by

Kontra Narasi Harus Terus Dilakukan Untuk Melawan Propaganda Paham Intoleran

Kabar Damai I Sabtu, 29 Januari 2022

Jakarta I kabardamai.id I Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT), Komjen Pol Boy Rafli Amar menerima audiensi Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPP LDII) di Kantor BNPT, Gedung BUMN, Jakarta, pada Rabu (26/1/2022).

Pada kesempatan itu, Boy Rafli mengungkapkan bahwa akar timbulnya radikalisme dan terorisme kerap terjadi di dunia maya. Untuk itu, pentingnya narasi untuk melawan propaganda paham intoleran.

“BNPT perlu bantuan dari LDII untuk menyuarakan pesan perdamaian, persatuan, toleransi dan cinta bangsa,” kata Boy dalam keterangannya.

Dalam hal ini, ucap Boy Rafli, pihaknya terus mengingatkan kepada anak-anak muda agar tidak menyalahgunakan internet atau sosial media. Apalagi saat ini, kelompok jaringan terorisme telah merambat ke sosial media dengan narasi yang mereka buat.

Dalam unsur upaya pencegahan di media maya maupun media massa, BNPT mengembangkan program Wadah Akur Rukun Usaha Nurani Gelorakan NKRI atau kerap disebut Warung NKRI. Dalam program ini, BNPT melibatkan multipihak, baik pemerintah, masyarakat dan akademisi.

BNPT mengharapkan Warung NKRI dapat menjadi wadah silaturahmi, dan komunikasi dengan harapan membangkitkan rasa nasionalisme.

Baca Juga: Tahun Baru, Semangat Baru Melawan Intoleransi

Sebagai informasi, Warung NKRI merupakan satu di antara program BNPT yang melibatkan seluruh elemen bangsa dan lapisan masyarakat dalam menggiatkan dialog wawasan kebangsaan, yang kaya akan nilai toleransi, persatuan, dan gotong royong.

“Kenapa dinamakan warung, ini adalah sebuah game changer. Konsep warung NKRI sebagai sarana edukasi untuk masyarakat melakukan penguatan nilai luhur bangsa yang hari ini menghadapi tantangan dengan lahirnya virus radikal intoleran,” ucap Boy.

Harapannya Warung NKRI dapat dilakukan diskusi yang mendiseminasikan nilai Pancasila sebagai pendekatan lunak dalam mencegah paham terorisme.

“Pada aspek ideologi jangan sampai, masyarakat terpengaruh dengan ideologi yang berbasis kekerasan, seperti ideologi radikal terorisme,” ungkapnya.

Ketua Umum DPP LDII, KH. Chriswanto Santoso mengatakan, program BNPT ini bisa bersinergi bersama LDII lewat 8 Bidang Pengabdian LDII untuk Bangsa. Menurutnya, program yang dicanangkan BNPT ini dapat memecahkan permasalahan bangsa terutama mengenai penguatan ideologi Pancasila.

“Kami menyambut baik program Warung NKRI ini karena menurut kami dibuat dalam rangka penguatan nilai luhur kebangsaan. Hal ini berkaitan dengan masalah Ideologi Pancasila. Tidak hanya itu, dibuatnya Warung NKRI untuk memecahkan masalah perbedaan di Indonesia,” ungkapnya. [damailahindonesiaku]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed