by

Kaum Laki-laki Bersatu Kampanye Akhiri Kekerasan Terhadap Perempuan

Kabar Damai I Jumat, 12 Maret 2021

 

Riyadh | kabardamai.id | Perempuan memerlukan dukungan laki-laki sama seperti laki-laki memerlukan dukungan perempuan.

Para influencer dan pejabat pemerintah laki-laki di Arab Saudi melakukan kampanye virtual di Twitter dengan tagar dalam bahasa Arab, yang dalam bahasa Inggris berarti “count on me” untuk mendukung Hari Perempuan Sedunia (International Women’s Day) dan upaya mengakhiri kekerasan terhadap perempuan di seluruh dunia.

Asosiasi Perempuan untuk Perdamaian PBB (The UN Women for Peace Association/UNWFPA) meluncurkan kampanye tersebut untuk mendorong kaum laki-laki, tua-muda, agar turut berperan dalam menghentikan kekerasan terhadap perempuan.

Abdullah Al-Tayer, direktur jenderal kabinet dan penasihat utama Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), yang berbasis di Jeddah, mengatakan melalui akun Twitternya,

“Bagi saya, Hari Perempuan Internasional berarti masa depan putri saya, Lama dan Rand. Saya mulai dengan mereka (putri saya) dan semua perempuan dengan mengatakan ‘andalkan saya untuk mendukung pemberdayaan Anda dan mengadvokasi kebutuhan Anda. Saya berjanji untuk mendukung keselamatan dan rasa hormat Anda di mana pun. Saya mengutuk kekerasan apa pun terhadap perempuan di dalam atau di luar rumah mereka,’” tulisnya.

Hari Perempuan Internasional, yang jatuh pada hari Senin kemarin (8/3), tahun ini menjadi lebih intents diperingati di saat Arab Saudi terus mengambil langkah bersejarah untuk memberdayakan dan mendukung perempuan di Arab Saudi sebagai bagian dari program reformasi Visi 2030.

Fahad Nazer, juru bicara kedutaan Saudi di Washington, mengatakan, “Saat kita merayakan dan merenungkan Hari Perempuan Internasional, saya pikir menjadi sangat menggembirakan melihat laki-laki Saudi tidak hanya merayakan pencapaian penting perempuan dalam hidup mereka tetapi juga dengan mengambil janji publik untuk melindungi dan mendukung perempuan, dan dengan mendukung inisiatif, seperti kampanye virtual global yang diinisiasi oleh UNWFPA untuk melibatkan kaum laki-laki, baik tua maupun muda, sebagai mitra dalam perjuangan untuk mengakhiri kekerasan terhadap perempuan, dewasa dan anak-anak. ”

Baca juga: CATAHU 2020 Komnas Perempuan: Lembar Fakta dan Poin Kunci (5 Maret 2021)

Kampanye UNWFPA bertujuan untuk menargetkan kekerasan berbasis gender yang dapat disebabkan melalui hipermaskulinitas, berbagai sosialisasi konstruksi yang destruktif, atau bias generasi.

Kampanye ini percaya bahwa cara terbaik untuk menciptakan perubahan positif adalah dengan bekerja sama untuk mencapai satu tujuan bersama, perlindungan perempuan dan anak perempuan dari kekerasan secara global.

Kasus kekerasan terhadap perempuan dilaporkan telah meningkat sebesar 40% sejak pandemi virus korona memicu lockdown di seluruh dunia.

Abdullah Al-Nassar, salah satu di antara puluhan laki-laki yang menyuarakan kampanye ini mengungkapkan dalam tweetnya sambil mengutip ikrar UNWFPA,

“Saya menyadari bahwa laki-laki, tua-muda, memainkan peran penting dalam mengubah cara perempuan dan anak perempuan diperlakukan. Saya berkomitmen untuk keselamatan, rasa hormat, dan pemberdayaan perempuan dan anak perempuan di mana pun. Saya mengutuk kekerasan berbasis gender dan bertekad untuk secara aktif menunjukkan dukungan saya untuk kesetaraan gender dalam kehidupan sehari-hari.”

Kampanye ini akan berlangsung sejak Maret dan akan terus berlangsung hingga bulan Juni nanti.

 

Penulis: Lama Al Hamawi

Diterjemahkan dari Arabnews.com oleh Hana Hanifah

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed