by

Ida Putu Sri Dupa: Penting Meneladani Nilai Baik Para Tokoh Bangsa

Kabar Damai | Senin, 13 Juni 2022

Pontianak I Kabardamai.id I Berbagai hal baik dapat diambil dan dipelajari dari tokoh bangsa di Indonesia, terlebih Indonesia memiliki banyak tokoh yang gerakan dan pemikirannya luar biasa dan berdampak jika digunakan sebagai alur dan pola kehidupan berbangsa dan bernegara.

Hal ini diungkapkan oleh Ida Putu Sri Dupa Bandem, ia merupakan satu-satunya Pandita Hindu di Kalimantan Barat. Sebagai sosok atau tokoh yang sangat dihormati oleh masyarakat Hindu juga masyarakat lain di Kalbar, Ida Putu Sri Dupa Bandem senantiasa memberikan petuah dan pesan kebaikan dalam berbagai kegiatan.

Pandita Hindu ini juga sangat plural dan toleran, terbukti dengan berbagai keikutsertaannya dalam berbagai organisasi di Pontianak dan Kalimantan Barat yang bergerak pada nilai kemanusiaan, toleransi dan perdamaian dan membagikannya kepada umat Hindu yang ada.

Ia menyatakan banyak belajar tentang nilai kemanusiaan dari para tokoh bangsa, seperti halnya Buya Syafi’I hingga Gus Dur. Termasuk tentang ideologi negara yang sangat ia pegang teguh.

Ditemui di Pontianak, ia menyatakan bahwa dalam kehidupan bernegara, negara memiliki ideologi dan konstitusi sesuai dengan bangsanya. Keduanya, baik Buya dan Gusdur memegang hal tersebut.

Baca Juga: Mengenang Tokoh Guru Bangsa: Buya Syafi’i dan Gus Dur

“Dua tokoh ini adalah sosok yang nasionalis, sehingga tidak pernah mengizinkan ideologi ini dirubah. Ketika ada indikasi, maka mereka akan tegas menolak,” ujarnya.

Menurutnya pula, negara ini atau yang kita sebut bersama dengan nama Indonesia adalah sebuah kesepakatan dengan dasar negara pancasila, maka penting untuk saling menghargai dan memberi porsi besar dalam hal kebinekaan bagi semua.

Kembali pada hal belajar pada Buya Syafi’I dan Gus Dur, menurutnya kedua tokoh tersebut sangat moderat sehingga penting untuk meneladaninya dalam kehidupan sehari-hari,

“Beliau adalah sangat moderat sehingga sekarang dicanangkan tentang moderasi beragam. Mereka inklusif dan merupakan bapak bangsa yang luar biasa,” ujarnya.

Walaupun demikian, tambahnya, kedua tokoh tersebut sangat tegas dan sederhana, berani karena ingin memberantas ketidakbaikan yang ada dan tidak terpapar hal buruk.

Lebih jauh, kedua tokoh ini juga perihal komitmen kebangsaannya adalah jelas. Makanya didoakan oleh semua orang ketika meninggal, walaupun dimakamkan secara agamanya namun didoakan oleh semua orang yang beragama apapun agamanya. Oleh karenanya, kita harus meniru orang-orang seperti ini.

“Dua tokoh ini adalah dua tokoh yang harus diteladani oleh bangsa Indonesia. Mengaplikasikan pemikiran nya dalam bermasyarakat berbangsa dan bernegara,” pungkasnya.

Penulis: Rio Pratama

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed