by

Islam yang Moderat

Kabar Damai I Senin, 24 Januari 2022

Jakarta I Kabardamai.id I Ustadzah Khoiro Ummatin, S.Ag, MSi melalui kanal youtube Nu Online menceritakan tentang pentingnya moderasi beragama khususnya bagi penerapan agama Islam.

Ia menyatakan, sangat penting bagi kita dalam mengimplementasikan Islam yang moderat karena kita sebagai umat Islam dalam kehidupan kita sehari-hari banyak menemukan problem atau masalah dalam berbangsa dan bernegara.

“Sebagai umat Islam sebenarnya sudah diarahkan dan diajarkan oleh Allah dan Rasul kita untuk tidak saling mengolok-olok antara kelompok yang satu dan kelompok yang lain. Kita juga diajarkan untuk tidak saling berselisih, untuk saling bersatu dan tidak bercerai-berai,” ungkapnya.

Seperti dalam Al-quran yang artinya “bahwa kita diperintahkan untuk saling merangkul untuk saling menyebarkan kenyamanan diantara yang satu dan yang lain” . Kadang-kadang justru kita yang menjadi sumber konflik. Kita justru menjadi sumber perpecahan itu sendiri yang sebenarnya tidak dimaui dalam Islam.

Seperti yang dicontohkan oleh Rasul yang selalu menjadi solusi dalam masyarakat meskipun sama seperti Indonesia ada banyak heterogen baik agama, suku, bangsa dan seterusnya. Tapi Muhammad menjadi orang yang memberi suasana yang damai, memberi suasana yang sejuk diantara satu dan yang lain.

Baca Juga: Islam Melawan Kekerasan Seksual

Peperangan baru akan dilakukan kalau sudah berbagai solusi tidak didapatkan. Bahkan peperangan berkali-kali  karena itu diperintahkan oleh Allah lewat wahyu termasuk peperangan yang pertama.

Dalam masyarakat, ada beberapa komunitas dan ada beberapa kelompok masyarakat yang ketika bajunya berbeda saja itu kemudian menjadi musuh, kemudian menjadi orang yang dianggap tidak sejalan dengan kita yang mungkin perlu dibinasakan.

Padahal, jihat itu bersungguh-sungguh dalam jalan Allah itu bisa kita sesuai dengan bidang masing-masing selama itu masih dalam rel agama Islam dan rel yang diperintahkan oleh Allah dan Rasulnya. Itu masuk dalam kategori jihad.

Dalam sebuah hadist dikatakan yang artinya orang yang menuntut ilmupun itu ada pada kategori jihad fisabilillah, dia berada dalam jalan Tuhan dan bidang-bidang yang lain kalau kita bersungguh-sungguh melaksanakannya maka menurut saya itu termasuk dalam kategori jihad.

Menurutnya, berkaitan dengan ini juga bahwa Islam yang moderat itu justru Islam yang kaflah bukan Islam yang setengah-setengah. Karena kita hadir sebagai umat Islam adalah umat yang mencoba untuk mendamaikan mencoba memberikan kenyamanan ditengah masyarakat.

“Ajaran yang ada dalam Islam itu sudah sempurna. Tinggal berarti manusia sebagai umat Islam untuk mengejawantahkan, mengimplementasikan ajaran-ajaran yang sebenarnya indah luar biasa itu dalam kehidupan,” pungkasnya.

Penulis: Rio Pratama

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed