by

Kolaborasi Wujudkan Cita-cita Bangsa Melalui Paskibraka

Kabar Damai | Kamis, 29 Juli 2021

Jakarta | kabardamai.id | Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof. Drs. KH. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D menyebut kolaborasi BPIP dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk Pendidikan dan Pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) merupakan upaya mewujudkan cita-cita bangsa.

Menurutnya, seperti dilansir laman BPIP,  penanaman Ideologi Pancasila kepada anak-anak Paskibraka merupakan suatu cara yang tepat untuk membentengi anak-anak bangsa dari ideologi-ideologi asing. Hal tersebut disampaikan pada saat sambutan pembukaan Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka Nasional Tahun 2021 di PPPON Cibubur secara daring Selasa, 27 Juli 2021.

“Ke depan kami berharap bisa terus bersama-sama untuk mewujudkan cita-cita bangsa melalui Penanaman Ideologi Pancasila melalui anak-anak Paskibraka”, harapnya, kutip bpip.go.id (27/7).

Baca Juga: Menjadiklan Paskibraka Sebagai Pemimpin Bangsa yang Berjati Diri Pancasila

Ia bahkan mengatakan, tugas Paskibraka tidak hanya sampai pengibaran bendera merah putih pada saat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia saja melainkan setelah itu akan menjadi duta Pancasila. Hal itu ditegaskan dalam Peraturan Presiden Nomor 13 Tahun 2021 dan Peraturan BPIP Nomor 1 Tahun 2021 Tentang Pembinaan Ideologi Pancasila pada Generasi Muda Melalui Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka.

“Kami juga ucapkan terima kasih kepada Kemenpora, dalam beberapa tahun ini sudah bersama-sama menjalankan amanah tersebut”, tegasnya.

Menteri Pemuda dan Olahraga Zaenudi Amali dalam sambutannya berpesan di tengah situasi Pandemi COVID-19 ini para peserta, panitia, pembina maupun pelatih untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

“Kita buktikan dengan situasi tidak memungkinkan ini tetapi kita harus bisa melakukannya dengan cara-cara berbeda,” ujarnya.

Ia juga menekankan kepada peserta untuk mematuhi semua instruksi panitia, pembina maupun pelatih, sehingga diharapkan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka tahun 2021 di tengah Pandemi COVID-19 ini dapat berjalan dengan baik.

“Anda sudah terpilih dari Provinsi masing-masing. saya pesan untuk melakukan semua apa yang diinstruksikan panitia, pelatih dan pembina melakukan sepenuh hati dengan kesadaran anda sendiri,” tegasnya.

Benar-benar Tanamkan Nilai-nilai Pancasila

Dirinya juga menekankan kepada pelatih dan pembina untuk benar-benar menanamkan Ideologi Pancasila kepada peserta dan jangan sampai ada yang masih bertentangan dengan Ideologi Pancasila.

“Saya meminta kepada para pelatih dan pembina untuk menanamkan betul Ideologi Pancasila, setelah mereka selesai melaksanakan tugasnya, mereka masih ada tanggungjawab lagi yakni menjadi duta Pancasila,” imbaunya.

Ia juga berterimakasih kepada BPIP yang sudah berkolaborasi untuk penguatan Pembinaan Ideologi Pancasila. Karena selain amanat Perpres PIP juga merupakan salah satu program prioritas Kemenpora.

“Terus terang kami sangat terbantu oleh BPIP, dengan kita kolaborasi sangat membantu capaian target yang kita targetkan di tengah masyarakat. Dengan melepaskan ego masing-masing kita ada satu dalam kegiatan ini”, tutupnya.

Dalam kesempatan yang sama Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora mengatakan kegiatan ini telah berjalan dengan baik dari mulai tingkat Kabupaten Kota sampai dengan tingkat Nasional.

“Alhamdulillah meskipun di tengah Pandemi-COVID-19 ini kita bersama BPIP sudah melaksanakan diklat paskibraka dari tingkat Daerah sampai Nasional secara baik dan lancar”, ucapnya.

Ia juga memastikan setiap kegiatan mulai dari tingkat daerah sampai nasional telah mematuhi protokol kesehatan seperti selalu mencuci tangan, menjaga jarak memakai masker. Bahkan semua yang terlibat telah dilakukan swab PCR.

Ia juga mengaku tahun ini diikuti secara lengkap dari sabang sampai merauke yakni 34 Provinsi dan dilaksanakan dengan akuntabel dan transparan.

“Kegiatan hari ini tentu menjadi kebahagiaan bagi kita ditengah Pandemi yang belum terkendali, masih diberikan kesempatan untuk melakukan diklat Paskibraka menjelang HUT RI KE-76 secara sempurna”, tutupnya.

Semboyan yang Sama Sesuai Pancasila

Sementara itu, di hari yang sama, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar seluruh pemerintah daerah memiliki semboyan yang sama yaitu sesuai dengan Pancasila dan nilai-nilai universal. Saat ini, banyak daerah organisasi, hingga perusahaan yang memiliki semboyan sudah memiliki semboyan berbeda-beda.

“Kekhasan daerah itu memperkaya keberagaman kita asalkan sesuai dengan Pancasila dan nilai-nilai universal,” ungkapnya saat memberikan arahan kepada para ASN dalam acara launching Core Value dan employer branding ASN, Selasa, 27 Juli 2021.

Walaupun demikian, Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut meminta agar aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas memegang teguh nilai-nilai dasar yang sama. Serta memiliki semboyan yang sama.

“Saya tegaskan bahwa setiap aparatur sipil negara di mana pun bertugas seharusnya memegang teguh nilai-nilai dasar yang sama, mempunyai semboyan yang sama, ASN yang bertugas sebagai pegawai pusat maupun pegawai daerah harus mempunyai core values yang sama,” ungkapnya.

Dia menjelaskan ASN yang berprofesi sebagai dosen, jaksa, hingga Satpol PP harus memiliki dasar yang sama yaitu Pancasila dan nilai yang universal.

“ASN yang berprofesi sebagai dosen, guru, jaksa, dokter, perawat, analisis kebijakan, sebagai administratur, juga petugas Satpol PP seharusnya mempunyai nilai dasar yang sama. Bahkan pegawai BUMN dan pegawai pegawai yang lain juga sebaiknya mempunyai proposisi nilai rujukan yang sama,” pinta Jokowi. [bpip.go.id/ER/Lia]

 

Editor: Ahmad Nurcholish

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed