Kepala BPIP: PERMABUDHI Bina Umatnya dengan Cara Pancasilais

Kabar Utama66 Views

Kabar Damai | Selasa, 27 April 2021

 

Surabaya | kabardamai.id | Kepala BPIP mengatakan bahwa PERMABUDHI sebagai perhimpunan umat Buddha melakukan pembinaan terhadap umat Buddha di Indonesia dengan cara yang sangat Pancasila. Hal itu bisa dilihat dari cara-cara yang sesuai dengan tradisi dan ritual masing-masing umatnya yang tetap dipertahankan,

Hal itu diungkapnya pada acara Silaturahmi Ramadan pertama antara Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dan Persatuan Umat Buddha Indonesia (PERMABUDHI) Minggu, 25 April 202.

Diwartakan laman resmi BPIP, pembinaan yang dilakukan PERMABUDHI berfokus pada pengembangan karakter yang menjadikan manusia berkualitas, berpikir, dan bertindak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

“Bahkan ditegaskan pula dalam visi dan misi PERMABUDHI yang berupaya meningkatkan hidup umat Buddha dan umat beragama lainnya di Indonesia secara berkeadilan sosial. Dari berbagai artikel media yang dipublikasikan terlihat aktivitas yang dilakukan oleh PERMABUDHI tidak hanya terkungkung dalam urusan internal, namun juga kegiatan bakti sosial, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan diskusi lintas agama. Hal tersebut membuktikan bahwa PERMABUDHI adalah contoh organisasi umat beragama yang patut diteladani,” ujar Profesor Yudian, seperti dikutip bpip.go.id.

“Dari berbagai artikel media yang dipublikasikan terlihat aktivitas yang dilakukan oleh Permabudhi tidak hanya terkungkung dalam urusan internal, namun juga kegiatan bakti sosial, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan diskusi lintas agama. Hal tersebut membuktikan bahwa Permabudhi adalah contoh organisasi umat beragama yang patut diteladani,” tandas Yudian.

Senada dengan Profesor Yudian, Ketua Umum PERMABUDHI, Ir. Arief Harsono, M.M., M.Pd. B. menyatakan bahwa Pancasila adalah harta yang paling berharga milik Indonesia, yang tidak dimiliki oleh negara lain di dunia.

“Pancasila harus dipertahankan sekuat-kuatnya dan seberat apapun. Jangan sampai dikoyak oleh siapapun, karena apabila harta ini berhasil dikoyak, maka kita akan kehilangan seluruh kekayaan yang dimiliki oleh negera ini, dan kita tidak akan sanggup untuk memulihkannya kembali,” ujarnya.

Baca Juga : BPIP Gandeng Seniman Indonesia Care Bumikan Pancasila

Sementara itu, Ketua Dewan Pengawas PERMABUDHI yang sekaligus anggota Dewan Pengarah BPIP, Sudhamek mendorong agar PERMABUDHI dan BPIP menguatkan sinergitas pembumian Pancasila dalam tindakan yang juga diamini oleh Mayjen (Purn) Wisnu Bawa Tanaya kalau kegiatan spiritual lintas agama seperti sekarang diperlukan sebagai refleksi atas pikiran, ucapan, tindakan kita semua.

Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus besar PERMABUDHI, Sekertaris dewan pengarah BPIP Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya dan anggota Dewan Pengarah BPIP yaitu Sudhamek Agoeng Waspodo, jajaran pejabat tinggi madya, para staf khusus Dewan Pengarah, dan para pejabat pratama BPIP.

Sudhamek mendorong agar Permabudhi dan BPIP ke depan bisa bersinergi dalam pembumian Pancaila dalam tindakan. Hal tersebut diamini oleh Wisnu Bawa Tenaya, dan dirinya menambahkan, “ kegiatan spiritual lintas agama seperti sekarang diperlukan sebagai refleksi atas pikiran, ucapan, tindakan kita semua.”

 

 

Penulis: Ahmad Nurcholish

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *