruksi langsung kepada wali kotanya untuk mempersiapkan event dalam skala internasional.

Baca Juga: Tjhai Chui Mie dan Singkawang sebagai Kota Toleran

“Untuk Singkawang, saya langsung menugaskan ke ibu, karena ibu adalah wali kota kota toleran se-Indonesia, sudah selayaknya punya event internasional. Karena kita punya Bhinekka Tunggal Ika, dan kita ingin buktikan, bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang paling toleran. Jadi narasi-narasi perpecahan, kita lakukan kontra narasi, yaitu event internasional. Ya ini mungkin bisa dikemas baik, bekerja sama dengan dunia usaha. Idenya seperti apa, tapi alangkah hebatnya kalau kita bisa tunjukkan ke mata dunia toleransi Indonesia lewat festival internasional,” papar Sandiaga Uno.

Menanggapi instruksi langsung dari menteri pariwisata, Kepala Bidang Pariwisata Kota Singkawang Novar Zulfian mengaku bahwa pihaknya siap mendorong dan melaksanakan instruksi dan mengemasnya dengan pendekatan kebersamaan dan keberagaman Singkawang itu sendiri.

Selain mengenalkan toleransi di Singkawang dan predikat Singkawang sebagai kota toleran, dengan adanya event internasional juga dapat mengangkat perekonomian masyarakat Singkawang menjadi lebih baik.

Sumber: CNN Indonesia I Hipontianak

Penulis: Rio Pratama

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed