by

Ketua Pemuda Khonghucu: Ikut Vaksin Berarti Lindungi Diri, Keluarga dan Orang-orang di Sekitar Kita

Kabar Damai | Minggu, 14 Maret 2021

 

Jakarta | kabardamai.id | Ketua DPN PAKIN Js. Yugi Yunardi ajak pemuda Khonghucu di seluruh Indonesia supaya mengikuti program Vaksinasi Covid-19 yang digalakan pemerintah demi memutus rantai penyebaran virus Covid-19.

Hal itu ia sampaikan usai mendapatkan giliran vaksinasi pada Selasa (9/3) di Gedung Kementerian Agama RI, Jl. Thamrin Jakarta Pusat.

“Dengan kita melakukan Vaksinasi, berarti kita sudah melindungi diri, keluarga, dan orang-orang di sekitar kita dari paparan virus ini,” jelasnya kepada Jurnalis Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN).

Js. Yugi menyebut proses vaksinasi berjalan sangat baik, dengan ditangani oleh tenaga medis yang sangat profesional.

“Pelayanannya sangat baik, dokternya ramah-tamah sekali. Ketika disuntik juga tidak terasa apa-apa,” lanjutnya, kutip matakin.or.id (10/3).

Sebagaimana kita ketahui, pemerintah mulai memberikan vaksinasi Covid-19 sejak Januari lalu yang dimulai dengan penyuntikan vaksin pertama kepada Presiden Joko Widodo, kemudian disusul dengan vaksinasi Tenaga Kesehatan (nakes), beberapa influencer, tokoh-tokoh agama, hingga budayawan.

Warta MATAKIN menyebutkan, menyusul setelah Ketua Umum MATAKIN Februari lalu, ratusan Rohaniwan Khonghucu di seluruh Indonesia yang memiliki mobilitas penting di tengah-tengah umat di berbagai daerah seperti Solo, Semarang, Surabaya, Bandung, Bogor, Palembang, Babel  dan daerah lainnya turut mendapatkan giliran vaksinasi Covid-19.

Js. Yugi mengatakan, masyarakat khususnya umat Khonghucu tidak perlu khawatir dengan vaksinasi ini. Sebab, tidak ada efek samping yang berbahaya selama sesuai kriteria penerimaan vaksin, diantaranya adalah tidak memiliki penyakit kronis, demam atau gejala lain, tidak sedang hamil, dan tidak sedang mengalami hipertensi.

Baca juga: Wapres: Umat Khonghucu Harus Terus Jaga Kerukunan Umat Beragama

 

Ketua Harian MATAKIN Ajak Sukseskan Program Vaksin

Sebelumnya, Ketua harian MATAKIN, Ws. Budi Suniarto mendapatkan giliran vaksinasi Covid-19 pada pada Kamis pagi (25/2) bertempat di RS Dadi Keluarga Purwokerto. Pihaknya mengajak seluruh umat Khonghucu untuk menyukseskan program tersebut.

Sorenya, jurnalis MATAKIN melakukan wawancara kepada Ws. Budi Suniarto melalui pesan WhatsApp. Pihaknya menceritakan awal mula dirinya mendapat vaksinasi.

“Awalnya MATAKIN mendapat tugas untuk mendata Rohaniwan seluruh Indonesia oleh Kapusbimdik yang mana Kapusbimdik mendapat tugas dari Kemenkes. Maka kami segera melakukan pendataan terhadap rohaniwan usia di bawah 60 tahun dan di atas 18 tahun sesuai prosedur pemerintah,” lanjutnya, kutip matakin.or.id (26/3).

“Saya mengajak kepada seluruh umat Khonghucu di Indonesia supaya bersama-sama menyukseskan program vaksinasi guna memutus penyebaran virus Covid-19 di Indonesia ini,” ungkapnya dalam video yang diunggah akun Instagram MATAKIN Pusat.

Ws. Budi mengajak kepada umat Khonghucu di Indonesia supaya tidak ragu untuk divaksin.

“Jangan mendengarkan suara-suara orang-orang yang tidak mendasar pemerintah Indonesia mengambil langkah itu mestinya sudah dengan pertimbangan matang,” tandasnya.

Terakhir pihaknya menjelaskan, dalam ayat ajaran agama Khonghucu dituliskan bahwa seorang susilawan mementingkan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi atau golongan.

“Yang ingin dicapai melalui vaksinasi ini merupakan kepentingan umum yang harus didukung sepenuhnya oleh seluruh umat Konghucu,” pungkasnya. [ ]

 

 

Penulis: A. Nicholas

Sumber: matakin.or.id

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed