by

ICRP Peduli Donasi Ponsel untuk Pelajar Agar Pendidikan Tak Padam di Tengah Pandemi

Kabar Damai, 08 Mei 2021

Jakarta I kabardamai.id I  New normal nyatanya masih membuat kebanyakan sekolah yang memilih menjalankan aktivitas belajar dari rumah untuk siswanya. Proses pembelajaran biasa dilakukan dengan belajar online, yang tentunya membutuhkan perangkat seperti ponsel dan internet.

Ponsel bisa dikatakan sebagai penghubung antara siswa dengan gurunya untuk menjalankan proses belajar mengajar. Namun, sayangnya tidak semua siswa memiliki perangkat ponsel untuk menjalankan proses belajar. Ketidakmampuan secara finansial untuk membeli ponsel diduga menjadi alasan utamanya.

Indonesian Conference on Religion and Peace melalui program ICRP Peduli, kemudian dengan inisiatif membuat gerakan menyalurkan donasi ponsel kepada pelajar Indonesia yang membutuhkan. Donasi ini didapatkan dari penggalangan dana lukisan, untuk memfasilitasi kegiatan belajar anak bangsa.

Baca Juga: ICRP Peduli Dirikan Dapur Umum untuk Warga Kupang Korban Bencana Siklon Tropis Seroja

Tujuannya adalah bagaimana menyalurkan donasi yang pentng ini kepada orang benar-benar membutuhkan. ICRP juga aktif untuk bekerja sama dengan komunitas kemanusiaan di seluruh Indonesia dalam rangka menyalurkan donasi ini ke pelajar yang membutuhkan.

Gerakan inisiatif donasi ponsel ini, berawal dari keluhan dan cerita dari orang tua yang anaknya kesulitan karena tidak memiliki ponsel untuk menjalankan kegiatan belajar online dari rumah. Banyak dari keluarga penerima donasi dengan latar belakang keluarga sangat tidak mampu.

Muhammad Zakaria, pelajar Bula Baru, Kedung, Jepara salah satu penerima donasi ponsel mengucapkan terimakasih atas pemberian ponsel, “Saya kelas dua SD, saya sangat beterimakasih kepada bapak Erick, JIC dan ICRP. Karena pemberian ponsel ini saya bisa belajar dengan lancar,” ujarnya saat diberi ponsel, Rabu (24/3/2021).

Selain Zakaria, Widyatul Insyaroh pelajar kelas XI SMA juga mengucapkan terimakasihnya kepada ICRP. Menurutnya, kondisi belajar daring tanpa fasilitas menjadi tantangan yang berat.

“Terimakasih ICRP sudah memberikan bantuan ponsel ini. Saya sangat bersyukur karena diberi ponsel ini, karena saya tidak punya ponsel sedangkan belajar menuntut saya untuk menggunakan ponsel.  Terimkasih karena sudah peduli dengan pelajar Indonesia,” terang Widyatul berterimakasih sekaligus mengucapkan syukur.

Direktur Eksekutif ICRP, Frenki Tampubolon kemudian menyebutkan mengenai jumlah ponsel yang telah disalurkan, “Ponsel yang telah disalurkan kepada pelajar yang membutuhkan sejumlah 56 buah disalurkan ke daerah Kalimantan Barat, Medan, Jepara, Bekasi dan Jakarta, semoga dengan donasi ini pendidikan tak padam di tengah pandemic,” bebernya saat diwawancarai tim kabardamai.id, Selasa (23/3/2021).

Ketika menerima donasi, akan dilakukan pengecekan untuk setiap ponsel yang akan di donasikan. Mulai dari kondisi fisik seperti charger, dan layar, speaker, kamera yang masih bisa berfungsi.

Selain pengecekan secara fisik, akan dicek apakah kompatibel untuk dilakukan pengunduhan aplikasi penunjang pembelajaran online. Setiap ponsel akan dicek satu per satu dan secara manual untuk memastikan kondisi ponsel layak untuk di donasikan.

Dengan bantuan donasi ponsel atau pun uang yang kita sumbangkan, kita turut membantu teman-teman pelajar kita yang juga ingin menerima hak pendidikan yang sama. Bagaimana, apakah Anda tertarik untuk berdonasi?

 

Penulis: Ai Siti Rahayu

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed