by

Kompleksnya Melawan Pernikahan Anak

Bekasi, kabardamai.id – Menanggapi kasus Aisha Wedding, Gayatri Wedotami, Pendiri Komunitas Generasi Hijrah Indonesia mengungkapkan kompleksnya melawan pernikahan anak.

Gayatri menyampaikan beberapa doktrin yang menjadi masalah terkait perkawinan anak pada diskusi tentang pernikahan anak yang diselenggarakan secara daring, Kamis lalu (11/2).

Pertama, Gayatri menemukan doktrin mengenai zina, konteks zina disini, konteks seks pramarita. Pada doktrin ini anak yang di bawah usia 19 tahun lebih baik dinikahkan saja daripada pacaran nanti bisa hamil di luar nikah. Melalui doktrin tersebut Gayatri mencoba menawarkan bagaimana kalau doktrin itu diubah bahwa seks pramarita di usia sebelum 19 tahun merugikan kesehatan. Jadi fokus bukan kepada dosa tetapi kepada segi kesehatan.

“Ada doktrin mengenai zina, dan konteks zina disini konteks seks pramarita. Jadi daripada menjadi aib anak di bawah usia 19 tahun itu dinikahkan saja daripada pacaran dan hamil di luar nikah. Saya ingin tawarkan dari doktrin mengenai seks pramarita ini adalah bagaimana jika doktrin ini diubah bahwa seks pramarita sebelum 19 tahun itu merugikan kesehatan. Jadi gimana kalau kita itu lebih fokus kepada bukan dosa tetapi kepada segi kesehatan. Terutama merugikan kesehatan perempuan,” terang Gayatri.

Doktrin selanjutnya mengatakan kalau sudah menikah bisa mengurangi masalah keuangan keluarga. Pada doktrin ini Gayatri mencoba melihat dari sisi yang lain yaitu supaya para pendakwah pada ceramahnya menyampaikan bahwa menikah itu bukan solusi bagi masalah keuangan atau masalah kehidupan.

“Doktrin yang mengatakan kalau udah menikah bisa mengurangi masalah keuangan keluarga. Saya tidak boleh mengesampingkan masalah kemiskinan struktural itu di satu sisi, di sisi yang lain adalah kalau kita sebagai mubaligh atau pendakawah sebaiknya menekankan ceramah atau doktrin bahwa menikah itu bukan solusi bagi maslah keuangan atau bukan solusi bagi masalah kehidupan. Bahkan ada orang yang mempunyai pengalaman buruk tentang pernikahan, menganggap pernikahan menjadi masalah baru,” ujar putri Abdul Hadi WM ini.

Pada situs Aisha Wedding, Gayatri menemukan gambar yang menuliskan bahwa Rasulullah juga menikahi anak-anak. Bagi Gayatri hal itu dapat membuat orang-orang yang anti Islam mengolok-olok Rasulullah.

“Dalam situs Aisha Wedding itu saya menemukan gambar yang menunjukan Rasulullah aja menikahi Aisha yang masih anak-anak. Tentu saja itu menjadi satu bulan-bulanan bagi kaum yang anti Islam dan orang Islamphobia untuk mengolok-olok Rasulullah,” kata perempuan yang biasa disapa Chen-chen ini.

Aktivis ICRP ini juga mengajak agar kembali kepada kajian antropologi dan historiografi. Kita harus fokus pada yang terjadi saat ini dan jangan fokus ke romantisme masa lalu.

“Setiap orang harus kembali kepada kajian antropologi dan historiografi, jadi bukan kepada teologi tentang sesorang yang hidupnya udah 1400 tahun yang lalu. Apakah di zaman Rasulullah sudah ada zoom meeting? Kan tidak ada. Kita harusnya fokusnya kekinian, jangan kita fokus ke romantisme masa lalu,” ungkap Gayatri mempertanyakan.

Selanjutnya Gayatri juga menyampaikan tentang doktrin Rasulullah yang melakukan poligami. Ia mengatakan bahwa jika ingin poligami harus menikah pada usia 25 tahun dan setelah menduda baru bisa menikah lagi setelah 3 tahun, dan yang terakhir harus menikah dengan perempuan yang seusia dengannya.

“Doktrin Rasullah berpoligami. Saya katakan gini, kalau memang ingin ikut seperti Rasulullah dalam berpoligami, mula-mula menikah sekitar usia 25 tahun. Setelah itu monogami dulu selama 25 tahun seperti Rasullulah dengan Khadijah, itu sunnah, ikuti ya. Ketiga menduda sekurang-kurangnya 3 tahun sebelum menikah lagi. Jadi Rasulullah setelah Khadijah meninggal tunggu 3 tahun dan setelah itu menikah dengan perempuan yang seusia dengannya, mungkin sekitar umur 40 atau 50 tahun. Jadi jangan langsung cari daun muda,” pungkasnya dalam acara yang dihelat secara virtual melalui akun Youtube Sheikha Hefzibah. [ ]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed