by

Ini Tiga Tipe Menulis yang Bisa Dukung Kesehatan Mental

Kabar Damai I Sabtu, 26 Juni 2021

Jakarta I kabardamai.id I Setidaknya lebih dari 200 studi yang mengungkap dampak positif menulis terhadap kesehatan mental. Studi terbaru menunjukkan, menulis bukan sekadar cara mengungkapkan emosi, tapi juga bagaimana meningkatkan kesadaran diri.

Dosen penulisan kreatif di Universitas Metropolitan Cardiff, Christina Thatcher, yang dilansir republika.co.id (24/6), mengatakan bahwa perhatian ke dalam diri sendiri punya beberapa manfaat. Seseorang bisa menjadi lebih sadar akan sifat, perilaku, perasaan, keyakinan, nilai, dan motivasi yang dia miliki.

Baca Juga: Menyikapi Wabah Hoaks dan Cyberbullying

Pada akhirnya, itu dapat meningkatkan kepercayaan diri dan mendorong untuk lebih menerima orang lain. Fungsi lainnya yakni lebih bisa mengendalikan diri, kepuasan kerja yang lebih tinggi, bahkan mampu membuat seseorang untuk menjadi pemimpin yang lebih efektif.

Kesadaran diri memicu seseorang membuat keputusan yang selaras dengan tujuan jangka panjangnya. Terus berlatih menulis dan membaca ulang tulisan juga dapat memberi wawasan yang lebih dalam tentang pikiran, perasaan, perilaku, dan keyakinan diri sendiri. Berikut tiga jenis tulisan yang dapat meningkatkan kesadaran diri, dikutip dari laman Science Alert:

  1. Tulisan ekspresif

Menulis ekspresif sering digunakan dalam penanganan terapeutik, di mana seseorang diminta menuangkan pikiran dan perasaan mereka terkait peristiwa kehidupan yang penuh tekanan dalam tulisan. Tujuannya untuk memproses kesulitan secara emosional.

“Penelitian menunjukkan bahwa menulis ekspresif dapat meningkatkan kesadaran diri, pada akhirnya mengurangi gejala depresi, pikiran cemas, dan stres yang dirasakan,” kata Thatcher.

  1. Tulisan reflektif

Rutin menulis secara reflektif kerap digunakan di bidang profesional, seringkali sebagai cara untuk membantu perawat, dokter, guru, psikolog, dan pekerja sosial bekerja lebih efektif. Tujuannya yaitu menilai keyakinan dan tindakan secara eksplisit untuk pembelajaran dan pengembangan.

Menulis secara reflektif menuntut seseorang bertanya pada diri sendiri secara terbuka, penuh rasa ingin tahu, dan analitis. Ini dapat meningkatkan kesadaran diri dengan membantu seseorang belajar dari pengalaman dan interaksi yang sudah dialami, termasuk meningkatkan hubungan profesional dan pribadi serta kinerja, indikator utama kesehatan mental yang baik.

  1. Tulisan kreatif

Menggubah puisi, cerita pendek, hingga novel merupakan bentuk penulisan kreatif. Biasanya, penulisan kreatif menggunakan imajinasi serta memori, menggunakan perangkat sastra seperti citra dan metafora untuk menyampaikan makna.

Menulis secara kreatif menawarkan cara yang unik untuk mengeksplorasi pikiran, perasaan, ide, dan keyakinan. Misalnya, seseorang menulis novel fiksi ilmiah yang mewakili kekhawatirannya tentang perubahan iklim, atau cerita anak-anak yang mengungkapkan pandangannya tentang persahabatan.

Seseorang bahkan bisa menulis puisi dari sudut pandang burung hantu sebagai cara untuk mewakili insomnia. Menulis secara kreatif tentang pengalaman yang menantang, seperti kesedihan, juga dapat mengomunikasikan kepada orang lain sesuatu yang terlalu rumit atau sulit untuk dikatakan secara langsung.

Penulisan kreatif mendorong seseorang untuk memilih kata, metafora, dan gambar dengan cara yang benar-benar menangkap apa yang mereka coba sampaikan. Pengambilan keputusan kreatif ini dapat menyebabkan peningkatan kesadaran diri, harga diri, dan kesehatan mental.

Demi kesehatan mental yang baik, mulai menulis adalah keputusan bagus. Coba luangkan waktu sekitar 15 menit sehari untuk menuliskan perasaan tentang apapun, seperti peristiwa yang dialami selama pandemi, situasi kerja yang sulit dan apa pelajaran di baliknya, atau bentuk tulisam kreatif lainnya.

4 Manfaat Menulis yang Baru Diketahui

Sementara itu, sebuah studi baru-baru ini menjelaskan mengapa menulis adalah kegiatan yang bermanfaat, tidak hanya dalam mata pelajaran yang biasanya terkait dengan menulis, seperti sejarah dan bahasa Inggris, tetapi di semua mata pelajaran.

Profesor Steve Graham dan rekan-rekannya di Arizona State University’s Teachers College menganalisis 56 studi yang melihat manfaat menulis dalam sains, studi sosial, dan matematika, dan menemukan bahwa menulis “meningkatkan pembelajaran yang andal di semua tingkat kelas.

Sementara guru biasanya meminta siswa untuk menulis tentang suatu topik untuk menilai seberapa baik mereka memahami materi, proses menulis juga meningkatkan kemampuan siswa untuk mengingat informasi, membuat hubungan antara konsep yang berbeda, dan mensintesis informasi dengan cara baru.

Lalu, manfaat menulis apa lagi yang dapat membantu pribadi siswa menjadi lebih baik? Yuk, simak uraian lengkapnya, dikutip dari laman kalderanews.com!

Memperkuat Memori

Mengapa menulis efektif? “Menulis tentang materi konten memfasilitasi pembelajaran dengan menggabungkan informasi dalam memori jangka panjang,” jelas Graham dan rekan-rekannya, menggambarkan proses yang dikenal sebagai efek pengambilan.

Seperti yang ditunjukkan oleh penelitian sebelumnya, informasi cepat terlupakan jika tidak diperkuat, dan tulisan membantu memperkuat ingatan siswa tentang materi yang mereka pelajari.

Menulis tentang suatu topik juga mendorong siswa untuk mengolah informasi pada tingkat yang lebih dalam. Menjawab pertanyaan pilihan ganda atau dengan jawaban singkat dapat membantu mengingat secara faktual, tetapi meletakkan pemikiran di atas kertas mendorong siswa untuk mengevaluasi ide yang berbeda, menimbang pentingnya masing-masing dan mempertimbangkan urutan penyajiannya.

Dengan demikian, siswa dapat membuat hubungan baru antar ide, yang mungkin belum mereka buat saat pertama kali mempelajari informasi.

Alat Metakognitif

Siswa sering percaya bahwa mereka memahami suatu topik, tetapi jika mereka diminta untuk menuliskannya — dan menjelaskannya — celah dalam pemahaman mereka mungkin terungkap.

Salah satu strategi menulis paling efektif yang ditemukan oleh Graham dan rekan-rekannya adalah metacognitive prompting, di mana siswa diminta tidak hanya untuk mengingat informasi tetapi juga untuk menerapkan apa yang telah mereka pelajari ke konteks yang berbeda dengan memikirkan tentang banyak sisi posisi atau membuat prediksi. berdasarkan apa yang mereka ketahui saat ini.

Misalnya, daripada hanya membaca tentang ekosistem di buku teks, siswa dapat menulis tentang dampaknya sendiri dengan memeriksa berapa banyak sampah yang dihasilkan rumah tangga mereka atau dampak lingkungan dari produksi makanan yang mereka makan.

Membantu Menjernihkan Pikiran

Kita semua terkadang merasa perlu untuk melampiaskan dan mengungkapkan pikiran kita untuk menyampaikan maksud kita. Nah, menulis bisa membantu Anda melakukan itu.

Cobalah dan tuliskan semua pikiran, keluhan, keraguan, fantasi, dan hampir semua hal lain yang terlintas dalam pikiran Anda. Tulis saja, tanpa memikirkan apa yang mendarat di kertas atau layar komputer Anda.

Sepertinya hasil akhirnya adalah sesuatu yang sangat kacau, tapi bukan itu intinya. Intinya adalah Anda menjernihkan pikiran, sehingga Anda bisa menjalani hari Anda, bekerja, memecahkan masalah, dan menikmati hidup. Tanpa semua pemikiran di belakang kepala Anda mengganggu Anda, Anda akan merasa lebih mudah untuk bekerja dan fokus, tidak peduli apa profesi Anda.

 

Menambah Perspektif Hidup

Salah satu contoh paling mendasar dari ini adalah membuat jurnal, tetapi ini bukan satu-satunya cara untuk meletakkan segala sesuatu dalam perspektif. Menulis fiksi juga akan membantu Anda menganalisis berbagai hal dan melihatnya dari sudut pandang yang berbeda.

Anda akan dapat menarik kesejajaran antara peristiwa dan situasi fiksi itu, dan yang terjadi secara nyata dalam hidup Anda. Ini akan membantu Anda melihatnya secara lebih obyektif. Cara efektif lain untuk melakukannya adalah dengan memulai blog. Ini akan membuat Anda berpikir panjang dan keras sebelum Anda menulis apa pun karena pekerjaan Anda akan dibaca oleh audiens. [republika/kalderanews]

 

Penyunting: Ahmad Nurcholish

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed