Kabupaten Sangihe Raih Harmoni Award 2021

Kabar Utama324 Views

Jakarta | kabardamai.id | Dalam acara pemberian penghargaan Harmoni Award 2021 di Jakarta, Kabupaten Kepulauan Sangihe menjadi satu-satunya di daerah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang menerima penghargaan dari Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia (RI), Selasa, (16/2/2021).

Sebagaimana keterangan tertulis yang diterima awak media, Kepulauan Sangihe berhasil menyabet 2 kategori sekaligus pada giat penyerahan Harmony Award tersebut.

Penghargaan tersebut, satu untuk Kabupaten Kepulauan Sangihe, dan satu lagi kepada Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kepulauan Sangihe karena dianggap mampu menjaga toleransi antar umat beragama.

Bertempat di Kantor Kemenag RI, penghargaan ini diserahkan secara langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenag, Prof. Dr. Hi. Nizar Ali, dan diterima oleh Bupati Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana SE ME.

Seperti ditulis BeritaManado.com, Bupati Jabes Ezar Gaghana mengakui jika penganugerahan Harmony Award ini merupakan prestasi yang sedianya milik seluruh masyarakat Sangihe.

“Kami sangat bersyukur, masyarakat Sangihe pasti bangga atas award ini. Kerukunan yang diterapkan selama ini oleh masyarakat bukan hanya berbuah manis tentram untuk kehidupan di Sangihe, tapi juga dihargai dalam bentuk award dari Kementerian Agama”  tutur Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana usai menerima plakat penghargaan Harmoni Award.

Sementara, Ketua FKUB Sangihe Pdt. Amrosius Makassar menyebutkan ada kebiasaan yang telah lama dilakukan di daerah berpenduduk 130ribu jiwa ini. Kebiasaan itu adalah saling mengunjungi antar pemeluk agama saat hari raya keagamaan.

“Saling mengunjungi saat hari besar agama merupakan kebiasaan masyarakat Sangihe. Jadi tidak pernah ada perasaan canggung ketika berkunjung saat hari lebaran agama lain,” jelas Amrosius, seperti ditulis laman kemenag.go.id (17/2).

Silaturahmi ini, lanjut Amrosius, menjadi kunci terawatnya kerukunan di kepulauan yang berada di bibir Samudera Pasifik serta terletak di antara Pulau Sulawesi dan Pulau Mindanao ini.

Dalam kesempatan yang sama, Sekjen Kemenag Nizar menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah dan FKUB Kabupaten Kepulauan Sangihe karena telah membantu tugas dan fungsi Kementerian Agama dalam hal menjaga kerukunan umat beragama di wilayah masing-masing.

“Award ini juga melihat keberpihakan Pemda dalam konteks menjaga kerukunan umat beragama dari sisi regulasi dan bantuan-bantuan yang diberikan untuk memperkuat toleransi dan keharmonisan di daerah masing-masing, ” ujar Nizar.

Sementara itu, ketua FKUB Sangihe Pdt. A. Makasar menyatakan jika penghargaan ini memiliki nilai yang begitu tinggi dalam meningkatkan motivasi dan kinerja FKUB untuk merawat, memelihara, pun menguatkan kerukunan dan kehidupan beragama di negeri Tampungang Lawo.

“Tentunya penghargaan ini merupakan buah kerja keras semua element yang ada, dalam memelihara serta memupuk kerukunan beragama yang ada di Sangihe,” ungkap Makasar seperti dikutip BeritaManado.com (17/2).

Terkait dengan pemberian penghargaan tersebut, Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama Dr. Nifasri, M. Pd mengatakan  bahwa berdasarkan penilaian tim Independen, Kabupaten Kepulauan Sangihe berhak mendapatkan Penghargaan ini salah satu indikatornya adalah minimnya konflik keagamaan di daerah yang dinilai.

“Tidak pernah ada isu isu konflik keagamaan di Sangihe, sehingga kami tidak kaget ketika dalam penilaian, Pemerintah Daerah dan FKUB Sangihe mendapatkan award ini,” tutur Nifasri.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe ditetapkan sebagai salah satu peraih Harmoni Award 2021 oleh Kementerian Agama pada Hari Amal Bakti (HAB) Kemenag ke-74, Januari lalu. [AN/BeritaManado.com/kemenang.go.id]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *