Inspirasi Kesadaran Penerapan Kesetaraan Gender di Tempat Kerja

Kabar Puan113 Views

Kabar Damai I Rabu, 24 Maret 2021

 

Jakarta | kabardamai.id | Ketimpangan gender terjadi di berbagai bidang, termasuk di dunia kerja. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati berharap semakin banyak pihak sadar akan pentingnya penerapan kesetaran gender di berbagai bidang, termasuk di tempat kerja.

Hal itu, ia sampaikan dalam “Webinar Women in Action: Unleashing The Power Within in Challenging Time” yang diselenggarakan oleh Citi Indonesia pada Kamis lalu (18/3).

“Pemberdayaan perempuan bukan hanya kepentingan perempuan saja tetapi juga kepentingan semua pihak. Upaya ini memerlukan gerakan masif dan dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk dunia usaha. Kami menyampaikan apresiasi kepada Citi Indonesia yang telah menyediakan wadah bagi para karyawan perempuannya untuk mengembangkan potensi dan kemampuan secara maksimal,” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa perempuan merupakan pilar penting dalam dunia kerja, khususnya bagi kemajuan sebuah perusahaan.

Penerapan kesetaraan gender akan menciptakan efek domino yang baik. Perempuan akan merasa aman dan nyaman diperlakukan sebagai aset berharga. Dengan lingkungan kondusif tersebut, perempuan bisa bekerja dan mengembangkan karir serta kapasitas mereka.

“Meningkatnya kapasitas semua karyawan perempuan kemudian akan dapat memberikan keuntungan tersendiri bagi perusahaan dalam hal reputasi, citra, dan pada akhirnya peningkatan profit,” imbuh Bintang.

Memperjuangkan kesetaraan gender, terutama terkait pentingnya pemberdayaan perempuan, harus dimulai dengan membangun kesadaran bagi sesama. Selain itu, perempuan sendiri juga perlu belajar lebih berani mengungkapkan apa yang mereka rasakan dan melakukan apa yang mereka percaya itu benar.

Webinar ini diikuti oleh lebih dari 300 orang peserta, yang merupakan karyawan, nasabah, mitra usaha, dan alumni Citi Indonesia.

Baca juga: Lingkungan Kerja di Kementerian Kebudayaan Saudi Mencapai Keseimbangan Gender

Hadir juga sebagai narasumber, dua alumni Citi Indonesia, yaitu Chief Public Policy and Government Relations Gojek Group, Dyan Shinto Nugroho dan Marita Alisjahbana yang baru-baru ini ditugaskan Presiden Joko Widodo sebagai Anggota Dewan Direksi Indonesia Investment Authority (INA).

“Gojek percaya bahwa keberagaman dan inklusivitas memegang peranan penting dalam memperkaya ide dan pengambilan keputusan. Hal ini terlihat dari banyaknya perempuan yang menduduki posisi kepemimpinan di Gojek,” ujar Dyan.

Acara diakhiri dengan pemberian donasi senilai Rp200 juta dari Citi Indonesia Women’s Network kepada Habitat for Humanity. Donasi ini akan digunakan untuk membangun kembali rumah-rumah yang rusak akibat bencana gempa di Palu, Sulawesi Tengah.

Saat ini, untuk pertama kalinya, Citigroup dipimpin oleh seorang perempuan, Jane Fraser, sebagai CEO-nya.

Ia mengungkapkan bahwa Citi Indonesia menargetkan adanya peningkatan keterwakilan perempuan pada level manajer hingga direktur di Citi sebesar 40 persen secara global pada akhir 2021.

Vera Sihombing, Legal Counsel Citi Indonesia dan Co-Chairwoman IWD menyampaikan, “Citi Indonesia melalui IWN telah melakukan berbagai kegiatan untuk meningkatkan profesionalitas karyawan perempuan Citi Indonesia. Salah satunya dengan meningkatkan kualitas dan kenyamanan kerja bagi karyawan perempuan, seperti fasilitas ruang laktasi dan inisiatif pendampingan atau mentoring bagi perempuan.”

Kini, lebih dari 50 persen komposisi masing-masing karyawan dan jajaran direksi Citi Indonesia adalah perempuan. [ ]

 

Penulis: Hana Hanifah

Sumber: Kompas.com I Kontan.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *